Mahasiswa Ilmu Peternakan mengenakan syal Fakultas Peternakan saat berkumpul di Masjid Raya Unpad. (Sumber: Fotografi Warta Kema)
Mahasiswa Ilmu Peternakan mengenakan syal Fakultas Peternakan saat berkumpul di Masjid Raya Unpad. (Sumber: Fotografi Warta Kema)

Warta Kema – Orientasi studi dan pengenalan kampus (ospek) dalam lingkup jurusan di  Universitas Padjadjaran (Unpad) pada semester awal menjadi momentum awal pembentukan kultur angkatan baru di masing-masing program studi. Tradisi orientasi yang biasanya identik dengan perkenalan struktural kini berkembang menjadi ruang yang memperlihatkan identitas asli jurusan, baik dari cara komunikasi, pendekatan kaderisasi, sampai bentuk penugasannya.

Kalif, mahasiswa Fakultas Hukum, selaku Project Officer “Kolaborasi,” ospek program studi Ilmu Hukum Unpad, menegaskan bahwa ospek mereka merupakan sebuah tahap awal pengenalan kaderisasi.

“Kami ingin ospek ini jadi etalase identitas jurusan. Bukan hanya mengenalkan dosen atau mata kuliah, tetapi juga bagaimana kami berdiskusi, berbicara, dan merayakan keberagaman,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa budaya utama yang ingin ditanamkan adalah keberanian, tetapi keberanian yang dibentuk lewat sistem bina yang terukur. Maka panitia dibagi ke beberapa peran, yakni mentor, pengawas, dan asesor.

“Budaya keberanian itu bukan cuma diomongin, tapi kita bentuk dari struktur bina. Di mentor, mahasiswa baru dikasih nutrisi, di pengawas dinilai sikapnya, di asesor dikasih penugasan yang benar-benar menggambarkan kehidupan kampus,” tekannya. 

Kalif turut menyampaikan panduan penyusunan esai yang ditugaskan kepada mahasiswa, termasuk kriteria pemilihan sumber informasi yang kredibel.

“Di tahun ini kita bikin course manual. Jadi, ketika mereka dikasih tugas esai atau membuat footnote, itu ada tutorial rinci soal-soalnya seperti apa, cara menulisnya seperti apa, hingga cara cari sumber kredibel seperti apa,” sebutnya. 

Kalif pun mengungkap adanya antusiasme tinggi yang ditunjukkan banyak mahasiswa baru berpartisipasi dalam bersaing untuk mendapatkan posisi sebagai ketua angkatan dan juga Project Officer di lingkup angkatan.

“Waktu Welcoming Day, mahasiswa baru bahkan berebut jadi ketua angkatan dan banyak yang ikut mencalonkan jadi Project Officer angkatan. Itu salah satu bentuk keberanian yang kami lihat,” ungkapnya.

Selain dari pengenalan mengenai ospek jurusan, Kalif juga berterus terang bahwa tugas yang diberikan mendapatkan respons yang baik dari para mahasiswa baru Ilmu Hukum. Hal tersebut disebabkan oleh adanya korelasi yang senada antara tugas yang diberikan dengan kehidupan perkuliahan mereka, sehingga budaya yang ada perlahan mulai tumbuh di kalangan mahasiswa baru tersebut berdasarkan pengukuran Objectives Key Result (OKR).

“Kami juga punya safari ke 20 kelompok. Kita tanya langsung ke mereka, dan Alhamdulillah mereka ngerasa bahwa tugas Kolaborasi itu beneran relate sama kehidupan kampus, bahkan ada yang keluar (muncul) waktu lagi ujian semester. Memang perubahan budaya itu enggak bisa langsung keliatan, enggak bisa instan. Tapi paling enggak, kita bisa mengukur lewat OKR, pre-test, post-test dan juga evaluasi sikap,” terangnya.

Berbeda spektrum, Annisa, Project Officer ospek jurusan dari program studi Ilmu Politik Unpad, menjelaskan bahwa ospek jurusannya bernama Reorientasi Aktivitas Pengenalan Beasiswa Program Studi Ilmu Politik (Revolusi).

Ia menegaskan bahwa konsep ospek mereka selalu mengacu pada Garis Besar Pedoman Pengembangan dan Kaderisasi (GBPK) yang dimiliki oleh internal jurusan. Annisa pun menjelaskan bahwa konsep acara yang ia susun telah melalui proses penyempurnaan yang menyesuaikan dengan kondisi sosial dan politik di Indonesia.

“Dari awal aku nyusun konsep, itu juga harus lewat uji publik dulu. Jadi memang bukan asal turun-menurun, tapi kita sesuaikan lagi sama kebutuhan angkatan baru dan juga kondisi sosial-politik Indonesia,” tegasnya.

Annisa juga menjelaskan tentang kegiatan yang dilaksanakan dalam rangkaian ospek jurusan Ilmu Politik yang dinilai sesuai dengan karakteristik mahasiswa yang aktif dan kritis serta dapat meningkatkan hubungan kekeluargaan dengan kakak tingkat.

“Di Ilmu Politik, ada simulasi aksi. Itu ciri khas yang selalu dipertahankan karena memang beneran bisa menggambarkan mahasiswa sebagai motor penggerak isu. Ada juga acara yang berjudul Senior and Alumni Talks. Acara ini bukan buat nunjukin senioritas, tapi justru buat meminimalisir gap biar mahasiswa baru bisa kenal dekat sama kakak tingkat bahkan alumninya. Kegiatan lain kayak public speaking, advokasi, negosiasi, role play itu kita masukin karena emang relevan sama kebutuhan mereka buat bisa aktif di kelas dan organisasi,” jelasnya. 

Dari kegiatan atau acara yang diberikan, Annisa menuturkan bahwa banyak mahasiswa baru jurusan Ilmu Politik yang mendapatkan pengetahuan dan pemahaman baru dari Revolusi tersebut. Selain itu, ia juga mengungkap bahwa antusiasme yang muncul dinilai sudah memenuhi harapan terutama dari keaktifan yang tampak.

“Alhamdulillah mahasiswa baru enggak merasa Revolusi itu berat atau jadi ajang senioritas. Mereka justru merasa dapat banyak insight dan jadi lebih punya ambisi buat ikut peran di angkatan dan organisasi. Memang aku enggak bisa bilang nilainya 100% terimplementasi, karena ini ‘kan masih tahap pengenalan. Tapi, sepanjang mereka antusias dan bisa lebih aktif, itu sudah jadi indikasi awal ke arah sana,” tuturnya. 

Di program studi Teknologi Pangan Unpad, ospek jurusan mereka bernama Studi Pengenalan Keprofesian Tahap Awal (Spekta). Fidel, Project Officer Spekta 2025, menuturkan bahwa budaya yang ingin dibentuk bukan lagi ritual tanpa esensi, tetapi tugas yang mencerminkan realitas akademik dan karakter inovasi di bidang pangan.

“Panitia udah dua tahun di sini, jadi kita tahu apa yang akan mereka hadapi. Makanya tugas kita sesuaikan juga sama pengalaman kita selama jadi mahasiswa (jurusan) Teknologi Pangan,” tuturnya. 

Fidel juga menyampaikan bahwa tugas yang diberikan selaras dengan laporan praktikum yang ada di jurusan Teknologi Pangan serta adanya tugas yang dapat meningkatkan cara berpikir yang inovatif yang berguna dalam pengembangan produk berbasis pangan.

“Di jurusan Teknologi Pangan, tugas kita bikin kayak laporan praktikum (laprak). Mereka (mahasiswa baru) disuruh bikin esai kayak laporan praktikum atau bikin Business Model Canvas buat biasain cara berpikir inovatif dalam bikin produk pangan,” jelasnya. 

Fidel mengedepankan sikap tanggung jawab, jujur, dan berintegritas sebagai budaya yang ingin ditanamkan terhadap mahasiswa baru. Ia pun menilai bahwa mahasiswa baru jurusan Teknologi Pangan memberikan ekspresi gembira dan juga keaktifan yang tinggi dalam menjalani setiap rangkaian kegiatan yang diberikan.

“Budaya yang pengen kita bentuk itu tanggung jawab, jujur dan integritas. Itu kita tanamkan di internal panitia dan di peserta. Mahasiswa barunya Alhamdulillah excited, atentif, dan makin hari makin fokus ikut rangkaian ospek yang berjalan berkelanjutan. Implementasi nilainya bisa dilihat dari tugas yang mereka kerjakan dan dinamika mereka sepanjang pola bina ini,” tegasnya. 

Lain cerita dengan ospek di Fakultas Kedokteran Unpad yang memiliki kekhasan tersendiri karena berlangsung beriringan antara jurusan Kedokteran Umum (KU) dan jurusan Kedokteran Hewan (KH). Iqlima, Project Officer ospek Fakultas Kedokteran menjelaskan bahwa hal ini terjadi karena keberadaan kurikulum bersama yang memang dirancang untuk menyatukan kedua program studi tersebut.

“Kita ada beberapa Masa Bimbingan (Mabim) Kedokteran Umum yang berbarengan sama Kedokteran Hewan. Intinya, kita tuh punya yang namanya kurikulum ‘kan. Nah, salah satu kurikulum kita ada namanya Sense of Belonging,” jelasnya.

Iqlima menjelaskan bahwa kurikulum Sense of Belonging ini bertujuan menumbuhkan rasa kepemilikan mahasiswa baru terhadap FK Unpad, sehingga identitas mereka tidak hanya melekat pada jurusan KU atau KH saja, tetapi sebagai satu fakultas. Salah satu bentuk integrasi ini tampak dalam pemilihan ketua angkatan yang dilaksanakan bersama.

“Ketua angkatan di FK itu enggak ketua angkatan yang cuma milik KU doang, tapi bener-bener (milik) KU sama KH,” jelasnya. 

Selain itu, Iqlima juga menekankan bahwa beberapa kegiatan besar Mabim memang dipersatukan, terutama Project of Action yang merupakan sebuah pentas seni sebagai penanda perjalanan mahasiswa baru menjelang akhir masa pembinaan.

“Project of Action itu pentas seni yang mahasiswa baru (maba) harus buat di tengah-tengah saat mereka mau selesai Mabim… Intinya untuk memperkenalkan angkatan mereka ke angkatan sebelum-sebelumnya,” tekannya. 

Ia juga menyebut adanya rangkaian Pre-Sacred dan Sacred Day, yang menjadi tahap pra dan puncak dari pemilihan ketua angkatan.

“Kalau Pre-Sacred itu adalah pemilihan ketua angkatan… dan memang itu juga berbarengan antara KU sama KH,” sebutnya. 

Beberapa kurikulum lain yang berskala fakultas, seperti Community Leader dan Community Leadership, juga dilaksanakan secara kolaboratif karena berkaitan langsung dengan peran BEM FK yang menaungi KU dan KH.

“Kegiatan itu seperti demo aksi, itu bareng juga KU sama KH. Terus habis itu ada pengabdian masyarakat, itu pun KU bareng sama KH,” jelasnya. 

Iqlima menegaskan bahwa kegiatan pembinaan tahun ini diberi nama Mabim Candrakala, sebuah istilah yang mengandung nilai perjalanan, perubahan, dan fase pendewasaan.

“Candrakala itu artinya perjalanan, fase perjalanan seperti bulan yang penuh perubahan dan makna,” tegasnya. 

Konsep ini dipilih untuk menggambarkan transformasi mahasiswa baru dari kehidupan Sekolah Menengah Atas (SMA) menuju lingkungan akademik kedokteran yang menuntut kedisiplinan, konsistensi, dan kematangan karakter.

“Perjalanan mahasiswa FK melalui semua tahap yang akhirnya nanti dia itu bisa berubah dari awalnya siswa SMA ke (mahasiswa) FK… menjadi mahasiswa yang lebih baik lagi,” tegasnya. 

Budaya internal FK disebut menjadi salah satu fokus utama dalam Mabim. Iqlima menggarisbawahi dua nilai besar, yaitu 7S dan adik sayang kakak, kakak sayang adik. Budaya 7S sendiri merupakan singkatan dari senyum, salam, sapa, sopan, santun, sigap, dan semangat.

“Di FK itu ada budaya 7S sama adik sayang kakak, kakak sayang adik… itu yang kita terapin banget,” jelasnya. 

Ia menjelaskan bahwa budaya ini tidak disisipkan secara acak, tetapi tertanam dalam berbagai kurikulum kegiatan. Salah satu contohnya adalah tugas wawancara kakak Nomor Pokok Mahasiswa (NPM), sebuah tradisi yang mempertemukan maba dengan senior yang memiliki NPM akhir yang sama.

“Jadi kayak di FK itu ada namanya budaya adik sama kakak NPM… itu nanti ada tugas Mabim yang memang harus wawancara kakak NPM-nya,” tegasnya. 

Iqlima juga menjelaskan bahwa FK memasukkan penyesuaian akademik sebagai bagian penting dari orientasi karena sistem pendidikan kedokteran berubah setiap tahun.

“Di FK itu jujur akademiknya itu berubah-ubah banget… makanya setiap tahun itu harus memperkenalkan kembali,” jelasnya. 

Ia menegaskan kembali bahwa kegiatan evaluasi juga terstruktur melalui sesi asesmen, yaitu bagian dari Mabim yang meninjau perilaku maba berdasarkan bukti yang ditemukan panitia.

“Di akhir kegiatan Mabim ada namanya sesi asesmen… inti dari kegiatannya itu adalah untuk mengevaluasi,” tegasnya. 

Iqlima turut menyebutkan bahwa sesi asesmen memuat laporan objektif dari prodi maupun senior, mulai dari tata krama, kepatuhan aturan, hingga interaksi maba dengan lingkungan.

“Misalnya ada yang enggak sopan sama (kakak tingkat) katingnya… itu pasti akan kita evaluasi,” sebutnya. 

FK Unpad mengklaim bahwa identitas mereka tercermin kuat dalam sistem evaluasi dan penyesuaian kegiatan setiap tahun. Iqlima juga menekankan bahwa Mabim selalu berevolusi mengikuti dinamika angkatan. Selain itu, Project of Action dijadikan medium utama untuk menunjukkan wajah FK Unpad.

“Setiap tahun itu ‘kan pasti ada evaluasi… kita nyesuaiin banget sama tahun ini. Project of Action… bener-bener untuk memperkenalkan FK Unpad itu kayak gimana,” tekannya. 

Menurut Iqlima, mahasiswa baru FK tahun ini menunjukkan antusiasme yang jauh lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini terlihat dari tingkat kehadiran, jumlah remedial yang menurun, serta cepatnya durasi forum dalam memilih ketua angkatan.

“(Aku) bisa ngomong jujur lebih antusias dibandingkan tahun lalu,” jelasnya. 

Ia menambahkan bahwa perilaku maba juga menunjukkan peningkatan signifikan, baik selama rangkaian kegiatan maupun setelahnya.

“Aku belakangan ini sih enggak terlalu mendengar kalau (peserta) Mabim 25 berulah lagi. Belum mendapatkan kabar yang nyelam banget, enggak ada sih sejauh ini,” tambahnya. 

Keragaman budaya dalam ospek jurusan yang ada di Unpad bukan elemen dekoratif, melainkan upaya untuk memperlihatkan cara berpikir, cara bersuara, dan cara berkarya dari setiap disiplin ilmu. Orientasi ini menjadi tahap pengenalan awal agar mahasiswa baru memahami bahwa mereka tidak hanya masuk ke kampus besar, tetapi juga ke rumah budaya keilmuan yang lebih kecil, yaitu rumah yang punya dialek, pendekatan, dan tradisi berpikir yang berbeda-beda, namun pada akhirnya tetap saling menghormati.

Penulis  : Rifat Kamal Nugraha

Editor  : Fernaldhy Rossi Armanda, Alifia Pilar Alya Hasani

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

news-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

article 0000021

article 0000022

article 0000023

article 0000024

article 0000025

article 0000026

article 0000027

article 0000028

article 0000029

article 0000030

article 0000031

article 0000032

article 0000033

article 0000034

article 0000035

article 0000036

article 0000037

article 0000038

article 0000039

article 0000040

article 0000041

article 0000042

article 0000043

article 0000044

article 0000045

article 0000046

article 0000047

article 0000048

article 0000049

article 0000050

perkara 0000052

perkara 0000053

perkara 0000054

perkara 0000055

perkara 0000056

perkara 0000057

perkara 0000058

perkara 0000059

perkara 0000060

perkara 0000061

perkara 0000062

perkara 0000063

perkara 0000064

perkara 0000065

perkara 0000066

perkara 0000067

perkara 0000068

perkara 0000069

perkara 0000070

perkara 0000071

perkara 0000072

perkara 0000073

perkara 0000074

perkara 0000075

perkara 0000076

perkara 0000077

perkara 0000078

perkara 0000079

perkara 0000080

pengadilan 000051

pengadilan 000052

pengadilan 000053

pengadilan 000054

pengadilan 000055

pengadilan 000056

pengadilan 000057

pengadilan 000058

pengadilan 000059

pengadilan 000060

pengadilan 000061

pengadilan 000062

pengadilan 000063

pengadilan 000064

pengadilan 000065

pengadilan 000066

pengadilan 000067

pengadilan 000068

pengadilan 000069

pengadilan 000070

pengadilan 000071

pengadilan 000072

pengadilan 000073

pengadilan 000074

pengadilan 000075

pengadilan 000076

pengadilan 000077

pengadilan 000078

pengadilan 000079

pengadilan 000080

artikel 000000071

artikel 000000072

artikel 000000073

artikel 000000074

artikel 000000075

artikel 000000076

artikel 000000077

artikel 000000078

artikel 000000079

artikel 000000080

artikel 000000081

artikel 000000082

artikel 000000083

artikel 000000084

artikel 000000085

artikel 000000086

artikel 000000087

artikel 000000088

artikel 000000089

artikel 000000090

artikel 000000091

artikel 000000092

artikel 000000093

artikel 000000094

artikel 000000095

artikel 000000096

artikel 000000097

artikel 000000098

artikel 000000099

artikel 000000100

artikel 000000101

artikel 000000102

artikel 000000103

artikel 000000104

artikel 000000105

artikel 000000106

artikel 000000107

artikel 000000108

artikel 000000109

artikel 000000110

artikel 000000111

artikel 000000112

artikel 000000113

artikel 000000114

artikel 000000115

artikel 000000116

artikel 000000117

artikel 000000118

artikel 000000119

artikel 000000120

pemohonan 000001

pemohonan 000002

pemohonan 000003

pemohonan 000004

pemohonan 000005

pemohonan 000006

pemohonan 000007

pemohonan 000008

pemohonan 000009

pemohonan 000010

pemohonan 000011

pemohonan 000012

pemohonan 000013

pemohonan 000014

pemohonan 000015

pemohonan 000016

pemohonan 000017

pemohonan 000018

pemohonan 000019

pemohonan 000020

pemohonan 000021

pemohonan 000022

pemohonan 000023

pemohonan 000024

pemohonan 000025

pemohonan 000026

pemohonan 000027

pemohonan 000028

pemohonan 000029

pemohonan 000030

article 00000011

article 00000012

article 00000013

article 00000014

article 00000015

article 00000016

article 00000017

article 00000018

article 00000019

article 00000020

article 00000021

article 00000022

article 00000023

article 00000024

article 00000025

article 00000026

article 00000027

article 00000028

article 00000029

article 00000030

article 00000031

article 00000032

article 00000033

article 00000034

article 00000035

article 00000036

article 00000037

article 00000038

article 00000039

article 00000040

article 00000041

article 00000042

article 00000043

article 00000044

article 00000045

article 00000046

article 00000047

article 00000048

article 00000049

article 00000050

article 00000051

article 00000052

article 00000053

article 00000054

article 00000055

article 00000056

article 00000057

article 00000058

article 00000059

article 00000060

pusdataru 00010

pusdataru 00011

pusdataru 00012

pusdataru 00013

pusdataru 00014

pusdataru 00015

pusdataru 00016

pusdataru 00017

pusdataru 00018

pusdataru 00019

pusdataru 00020

pusdataru 00021

pusdataru 00022

pusdataru 00023

pusdataru 00024

pusdataru 00025

pusdataru 00026

pusdataru 00027

pusdataru 00028

pusdataru 00029

pusdataru 00030

pusdataru 00031

pusdataru 00032

pusdataru 00033

pusdataru 00034

pusdataru 00035

pusdataru 00036

pusdataru 00037

pusdataru 00038

pusdataru 00039

pusdataru 00040

pusdataru 00041

pusdataru 00042

pusdataru 00043

pusdataru 00044

pusdataru 00045

pusdataru 00046

pusdataru 00047

pusdataru 00048

pusdataru 00049

pusdataru 00050

pusdataru 00051

pusdataru 00052

pusdataru 00053

pusdataru 00054

pusdataru 00055

pusdataru 00056

pusdataru 00057

pusdataru 00058

pusdataru 00059

pusdataru 00060

article 2000001

article 2000002

article 2000003

article 2000004

article 2000005

article 2000006

article 2000007

article 2000008

article 2000009

article 2000010

article 2000011

article 2000012

article 2000013

article 2000014

article 2000015

article 2000016

article 2000017

article 2000018

article 2000019

article 2000020

article 2000021

article 2000022

article 2000023

article 2000024

article 2000025

article 2000026

article 2000027

article 2000028

article 2000029

article 2000030

article 2000031

article 2000032

article 2000033

article 2000034

article 2000035

article 2000036

article 2000037

article 2000038

article 2000039

article 2000040

article 2000041

article 2000042

article 2000043

article 2000044

article 2000045

article 2000046

article 2000047

article 2000048

article 2000049

article 2000050

article 2000051

article 2000052

article 2000053

article 2000054

article 2000055

article 2000056

article 2000057

article 2000058

article 2000059

article 2000060

invoice 00016

invoice 00017

invoice 00018

invoice 00019

invoice 00020

invoice 00021

invoice 00022

invoice 00023

invoice 00024

invoice 00025

invoice 00026

invoice 00027

invoice 00028

invoice 00029

invoice 00030

invoice 00031

invoice 00032

invoice 00033

invoice 00034

invoice 00035

invoice 00036

invoice 00037

invoice 00038

invoice 00039

invoice 00040

invoice 00041

invoice 00042

invoice 00043

invoice 00044

invoice 00045

news-1701
content-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

psda 438000021

psda 438000022

psda 438000023

psda 438000024

psda 438000025

psda 438000026

psda 438000027

psda 438000028

psda 438000029

psda 438000030

psda 438000031

psda 438000032

psda 438000033

psda 438000034

psda 438000035

psda 438000036

psda 438000037

psda 438000038

psda 438000039

psda 438000040

psda 438000041

psda 438000042

psda 438000043

psda 438000044

psda 438000045

psda 438000046

psda 438000047

psda 438000048

psda 438000049

psda 438000050

psda 438000051

psda 438000052

psda 438000053

psda 438000054

psda 438000055

psda 438000056

psda 438000057

psda 438000058

psda 438000059

psda 438000060

psda 438000061

psda 438000062

psda 438000063

psda 438000064

psda 438000065

cuaca 638000086

cuaca 638000087

cuaca 638000088

cuaca 638000089

cuaca 638000090

cuaca 638000091

cuaca 638000092

cuaca 638000093

cuaca 638000094

cuaca 638000095

cuaca 638000096

cuaca 638000097

cuaca 638000098

cuaca 638000099

cuaca 638000100

article 710000101

article 710000102

article 710000103

article 710000104

article 710000105

article 710000106

article 710000107

article 710000108

article 710000109

article 710000110

article 710000111

article 710000112

article 710000113

article 710000114

article 710000115

article 710000116

article 710000117

article 710000118

article 710000119

article 710000120

article 710000121

article 710000122

article 710000123

article 710000124

article 710000125

article 710000126

article 710000127

article 710000128

article 710000129

article 710000130

article 710000131

article 710000132

article 710000133

article 710000134

article 710000135

article 710000136

article 710000137

article 710000138

article 710000139

article 710000140

article 999990036

article 999990037

article 999990038

article 999990039

article 999990040

article 999990041

article 999990042

article 999990043

article 999990044

article 999990045

article 999990046

article 999990047

article 999990048

article 999990049

article 999990050

article 999990051

article 999990052

article 999990053

article 999990054

article 999990055

article 999990056

article 999990057

article 999990058

article 999990059

article 999990060

article 999990061

article 999990062

article 999990063

article 999990064

article 999990065

cuaca 898100116

cuaca 898100117

cuaca 898100118

cuaca 898100119

cuaca 898100120

cuaca 898100121

cuaca 898100122

cuaca 898100123

cuaca 898100124

cuaca 898100125

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

article 868100071

article 868100072

article 868100073

article 868100074

article 868100075

article 868100076

article 868100077

article 868100078

article 868100079

article 868100080

article 868100081

article 868100082

article 868100083

article 868100084

article 868100085

article 868100086

article 868100087

article 868100088

article 868100089

article 868100090

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

article 328000646

article 328000647

article 328000648

article 328000649

article 328000650

article 328000651

article 328000652

article 328000653

article 328000654

article 328000655

article 328000656

article 328000657

article 328000658

article 328000659

article 328000660

content-1701