Wacana pemerintah terkait penyelenggaraan kuliah tatap muka beberapa waktu lalu terasa bak angin segar. Berbagai upaya telah coba dipersiapkan oleh pemerintah maupun birokrasi kampus dalam mewujudkan hal itu. Pihak Unpad sendiri telah menggalakan vaksinasi kepada tenaga pengajar dan civitas akademik. Hal itu pun lantas membuat asa mahasiswa untuk dapat  kembali “menangor” jadi lebih lebar.

Terlepas dari suasana yang panas, banyak dilalui kendaraan berat, dan tidak terdapat Mcdonald’s, tidak bisa dipungkiri Jatinangor banyak dirindukan oleh para mahasiswa yang sudah pernah mencicipi asam garam bertahan hidup di sana.

Untuk kalian yang masih berjibaku dalam kuliah online dan minim atau malah sama sekali belum pernah merasakan tinggal di Jatinangor mungkin bertanya-tanya “Gimana sih rasanya tinggal di Jatinangor?”

Nah tak perlu khawatir karena Warta Kema akan mencoba mengobati rasa penasaran kalian lewat kisah pengalaman-pengalaman kakak tingkat kalian selama menetap di sejumlah daerah di Jatinangor. Penasaran ngga sih? yuk simak rangkumannya!

  • Ciseke

Daerah ini kerap dujuluki sebagai pusat peradaban Jatinangor lantaran banyaknya mahasiswa yang bersemayam di daerah ini. Untuk mencapai kampus dari Ciseke ke Gerlam (Gerbang Lama) Unpad, hanya butuh waktu yang singkat, yakni sekitar 5-10 menit jika berjalan kaki. Jika sedang malas, biaya transportasi ojek online (ojol) yang dihabiskan juga tidak mencekik, sekitar 10 ribu saja.

Faktor in yang membuat Ciseke disebut sebagai pusat peradaban adalah karena daerah ini cukup ramai oleh gerai makan, terutama pada malam hari. Salah satu tempat nongkrong paling terkenal adalah Pujasera yang terdiri atas berbagai gerai makanan dan menjajakan berbagai macam menu.

Menurut Alvin, salah satu mahasiswa Unpad, tinggal di Ciseke tidak perlu khawatir soal makanan karena terdapat banyak pilihan. Selain itu, daerah ini juga ramai saat malam hari, jadi cukup aman untuk kamu yang berniat menjadi mahasiswa kura-kura (kuliah-rapat-kuliah-rapat) yang sering pulang larut malam.

  • Caringin

Bila dibandingkan dengan Ciseke, Caringin berjarak sedikit lebih jauh dari kampus. Namun biaya transportasi yang dihabiskan kurang lebih sama, sekitar 10 ribu. Hanya saja, daerah ini terbilang kurang ojol-friendly karena terdapat sejumlah pangkalan ojek.

Menurut Mawar, meski terletak tidak terlalu jauh dari jalan utama, daerah Caringin cenderung lebih sepi dan tenang jika dibandingkan dengan daerah lain di Jatinangor. Cocok buat kalian ingin bisa belajar dengan lebih khusyuk.

Di Caringin juga tidak sulit bagi mahasiswa untuk mencari makan dan kebutuhan karena terdapat banyak gerai makanan serta dekat dengan toserba Griya. Buat yang hobi ngerjain tugas sambil kongkow bareng teman dan ingin suasana yang cozy juga tidak perlu khawatir karena di sini terdapat sejumlah cafe seperti Checo, Sono, dan Warung Steak. Salah satu kendala yang dihadapi mahasiswa yang menetap di daerah ini adalah jaraknya yang cukup jauh dari kampus. 

  • Kampung Geulis

Jarak dari Kampung Geulis ke kampus dapat ditempuh dalam waktu 5-10 menit jika berkendara dengan motor, dengan biaya transportasi sekitar 10 ribu. Namun, lagi-lagi penumpang harus berhati-hati saat order ojol dari daerah ini.

Menurut penuturan Lauren, salah satu mahasiswi farmasi, jika hanya mengantar makanan dan mengantar masuk dari luar tidaklah masalah, yang tidak diperbolehkan adalah menjemput ke dalam area kosan. Untuk order grabcar/gocar saat hujan juga diizinkan oleh opang setempat namun harus meminta izin terlebih dahulu kepada sang ketua opang guna menghindari cekcok.

Lauren melanjutkan, terlepas dari suasananya yang cukup hening dan nyaman, biaya kos di daerah itu terkenal cukup pricey jika dibandingkan daerah lain. Dengan harga yang sama, menurutnya kosan di daerah lain dapat menyediakan fasilitas yang lebih lengkap.

Terdapat sebuah café kecil yang bisa dicapai dengan berjalan kaki dari kosan. Selain itu, Kampung Geulis juga berada dekat dengan jalan utama yang terdapat banyak gerai makanan serta dekat dengan toserba Griya sehingga bisa lebih mudah untuk memenuhi berbagai kebutuhan.

  • Cisaladah

Cisaladah merupakan salah satu daerah yang paling dekat dengan kampus. Umumnya mahasiswa yang menetap di Cisaladah lebih memilih untuk berjalan kaki ke kampus karena hanya memakan waktu sekitar 10 menit. Menurut Karyn, mahasiswi angkatan 2019, estimasi waktu tersebut bahkan bisa lebih singkat bagi mahasiswa yang mengetahui jalan pintas dari Cisaladah yang menembus ke depan Fakultas Ilmu Budaya. Dari situ, kamu bisa melanjutkan dengan odong-odong menuju fakultas masing-masing.

Jarak yang dekat dengan kampus dibandingkan daerah lain ini menjadi salah satu keunggulan daerah Cisaladah. Selain dapat menghemat ongkos transportasi, probabilitas untuk terlambat datang ke kampus juga lebih kecil.

Di daerah ini juga terdapat warung-warung makan dengan kisaran harga 10-20  ribu. Namun menurut Karyn, menu makanan yang disediakan kurang bervariasi sehingga cenderung membosankan. Ia sendiri lebih sering memesan makanan lewat aplikasi online dan terkadang membeli makan atau jajanan di luar sebelum kembali ke kosan.

Daerah ini sangat dekat jaraknya dengan kampus, namun sedikit jauh dari jalan besar sehingga untuk menjangkau keperluan kuliah maupun keperluan sehari-hari umumnya mahasiswa membelinya sebelum pulang ke kosan. Karena Cisaladah merupakan daerah padat pemukiman warga, jarang terdapat cafe untuk hangout.

  • Cikuda

Dibandingkan daerah lain, Cikuda cenderung berjarak lebih jauh dari kampus. Untuk tiba di kampus menggunakan angkot akan memakan waktu sekitar 15-30 menit, sementara menggunakan ojek kurang lebih 10 menit. Biaya yang dikeluarkan untuk transportasi pun tidak terlalu berbeda, yaitu 10-15 ribu untuk ojek dan 2 ribu untuk angkot.

Menurut Anastasya, mahasiswi asal Kuningan, daerah Cikuda relatif hening dan tidak ramai oleh kendaraan yang berlalu-lalang sehingga mahasiswa bisa lebih fokus untuk belajar. Untuk mencari makan di daerah ini juga tidak terlalu sulit karena di terdapat warung-warung makanan dengan kisaran harga 10-25 ribu. Namun, menu yang disajikan kurang bervariasi sehingga ia lebih sering memesan makanan melalui aplikasi online.

Ia melanjutkan, salah satu hal yang membuatnya merindukan Cikuda adalah pedagang bubur ayam yang setiap pagi lewat di daerah itu. Harga yang murah dengan rasa yang enak menjadi salah satu pilihan utamanya untuk sarapan.

Menurut Arazy, mahasiswa peternakan, daerah Cikuda tidak memiliki banyak cafe untuk mahasiswa nongkrong. Namun ada cafe beken yang cukup terkenal, yakni Plumeria yang terletak di Beverly Hills. Selain itu, untuk membeli peralatan tulis dan perlengkapan kuliah juga cukup mudah karena di sana toko ATK tak sulit untuk ditemukan.

  • Sayang

Eits, jangan baper ya, daerah yang satu ini memang bernama Sayang. Berjalan kaki dari Sayang ke kampus memakan waktu sekitar 15 menit dan jika berkendara dengan motor hanya memakan waktu 5 menit. Namun estimasi itu bisa jadi lebih lama karena kadang terjadi kemacetan di daerah ini. Biaya transportasi yang dihabiskan untuk ke kampus juga hampir sama dengan daerah lain, yaitu sekitar 10 ribu.

Menurut Elma, salah satu mahasiswi angkatan 2019, untuk urusan makan, pilihan yang ada terbilang cukup komplit mulai dari warteg, rumah makan padang, warkop, pecel, nasi goreng, sate, dan lain-lain. Harganya pun terjangkau mulai dari 8 ribu. 

Buat Sobat Warta yang hobi nongkrong, di daerah ini juga terdapat banyak spot menarik, salah satu yang terkenal adalah Backspace Coffee. Cafe yang baru dibuka pada 2019 ini merupakan salah satu tempat nongkrong hits di Jatinangor. Harga dan menu yang ditawarkan juga tidak berbeda dengan cafe-cafe lain pada umumnya.

Bukan perkara sulit untuk memenuhi kebutuhan perkuliahan seperti membeli alat tulis maupun nge-print tugas karena di daerah ini juga terdapat banyak ATK, salah satu yang terkenal se-Jatinangor adalah Copa.

  • Hegarmanah

Hegarmanah merupakan salah satu daerah yang berlokasi cukup dekat dengan Gerlam sehingga mahasiswa umumnya lebih memilih berjalan kaki ke kampus. Waktu yang diperlukan untuk berjalan kaki dari kosan di daerah tersebut ke Gerlam hanya memakan waktu sekitar 5-10 menit dan bisa dilanjutkan dengan menaiki odong-odong menuju fakultas masing-masing. 

Jika kamu lebih suka naik transportasi, biaya yang diperlukan juga hanya sekitar 10 ribu. Di daerah ini jarang terdapat pangkalan ojek sehingga cukup aman untuk kamu para pengguna ojek online.

Menurut Rani, salah seorang mahasiswi Farmasi, untuk mencari makan di sana juga cukup mudah. Meski kaki lima, menu yang dijajakan para penjual cukup beragam mulai dari sate padang, nasi goreng, kupat, dan lain-lain. Harganya pun terjangkau di kisaran 10-20 ribu. Sama seperti Cisaladah, daerah ini juga jarang terdapat cafe.

Untuk keperluan sehari-hari selama tinggal di Jatinangor juga tidak perlu risau karena di Hegarmanah dekat dengan minimarket seperti Alfamart dan Indomaret. 

Nah, gimana nih Sobat Warta? Makin gak sabar buat kuliah tatap muka dan merasakan hidup di salah satu kecamatan di Sumedang ini? Semoga bisa memberi sedikit gambaran buat kalian yang penasaran rasanya tinggal di Jatinangor.

Oleh: Intan Ratnaningsih

Editor: Hatta Muarabagja

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

news-1001

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

ayowin

mahjong ways

judi bola online

mahjong ways 2

JUDI BOLA ONLINE

maujp

maujp

sabung ayam online

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

mahjong ways slot

sbobet88

live casino online

Situs Agen Togel

MAUJP

sv388

118000041

118000042

118000043

118000044

118000045

118000046

118000047

118000048

118000049

118000050

118000051

118000052

118000053

118000054

118000055

118000056

118000057

118000058

118000059

118000060

118000061

118000062

118000063

118000064

118000065

118000066

118000067

118000068

118000069

118000070

128000041

128000042

128000043

128000044

128000045

128000046

128000047

128000048

128000049

128000050

128000051

128000052

128000053

128000054

128000055

128000056

128000057

128000058

128000059

128000060

128000061

128000062

128000063

128000064

128000065

128000066

128000067

128000068

128000069

128000070

128000071

128000072

128000073

128000074

128000075

138000041

138000042

138000043

138000044

138000045

138000046

138000047

138000048

138000049

138000050

138000051

138000052

138000053

138000054

138000055

138000056

138000057

138000058

138000059

138000060

138000061

138000062

138000063

138000064

138000065

138000066

138000067

138000068

138000069

138000070

148000071

148000072

148000073

148000074

148000075

148000076

148000077

148000078

148000079

148000080

148000081

148000082

148000083

148000084

148000085

148000086

148000087

148000088

148000089

148000090

148000091

148000092

148000093

148000094

148000095

148000096

148000097

148000098

148000099

148000100

158000081

158000082

158000083

158000084

158000085

158000086

158000087

158000088

158000089

158000090

158000091

158000092

158000093

158000094

158000095

168000030

168000031

168000032

168000033

168000034

168000035

168000036

168000037

168000038

168000039

168000040

168000041

168000042

168000043

168000044

168000045

168000046

168000047

168000048

168000049

168000050

168000051

168000052

168000053

168000054

168000055

168000056

168000057

168000058

168000059

168000060

168000061

168000062

168000063

168000064

168000065

178000066

178000067

178000068

178000069

178000070

178000071

178000072

178000073

178000074

178000075

178000076

178000077

178000078

178000079

178000080

178000081

178000082

178000083

178000084

178000085

188000161

188000162

188000163

188000164

188000165

188000166

188000167

188000168

188000169

188000170

188000171

188000172

188000173

188000174

188000175

188000176

188000177

188000178

188000179

188000180

198000051

198000052

198000053

198000054

198000055

198000056

198000057

198000058

198000059

198000060

198000061

198000062

198000063

198000064

198000065

198000066

198000067

198000068

198000069

198000070

218000041

218000042

218000043

218000044

218000045

218000046

218000047

218000048

218000049

218000050

218000051

218000052

218000053

218000054

218000055

218000056

218000057

218000058

218000059

218000060

218000061

218000062

218000063

218000064

218000065

238000031

238000032

238000033

238000034

238000035

238000036

238000037

238000038

238000039

238000040

238000041

238000042

238000043

238000044

238000045

news-1001