revisi rkuhp
Orasi dari para Ketua BEM di depan gedung DPRD Jawa Barat (sumber : Ariana Salsabila H.)

Jatinangor, WARTA KEMA– Pada Kamis (30/06), BEM Kema Unpad bersama dengan beberapa universitas lainnya menjalankan sebuah aksi yang meramaikan jalanan Bandung. Aksi itu dilakukan untuk mendesak pemerintah dan DPR RI agar membuka draf RKUHP yang akan disahkan bulan Juli ini. Rancangan Undang-Undang yang pernah gempar pada tahun 2019 juga dinilai memiliki banyak pasal bermasalah yang dapat merugikan rakyat Indonesia.

“…kami tergabung dalam Bandung Lautan Amarah yang isinya ada temen-temen dari BEM SI Jawa Barat, dan juga dari BEM Kema Unpad yang terdiri dari 16 fakultas yang ada di Unpad termasuk fakultas hukum,” ujar Ketua BEM FH Unpad, Bintang Muhammad Daffa.

Ia juga menjelaskan, RKUHP merupakan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang ruang lingkupnya tak hanya individu per individu, melainkan individu per publik. Apabila kitab undang-undang tersebut benar-benar disahkan dengan berbagai pasal di dalamnya maka dapat berdampak pada semua elemen masyarakat sipil.

“Maka dari itu saya selalu bilang, RKUHP itu bukan cuma milik fakultas hukum ataupun milik mahasiswa saja, tapi masyarakat sipil pun berhak untuk memberikan suaranya terhadap RKUHP,” jelasnya lebih lanjut pada Kamis (30/06).

Para peserta aksi mulai berjalan beriringan dari Monumen Perjuangan menuju gedung DPRD Jawa Barat pada pukul 14.19 WIB. Sebuah rombongan dengan berbagai warna almamater yang penuh semangat menyuarakan tuntutannya sepanjang jalan.

Aksi diawali dengan pengucapan sumpah mahasiswa yang dipimpin oleh salah satu Ketua BEM dari universitas lain. Pagar gedung DPRD yang ditutupi kawat berduri tak mengurangi semangat para massa aksi untuk tetap menyampaikan aspirasi. Satu-persatu Ketua BEM dan Ketua Organisasi masing-masing perguruan tinggi bergantian menyampaikan orasinya, diiringi dengan asap dan kobaran api dari ban yang dibakar di tengah lingkaran peserta aksi. 

Potret kawat berduri dan berbagai spanduk di depan Gedung DPRD Jawa Barat sumber : Ariana Salsabila H.)

Tebalnya kawat berduri yang ada justru menjadi sandaran yang pas untuk spanduk tagline para massa aksi. Meskipun begitu, tingginya semangat peserta aksi tak mengubah keputusan dari pihak kepolisian dan pemerintah untuk membuka gerbang DPRD dan mempersilakan para mahasiswa untuk menyampaikan orasinya secara langsung. 

Akhirnya, rombongan pun meneruskan jalannya menuju Simpang Dago. Di sana terjadi pemblokiran jalan yang akibatnya berujung pada kemacetan, tak sedikit juga warga sekitar yang mengomel atas kejadian tersebut. Orasi pun kembali dilakukan, menghiraukan suara klakson dari para pengendara yang tak terima akan pemblokiran jalan. 

Lebih jauh, rombongan pun melanjutkan perjalanannya kembali ke depan gedung DPRD Jawa Barat. Tak menurunkan harapan untuk bisa masuk dan berbicara langsung pada pihak DPRD mengenai masalah RKUHP. Namun sayang, kawat berduri itu tetap terpasang seperti keadaan awal. 

Dengan hujan rintik yang membasahi Kota Bandung sore itu, akhirnya aksi diakhiri dengan rilis sikap yang dibacakan oleh Ketua BEM Kema Unpad, Virdian Aurellio di depan gedung DPRD Jawa Barat. Meskipun, penyampaian aspirasi secara langsung belum bisa terlaksana, besar harapan dari para massa aksi untuk didengarkan orasinya oleh pemerintah pada hari itu.

“Saya sangat berharap kalau bahwasanya aksi hari ini didengar oleh pemerintah. Karena aksi ini adalah bagian dari demokrasi. Demokrasi itu dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat, bukan dari pemerintah, oleh pemerintah, untuk rakyat gitu,” ujar Hoshi selaku peserta aksi pada Kamis (30/06).

Dan sebagai salah satu rangkaian kegiatan dalam pekan melawan, Ketua BEM FH Unpad juga menerangkan kalau aksi bukanlah satu-satunya kegiatan yang akan dilaksanakan. Berbagai bentuk pencerdasan sedang direncanakan oleh BEM Kema Unpad beserta 16 fakultas di dalamnya guna meningkatkan kesadaran masyarakat sipil mengenai isu politik yang ada.

“Pekan melawan ini bukan hanya sekadar aksi, tapi bagaimana cara kami mengaktivasi tiap-tiap daerah yang ada di Indonesia dan melakukan pencerdasan maupun pemanasan terhadap masyarakat-masyarakat sipil termasuk mahasiswa,” jelas Bintang lebih lanjut.

Reporter : Disma Alfinisa & Ariana Salsabila Haruni

Penulis : Ariana Salsabila Haruni

Editor : Alya Fathinah

Foto : Disma Alfinisa & Ariana Salsabila Haruni

Tags : Bandung Lautan Amarah, Pekan Melawan, Tolak RKUHP, BEM Kema Unpad, Terus Kawal Jangan Tunggu Menyesal

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

118000701

118000702

118000703

118000704

118000705

118000706

118000707

118000708

118000709

118000710

118000711

118000712

118000713

118000714

118000715

118000716

118000717

118000718

118000719

118000720

118000721

118000722

118000723

118000724

118000725

118000726

118000727

118000728

118000729

118000730

118000731

118000732

118000733

118000734

118000735

118000736

118000737

118000738

118000739

118000740

118000741

118000742

118000743

118000744

118000745

138000441

138000442

138000443

138000444

138000445

138000446

138000447

138000448

138000449

138000450

138000451

138000452

138000453

138000454

138000455

138000456

138000457

138000458

138000459

138000460

138000461

138000462

138000463

138000464

138000465

138000466

138000467

138000468

138000469

138000470

158000346

158000347

158000348

158000349

158000350

158000351

158000352

158000353

158000354

158000355

158000356

158000357

158000358

158000359

158000360

158000361

158000362

158000363

158000364

158000365

158000366

158000367

158000368

158000369

158000370

158000371

158000372

158000373

158000374

158000375

208000371

208000372

208000373

208000374

208000375

208000376

208000377

208000378

208000379

208000380

228000071

228000072

228000073

228000074

228000075

228000076

228000077

228000078

228000079

228000080

228000081

228000082

228000083

228000084

228000085

228000086

228000087

228000088

228000089

228000090

228000091

228000092

228000093

228000094

228000095

228000096

228000097

228000098

228000099

228000100

228000101

228000102

228000103

228000104

228000105

228000106

228000107

228000108

228000109

228000110

228000111

228000112

228000113

228000114

228000115

228000116

228000117

228000118

228000119

228000120

228000121

228000122

228000123

228000124

228000125

228000126

228000127

228000128

228000129

228000130

228000131

228000132

228000133

228000134

228000135

228000136

228000137

228000138

228000139

228000140

228000141

228000142

228000143

228000144

228000145

228000146

228000147

228000148

228000149

228000150

228000151

228000152

228000153

228000154

228000155

238000232

238000233

238000234

238000235

238000236

238000237

238000238

238000239

238000240

238000241

238000242

238000243

238000244

238000245

238000246

news-1701