Suasana keramaian Pasar Unpad yang dipadati pengunjung (Foto: Ahmad Zaki Burhani)
Suasana keramaian Pasar Unpad yang dipadati pengunjung (Foto: Ahmad Zaki Burhani)

Warta Kema – Pasar Unpad, atau yang akrab disebut Paun, menjadi salah satu destinasi setiap hari Minggu yang ramai di Jatinangor. Berlokasi di dekat gerbang menuju Kiarapayung, pasar ini menawarkan berbagai kuliner, aksesoris, hingga kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau. Selain berbelanja, masyarakat Jatinangor juga  kerap memanfaatkan area sekitar Paun untuk berolahraga sekaligus menikmati suasana kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) yang rindang.

Namun, di balik keramaian tersebut, ada persoalan yang luput dari perhatian yaitu ketiadaan tempat sampah di area sekitar Paun. Kondisi ini membuat banyak pengunjung akhirnya membuang sampah di lingkungan Unpad ataupun ditumpuk sementara di titik-titik tertentu yang tidak semestinya. Berdasarkan pengamatan langsung di lapangan, sampah menumpuk hingga siang hari, bahkan terlihat berserakan hingga Senin pagi di sekitar pintu gerbang Unpad.

Masalah ini kemudian memunculkan pertanyaan siapa sebenarnya pihak yang bertanggung jawab mengelola sampah di Paun? Pedagang menyebut adanya petugas kebersihan, namun kondisi lapangan menunjukkan penanganan yang belum optimal.

Salah satu pedagang di Paun, Rani Purwani, mengaku bahwa selama ini terdapat petugas kebersihan yang berasal dari Paguyuban Warga Jatinangor (PWJ) yang akan datang mengangkut sampah tersebut. Ia sendiri tidak pernah melihat langsung proses pengangkutannya, namun tetap meyakini bahwa petugas tersebut rutin datang setelah pasar selesai beroperasi.

“Katanya suka ada petugas dari PWJ yang ngangkut, pakai seragam, bawa truk sampah. Biasanya diangkut sesudah pasar ini beres, sekitar jam 12 siang,” ujar Rani. 

Efektivitas Pengelolaan Sampah Dipertanyakan

Tumpukan sampah plastik dan sisa makanan terlihat di selokan dekat area Pasar Unpad. (Foto: Ahmad Zaki Burhani)

Rani menyampaikan bahwa selama ini pedagang berusaha mengelola sampah dengan menyediakan kantong sampah sendiri. Menurutnya, setelah sampah dikumpulkan, petugas kebersihan akan datang untuk menangani sampah di area pasar.

“Kita sih nyediain trash bag sendiri, jadi dikumpul mandiri dulu. Nanti kalau udah dikumpul bakal diangkut sama petugas PWJ.” ujar Rani. 

Namun fakta di lapangan menunjukkan masih banyak sampah berserakan di sekitar Paun, termasuk di gerbang kampus Unpad. Hal ini mengindikasikan adanya celah dalam koordinasi atau pelaksanaan pengelolaan sampah. Terkait ketiadaan tempat sampah di area Paun, Rani mengakui pengunjung kerap kesulitan. 

Emang (tempat sampah) enggak ada sih. Paling (sampahnya) dibawa sendiri, kalau enggak ya nitip ke penjual dulu.” tambahnya. 

Ia berharap ke depannya setiap penjual menyediakan penampungan sampah kecil di depan stand masing-masing, sehingga pengunjung tidak lagi kebingungan mencari tempat untuk membuang sampah saat berkunjung ke Paun.

“Harusnya penjual nyediain trash bag di depan lapak masing-masing, jadi pembeli yang bingung mau buang kemana bisa langsung buang ke situ.” ujarnya. 

Sementara itu, Firman, salah satu pengunjung yang sudah rutin datang sejak kecil, mengaku nyaman dengan suasana Paun. Meski begitu, ia juga menyadari minimnya keberadaan tempat sampah di area Paun.

“Dari kecil memang suka ke sini. Suasananya asri kalau lihat Unpad, enak buat jalan jalan di hari Minggu sambil jajan. Tapi kalau tong sampah di sekitar pasarnya nggak pernah lihat, jadi saya biasanya cari tong sampah di Unpad.” ujar Firman. 

Baik pedagang maupun pengunjung sepakat bahwa pengelolaan kebersihan Paun perlu ditata agar tidak menimbulkan permasalahan baru. Dengan adanya perhatian terhadap isu ini, masyarakat berharap pihak terkait dapat memberikan solusi yang lebih jelas dan terpadu sehingga kebersihan lingkungan tetap terjaga tanpa mengurangi kenyamanan beraktivitas di area Paun dan sekitarnya.

“Harusnya untuk meningkatkan kebersihan, ya diperbanyak tempat sampah, supaya masyarakat yang berkunjung nggak bingung mau buang sampah dimana.” ucap Firman. 

Penulis : Hilma Nurul Adzkia

Editor : Wulan Suciyati Maharani, Fernaldhy Rossi Armanda, Alifia Pilar Alya Hasani

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

news-1701

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

ayowin

yakinjp id

mahjong ways

judi bola online

mahjong ways 2

JUDI BOLA ONLINE

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

mahjong ways slot

sbobet88

live casino online

sv388

taruhan bola online

maujp

maujp

maujp

maujp

ALEXASLOT138

sabung ayam online

118000366

118000367

118000369

118000370

118000371

118000372

118000373

118000374

118000375

118000376

118000378

118000379

118000380

118000381

118000382

118000383

118000384

118000385

118000386

118000387

118000388

118000389

118000390

118000391

118000392

118000393

118000394

118000395

118000396

118000397

118000398

118000399

118000400

118000401

118000402

118000403

118000404

118000405

118000406

118000407

118000408

118000409

118000410

128000482

128000483

128000484

128000485

128000486

128000487

128000488

128000489

128000490

128000491

128000492

128000494

128000497

128000500

128000501

128000502

128000503

128000504

128000505

128000506

128000507

128000508

128000509

128000510

158000276

158000277

158000278

158000279

158000280

158000281

158000282

158000283

158000284

158000285

168000476

168000477

168000478

168000479

168000480

168000481

168000482

168000483

168000484

168000485

168000486

168000487

168000488

168000489

168000490

168000491

168000492

168000493

168000494

168000495

168000496

168000497

168000498

168000499

168000500

168000501

168000502

168000503

168000504

168000505

178000636

178000637

178000638

178000639

178000640

178000641

178000642

178000643

178000645

178000646

178000647

178000648

178000649

178000650

178000651

178000654

178000656

178000657

178000659

178000660

178000661

178000662

178000663

178000664

178000665

178000666

178000667

178000668

178000669

178000670

178000671

178000672

178000673

178000674

178000675

178000676

178000677

178000678

178000679

178000680

208000146

208000147

208000148

208000149

208000150

208000151

208000152

208000153

208000154

208000155

228000321

228000322

228000323

228000324

228000325

228000326

228000327

228000328

228000329

228000330

228000331

228000332

228000333

228000334

228000335

228000337

228000339

228000340

228000341

228000342

228000344

228000346

228000347

228000348

228000349

228000350

228000351

228000352

228000353

228000354

228000355

238000446

238000447

238000448

238000449

238000450

238000451

238000452

238000453

238000454

238000455

238000456

238000457

238000458

238000459

238000460

238000461

238000462

238000463

238000464

238000465

238000466

238000467

238000468

238000469

238000470

238000471

238000472

238000473

238000474

238000475

238000476

238000477

238000478

238000479

238000480

238000481

238000482

238000483

238000484

238000485

238000486

238000487

238000488

238000489

238000490

238000491

238000492

238000493

238000494

238000495

238000496

238000497

238000498

238000499

238000500

238000501

238000502

238000503

238000504

238000505

news-1701