Logo Kampus Merdeka
Ilustrasi Rapat MahasiswaIlustrasi Rapat Mahasiswa (sumber: Pinterest stamfordadvocate.com)

Jatinangor, WARTA KEMA – Tak dapat dipungkiri bahwa sejak dahulu organisasi selalu menjadi incaran mahasiswa untuk menemukan pengalaman, pelajaran, dan relasi. Tiap pergantian tahun kepengurusan, organisasi selalu diramaikan peminat dari berbagai tingkat, terutama mahasiswa tingkat pertama alias mahasiswa baru. Serupa tapi tak sama, organisasi kampus sering dianggap lebih keren daripada ekstrakurikuler dan organisasi sewaktu di SMA. Organisasi kampus terbagi menjadi dua, yaitu lingkup universitas dan fakultas.

Organisasi kampus meliputi banyak bidang minat dan bakat. Ada organisasi di bidang olahraga, keilmuan, sosial, kebudayaan, agama, dan lain sebagainya. Dalam organisasi tersebut, para pengurus dapat membuat program-program kerja sesuai bidangnya masing-masing. Dari program dan kegiatan tersebut, secara tak langsung, mahasiswa mendapatkan banyak manfaat seperti pengalaman, relasi, dan insight baru. Maka dari itu, banyak mahasiswa yang mengikuti organisasi agar masa perkuliahan lebih berwarna.

Seiring berjalannya waktu, mulai timbul urgensi dan kesadaran bahwa mahasiswa harus meningkatkan kemampuan dan pengalaman dalam dunia kerja, khususnya pada era teknologi dan digital. Oleh karena itu, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim membentuk kebijakan Kampus Merdeka. 

Berdasarkan Pasal 18 Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, disebutkan bahwa pemenuhan masa dan beban belajar bagi mahasiswa program sarjana atau sarjana terapan dapat dilaksanakan: 1) mengikuti seluruh proses pembelajaran dalam program studi pada perguruan tinggi sesuai masa dan beban belajar; dan 2) mengikuti proses pembelajaran di dalam program studi untuk memenuhi sebagian masa dan beban belajar dan sisanya mengikuti proses pembelajaran di luar program studi.

 

Logo Kampus MerdekaLogo Kampus Merdeka (sumber: https://kampusmerdeka.kemdikbud.go.id/)

Bentuk kegiatan pembelajaran dalam Kampus Merdeka yang dapat dilakukan oleh mahasiswa, sesuai dengan Pasal 15 Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi adalah: 1) pertukaran pelajar; 2) magang/praktik kerja; 3) asistensi mengajar di satuan pendidikan; 4) penelitian/riset; 5) proyek kemanusiaan; 6) kegiatan wirausaha; 7) studi/proyek independen; dan 8) membangun desa/kuliah kerja nyata tematik. 

 

8 Bentuk Kegiatan Pembelajaran8 Bentuk Kegiatan Pembelajaran (sumber: Buku Panduan Merdeka Belajar Kampus Merdeka 2020)

Kampus Merdeka memiliki beragam program, yaitu Kampus Mengajar, Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB), Pertukaran Mahasiswa Merdeka, Wirausaha Merdeka, Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA), Praktisi Mengajar, Bangkit by Google, GoTo, and Traveloka, dan Gerilya atau MSIB Gerilya oleh Kementerian ESDM.

Adanya inovasi wadah kegiatan baru untuk melatih kemampuan mahasiswa, baik soft skills maupun hard skills yang sangat menunjang untuk berkarir kelak, program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka sangat diminati oleh mahasiswa. Berdasarkan data dari Kemendikbudristek, terdapat 12.420 mahasiswa yang berasal dari 479 Perguruan Tinggi (PT) mengikuti Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) dari bulan Agustus hingga Desember 2022. Sejumlah mahasiswa terpilih ini merupakan penerima PMM angkatan kedua. Selama satu semester mereka akan mengikuti pembelajaran di 138 PT penerima di seluruh Indonesia. 

Selain PMM, program Kampus Mengajar juga menjadi program Kampus Merdeka yang ramai peminat. Sebanyak 43.121 mahasiswa telah mendaftar program Kampus Mengajar angkatan 5 yang akan dimulai pada awal tahun 2023. Kedua hal ini menunjukkan bahwa terdapat angka peminat yang besar terhadap Kampus Merdeka.

Baru-baru ini, Unpad merilis pengumuman penerima beasiswa IISMA atau Indonesian International Student Mobility Awards 2023. IISMA adalah beasiswa dari Kemendikbudristek kepada mahasiswa Indonesia untuk mengikuti program mobilitas selama satu semester di sejumlah universitas dan industri ternama di luar negeri. Saat ini, tercatat bahwa terdapat sebanyak 1.559 penerima beasiswa IISMA dari seluruh Indonesia. Pada tahun 2023, sebanyak 87 mahasiswa Unpad berhasil menjadi penerima beasiswa IISMA.

Alasan para mahasiswa mengikuti program IISMA cukup beragam. Beberapa mahasiswa Unpad mengikuti program beasiswa IISMA karena mereka ingin mencari sudut pandang baru, salah satunya Dimas Muhammad Arya, mahasiswa dari prodi Kedokteran Unpad angkatan 2021 yang berhasil mendapatkan beasiswa IISMA ke Monash University, Australia.

“Saya melihat Kampus Merdeka, khususnya IISMA, sebagai kesempatan untuk mendapatkan   berbagai sudut pandang baru terhadap masalah kesehatan di Indonesia yang mungkin tidak dapat saya temui di dalam program studi saya sendiri,” ungkap Dimas kepada Warta Kema.

Selain itu, Dimas juga menuturkan bahwa alasannya mengikuti IISMA karena ingin mengambil peluang yang diberikan oleh kurikulum Transformative Learning, yang merupakan kurikulum baru di Kedokteran FK Unpad. Pada kurikulum ini, mahasiswa kedokteran dipicu untuk berpikir kreatif guna menyelesaikan masalah kesehatan di masa depan.

Tentunya, menurut para penerima (awardees) IISMA, dengan mengikuti program IISMA, mahasiswa akan mendapatkan banyak sekali benefit yang bermanfaat untuk karir mahasiswa ke depan. 

“Yang pastinya sih, wawasan gue akan bertambah karena berinteraksi dengan banyak sekali mahasiswa-mahasiswi berprestasi lain dari dalam negeri dan tentunya luar negeri. Gue pun akan mendapatkan exposure yang lebih luas dengan mengikuti kegiatan kampus secara akademik dan non-akademik di negara lain,” ucap Nafisa Sivira Ariyono, mahasiswi prodi Ilmu Hukum Unpad angkatan 2021, yang merupakan penerima beasiswa IISMA di University College Cork, Irlandia.

Meskipun berprospek cerah, ternyata program IISMA pun masih memiliki kekurangan yang masih harus diperbaiki.

“Mungkin salah satu kekurangannya itu adalah proses persiapan sebelum keberangkatan yang cukup memakan waktu dan rumit, apalagi proses yang berkaitan dengan dokumen-dokumen resmi,” tutur Nafisa.

Sementara menurut Dimas, kekurangan dari program IISMA disebabkan karena eksekusi dari program IISMA yang kurang tepat.

“Program ini masih baru, sehingga belum menjangkau banyak mahasiswa. Selain itu juga, banyak kekurangan dari segi teknis, terutama pada jadwal dan administratif. Namun secara keseluruhan, saya menemukan lebih banyak kelebihan pada program ini,” 

Munculnya Kampus Merdeka lambat laun membuat organisasi kampus sedikit meredup sehingga banyak organisasi kekurangan peminat dan terpaksa dibekukan. Hal ini dikarenakan banyak mahasiswa yang lebih mengutamakan bekerja dibandingkan menghidupkan organisasi. Selain itu, menurut pernyataan Nafisa, program Kampus Merdeka dianggap memberikan impact yang lebih besar impact-nya dibandingkan organisasi kampus.

“Mungkin karena branding Kampus Merdeka itu lebih luas dibandingkan organisasi kampus ya, especially sudah mencakup level nasional, berhubung (Kampus Merdeka) merupakan program dari pemerintah juga,”

Dimas yang pada saat ini sedang tidak mengikuti organisasi secara aktif memiliki pendapat lain terkait meredupnya organisasi kampus akibat keberadaan program Kampus merdeka.

“Organisasi maupun Kampus Merdeka hanyalah sebuah sarana. Tujuan saya (mengikuti Kampus Merdeka) adalah meningkatkan (upgrade) diri saya, meningkatkan nilai sumber daya manusia yang dapat saya berikan kepada orang-orang di sekeliling saya. Pilihan organisasi maupun Kampus Merdeka, menurut saya adalah preferensi pribadi setiap mahasiswa, menyesuaikan kondisinya masing-masing. Kebetulan, saya menemukan kesempatan untuk mencapai tujuan ini dengan lebih baik melalui Kampus Merdeka,” tutur Dimas. 

Mahasiswa memiliki pilihan masing-masing dalam menentukan wadah untuk berkembang, baik dalam organisasi maupun melalui program Kampus Merdeka. Seperti yang dikatakan oleh Dimas, organisasi maupun Kampus Merdeka hanyalah sebuah sarana pengembangan diri, maka dari itu, mahasiswa harus pandai memilih sarana yang dibutuhkan untuk diri mereka. Saat ini, Kampus Merdeka dinilai lebih high demand daripada organisasi, maka dapat disimpulkan bahwa banyak mahasiswa yang lebih memilih Kampus Merdeka untuk menjadi sarana pengembangan diri mereka. 

 

 

 

Reporter : Soraya Firmansjah

Editor : Khansa Nisrina Pangastuti

 

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 999990036

article 999990037

article 999990038

article 999990039

article 999990040

article 999990041

article 999990042

article 999990043

article 999990044

article 999990045

article 999990046

article 999990047

article 999990048

article 999990049

article 999990050

article 710000081

article 710000082

article 710000083

article 710000084

article 710000085

article 710000086

article 710000087

article 710000088

article 710000089

article 710000090

article 710000091

article 710000092

article 710000093

article 710000094

article 710000095

article 710000096

article 710000097

article 710000098

article 710000099

article 710000100

article 710000101

article 710000102

article 710000103

article 710000104

article 710000105

article 710000106

article 710000107

article 710000108

article 710000109

article 710000110

article 710000111

article 710000112

article 710000113

article 710000114

article 710000115

article 710000116

article 710000117

article 710000118

article 710000119

article 710000120

cuaca 638000021

cuaca 638000022

cuaca 638000023

cuaca 638000024

cuaca 638000025

cuaca 638000026

cuaca 638000027

cuaca 638000028

cuaca 638000029

cuaca 638000030

cuaca 638000031

cuaca 638000032

cuaca 638000033

cuaca 638000034

cuaca 638000035

cuaca 638000036

cuaca 638000037

cuaca 638000038

cuaca 638000039

cuaca 638000040

cuaca 638000041

cuaca 638000042

cuaca 638000043

cuaca 638000044

cuaca 638000045

cuaca 638000046

cuaca 638000047

cuaca 638000048

cuaca 638000049

cuaca 638000050

cuaca 638000051

cuaca 638000052

cuaca 638000053

cuaca 638000054

cuaca 638000055

cuaca 638000056

cuaca 638000057

cuaca 638000058

cuaca 638000059

cuaca 638000060

cuaca 638000061

cuaca 638000062

cuaca 638000063

cuaca 638000064

cuaca 638000065

cuaca 638000066

cuaca 638000067

cuaca 638000068

cuaca 638000069

cuaca 638000070

cuaca 638000071

cuaca 638000072

cuaca 638000073

cuaca 638000074

cuaca 638000075

cuaca 638000076

cuaca 638000077

cuaca 638000078

cuaca 638000079

cuaca 638000080

cuaca 638000081

cuaca 638000082

cuaca 638000083

cuaca 638000084

cuaca 638000085

cuaca 638000086

cuaca 638000087

cuaca 638000088

cuaca 638000089

cuaca 638000090

cuaca 638000091

cuaca 638000092

cuaca 638000093

cuaca 638000094

cuaca 638000095

cuaca 638000096

cuaca 638000097

cuaca 638000098

cuaca 638000099

cuaca 638000100

cuaca 898100101

cuaca 898100102

cuaca 898100103

cuaca 898100104

cuaca 898100105

cuaca 898100106

cuaca 898100107

cuaca 898100108

cuaca 898100109

cuaca 898100110

cuaca 898100111

cuaca 898100112

cuaca 898100113

cuaca 898100114

cuaca 898100115

cuaca 898100116

cuaca 898100117

cuaca 898100118

cuaca 898100119

cuaca 898100120

cuaca 898100121

cuaca 898100122

cuaca 898100123

cuaca 898100124

cuaca 898100125

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

article 868100071

article 868100072

article 868100073

article 868100074

article 868100075

article 868100076

article 868100077

article 868100078

article 868100079

article 868100080

article 868100081

article 868100082

article 868100083

article 868100084

article 868100085

article 868100086

article 868100087

article 868100088

article 868100089

article 868100090

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

article 328000646

article 328000647

article 328000648

article 328000649

article 328000650

article 328000651

article 328000652

article 328000653

article 328000654

article 328000655

article 328000656

article 328000657

article 328000658

article 328000659

article 328000660

news-1701