Mahasiswa Ilmu Peternakan mengenakan syal Fakultas Peternakan saat berkumpul di Masjid Raya Unpad. (Sumber: Fotografi Warta Kema)
Mahasiswa Ilmu Peternakan mengenakan syal Fakultas Peternakan saat berkumpul di Masjid Raya Unpad. (Sumber: Fotografi Warta Kema)

Warta Kema – Orientasi studi dan pengenalan kampus (ospek) dalam lingkup jurusan di  Universitas Padjadjaran (Unpad) pada semester awal menjadi momentum awal pembentukan kultur angkatan baru di masing-masing program studi. Tradisi orientasi yang biasanya identik dengan perkenalan struktural kini berkembang menjadi ruang yang memperlihatkan identitas asli jurusan, baik dari cara komunikasi, pendekatan kaderisasi, sampai bentuk penugasannya.

Kalif, mahasiswa Fakultas Hukum, selaku Project Officer “Kolaborasi,” ospek program studi Ilmu Hukum Unpad, menegaskan bahwa ospek mereka merupakan sebuah tahap awal pengenalan kaderisasi.

“Kami ingin ospek ini jadi etalase identitas jurusan. Bukan hanya mengenalkan dosen atau mata kuliah, tetapi juga bagaimana kami berdiskusi, berbicara, dan merayakan keberagaman,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa budaya utama yang ingin ditanamkan adalah keberanian, tetapi keberanian yang dibentuk lewat sistem bina yang terukur. Maka panitia dibagi ke beberapa peran, yakni mentor, pengawas, dan asesor.

“Budaya keberanian itu bukan cuma diomongin, tapi kita bentuk dari struktur bina. Di mentor, mahasiswa baru dikasih nutrisi, di pengawas dinilai sikapnya, di asesor dikasih penugasan yang benar-benar menggambarkan kehidupan kampus,” tekannya. 

Kalif turut menyampaikan panduan penyusunan esai yang ditugaskan kepada mahasiswa, termasuk kriteria pemilihan sumber informasi yang kredibel.

“Di tahun ini kita bikin course manual. Jadi, ketika mereka dikasih tugas esai atau membuat footnote, itu ada tutorial rinci soal-soalnya seperti apa, cara menulisnya seperti apa, hingga cara cari sumber kredibel seperti apa,” sebutnya. 

Kalif pun mengungkap adanya antusiasme tinggi yang ditunjukkan banyak mahasiswa baru berpartisipasi dalam bersaing untuk mendapatkan posisi sebagai ketua angkatan dan juga Project Officer di lingkup angkatan.

“Waktu Welcoming Day, mahasiswa baru bahkan berebut jadi ketua angkatan dan banyak yang ikut mencalonkan jadi Project Officer angkatan. Itu salah satu bentuk keberanian yang kami lihat,” ungkapnya.

Selain dari pengenalan mengenai ospek jurusan, Kalif juga berterus terang bahwa tugas yang diberikan mendapatkan respons yang baik dari para mahasiswa baru Ilmu Hukum. Hal tersebut disebabkan oleh adanya korelasi yang senada antara tugas yang diberikan dengan kehidupan perkuliahan mereka, sehingga budaya yang ada perlahan mulai tumbuh di kalangan mahasiswa baru tersebut berdasarkan pengukuran Objectives Key Result (OKR).

“Kami juga punya safari ke 20 kelompok. Kita tanya langsung ke mereka, dan Alhamdulillah mereka ngerasa bahwa tugas Kolaborasi itu beneran relate sama kehidupan kampus, bahkan ada yang keluar (muncul) waktu lagi ujian semester. Memang perubahan budaya itu enggak bisa langsung keliatan, enggak bisa instan. Tapi paling enggak, kita bisa mengukur lewat OKR, pre-test, post-test dan juga evaluasi sikap,” terangnya.

Berbeda spektrum, Annisa, Project Officer ospek jurusan dari program studi Ilmu Politik Unpad, menjelaskan bahwa ospek jurusannya bernama Reorientasi Aktivitas Pengenalan Beasiswa Program Studi Ilmu Politik (Revolusi).

Ia menegaskan bahwa konsep ospek mereka selalu mengacu pada Garis Besar Pedoman Pengembangan dan Kaderisasi (GBPK) yang dimiliki oleh internal jurusan. Annisa pun menjelaskan bahwa konsep acara yang ia susun telah melalui proses penyempurnaan yang menyesuaikan dengan kondisi sosial dan politik di Indonesia.

“Dari awal aku nyusun konsep, itu juga harus lewat uji publik dulu. Jadi memang bukan asal turun-menurun, tapi kita sesuaikan lagi sama kebutuhan angkatan baru dan juga kondisi sosial-politik Indonesia,” tegasnya.

Annisa juga menjelaskan tentang kegiatan yang dilaksanakan dalam rangkaian ospek jurusan Ilmu Politik yang dinilai sesuai dengan karakteristik mahasiswa yang aktif dan kritis serta dapat meningkatkan hubungan kekeluargaan dengan kakak tingkat.

“Di Ilmu Politik, ada simulasi aksi. Itu ciri khas yang selalu dipertahankan karena memang beneran bisa menggambarkan mahasiswa sebagai motor penggerak isu. Ada juga acara yang berjudul Senior and Alumni Talks. Acara ini bukan buat nunjukin senioritas, tapi justru buat meminimalisir gap biar mahasiswa baru bisa kenal dekat sama kakak tingkat bahkan alumninya. Kegiatan lain kayak public speaking, advokasi, negosiasi, role play itu kita masukin karena emang relevan sama kebutuhan mereka buat bisa aktif di kelas dan organisasi,” jelasnya. 

Dari kegiatan atau acara yang diberikan, Annisa menuturkan bahwa banyak mahasiswa baru jurusan Ilmu Politik yang mendapatkan pengetahuan dan pemahaman baru dari Revolusi tersebut. Selain itu, ia juga mengungkap bahwa antusiasme yang muncul dinilai sudah memenuhi harapan terutama dari keaktifan yang tampak.

“Alhamdulillah mahasiswa baru enggak merasa Revolusi itu berat atau jadi ajang senioritas. Mereka justru merasa dapat banyak insight dan jadi lebih punya ambisi buat ikut peran di angkatan dan organisasi. Memang aku enggak bisa bilang nilainya 100% terimplementasi, karena ini ‘kan masih tahap pengenalan. Tapi, sepanjang mereka antusias dan bisa lebih aktif, itu sudah jadi indikasi awal ke arah sana,” tuturnya. 

Di program studi Teknologi Pangan Unpad, ospek jurusan mereka bernama Studi Pengenalan Keprofesian Tahap Awal (Spekta). Fidel, Project Officer Spekta 2025, menuturkan bahwa budaya yang ingin dibentuk bukan lagi ritual tanpa esensi, tetapi tugas yang mencerminkan realitas akademik dan karakter inovasi di bidang pangan.

“Panitia udah dua tahun di sini, jadi kita tahu apa yang akan mereka hadapi. Makanya tugas kita sesuaikan juga sama pengalaman kita selama jadi mahasiswa (jurusan) Teknologi Pangan,” tuturnya. 

Fidel juga menyampaikan bahwa tugas yang diberikan selaras dengan laporan praktikum yang ada di jurusan Teknologi Pangan serta adanya tugas yang dapat meningkatkan cara berpikir yang inovatif yang berguna dalam pengembangan produk berbasis pangan.

“Di jurusan Teknologi Pangan, tugas kita bikin kayak laporan praktikum (laprak). Mereka (mahasiswa baru) disuruh bikin esai kayak laporan praktikum atau bikin Business Model Canvas buat biasain cara berpikir inovatif dalam bikin produk pangan,” jelasnya. 

Fidel mengedepankan sikap tanggung jawab, jujur, dan berintegritas sebagai budaya yang ingin ditanamkan terhadap mahasiswa baru. Ia pun menilai bahwa mahasiswa baru jurusan Teknologi Pangan memberikan ekspresi gembira dan juga keaktifan yang tinggi dalam menjalani setiap rangkaian kegiatan yang diberikan.

“Budaya yang pengen kita bentuk itu tanggung jawab, jujur dan integritas. Itu kita tanamkan di internal panitia dan di peserta. Mahasiswa barunya Alhamdulillah excited, atentif, dan makin hari makin fokus ikut rangkaian ospek yang berjalan berkelanjutan. Implementasi nilainya bisa dilihat dari tugas yang mereka kerjakan dan dinamika mereka sepanjang pola bina ini,” tegasnya. 

Lain cerita dengan ospek di Fakultas Kedokteran Unpad yang memiliki kekhasan tersendiri karena berlangsung beriringan antara jurusan Kedokteran Umum (KU) dan jurusan Kedokteran Hewan (KH). Iqlima, Project Officer ospek Fakultas Kedokteran menjelaskan bahwa hal ini terjadi karena keberadaan kurikulum bersama yang memang dirancang untuk menyatukan kedua program studi tersebut.

“Kita ada beberapa Masa Bimbingan (Mabim) Kedokteran Umum yang berbarengan sama Kedokteran Hewan. Intinya, kita tuh punya yang namanya kurikulum ‘kan. Nah, salah satu kurikulum kita ada namanya Sense of Belonging,” jelasnya.

Iqlima menjelaskan bahwa kurikulum Sense of Belonging ini bertujuan menumbuhkan rasa kepemilikan mahasiswa baru terhadap FK Unpad, sehingga identitas mereka tidak hanya melekat pada jurusan KU atau KH saja, tetapi sebagai satu fakultas. Salah satu bentuk integrasi ini tampak dalam pemilihan ketua angkatan yang dilaksanakan bersama.

“Ketua angkatan di FK itu enggak ketua angkatan yang cuma milik KU doang, tapi bener-bener (milik) KU sama KH,” jelasnya. 

Selain itu, Iqlima juga menekankan bahwa beberapa kegiatan besar Mabim memang dipersatukan, terutama Project of Action yang merupakan sebuah pentas seni sebagai penanda perjalanan mahasiswa baru menjelang akhir masa pembinaan.

“Project of Action itu pentas seni yang mahasiswa baru (maba) harus buat di tengah-tengah saat mereka mau selesai Mabim… Intinya untuk memperkenalkan angkatan mereka ke angkatan sebelum-sebelumnya,” tekannya. 

Ia juga menyebut adanya rangkaian Pre-Sacred dan Sacred Day, yang menjadi tahap pra dan puncak dari pemilihan ketua angkatan.

“Kalau Pre-Sacred itu adalah pemilihan ketua angkatan… dan memang itu juga berbarengan antara KU sama KH,” sebutnya. 

Beberapa kurikulum lain yang berskala fakultas, seperti Community Leader dan Community Leadership, juga dilaksanakan secara kolaboratif karena berkaitan langsung dengan peran BEM FK yang menaungi KU dan KH.

“Kegiatan itu seperti demo aksi, itu bareng juga KU sama KH. Terus habis itu ada pengabdian masyarakat, itu pun KU bareng sama KH,” jelasnya. 

Iqlima menegaskan bahwa kegiatan pembinaan tahun ini diberi nama Mabim Candrakala, sebuah istilah yang mengandung nilai perjalanan, perubahan, dan fase pendewasaan.

“Candrakala itu artinya perjalanan, fase perjalanan seperti bulan yang penuh perubahan dan makna,” tegasnya. 

Konsep ini dipilih untuk menggambarkan transformasi mahasiswa baru dari kehidupan Sekolah Menengah Atas (SMA) menuju lingkungan akademik kedokteran yang menuntut kedisiplinan, konsistensi, dan kematangan karakter.

“Perjalanan mahasiswa FK melalui semua tahap yang akhirnya nanti dia itu bisa berubah dari awalnya siswa SMA ke (mahasiswa) FK… menjadi mahasiswa yang lebih baik lagi,” tegasnya. 

Budaya internal FK disebut menjadi salah satu fokus utama dalam Mabim. Iqlima menggarisbawahi dua nilai besar, yaitu 7S dan adik sayang kakak, kakak sayang adik. Budaya 7S sendiri merupakan singkatan dari senyum, salam, sapa, sopan, santun, sigap, dan semangat.

“Di FK itu ada budaya 7S sama adik sayang kakak, kakak sayang adik… itu yang kita terapin banget,” jelasnya. 

Ia menjelaskan bahwa budaya ini tidak disisipkan secara acak, tetapi tertanam dalam berbagai kurikulum kegiatan. Salah satu contohnya adalah tugas wawancara kakak Nomor Pokok Mahasiswa (NPM), sebuah tradisi yang mempertemukan maba dengan senior yang memiliki NPM akhir yang sama.

“Jadi kayak di FK itu ada namanya budaya adik sama kakak NPM… itu nanti ada tugas Mabim yang memang harus wawancara kakak NPM-nya,” tegasnya. 

Iqlima juga menjelaskan bahwa FK memasukkan penyesuaian akademik sebagai bagian penting dari orientasi karena sistem pendidikan kedokteran berubah setiap tahun.

“Di FK itu jujur akademiknya itu berubah-ubah banget… makanya setiap tahun itu harus memperkenalkan kembali,” jelasnya. 

Ia menegaskan kembali bahwa kegiatan evaluasi juga terstruktur melalui sesi asesmen, yaitu bagian dari Mabim yang meninjau perilaku maba berdasarkan bukti yang ditemukan panitia.

“Di akhir kegiatan Mabim ada namanya sesi asesmen… inti dari kegiatannya itu adalah untuk mengevaluasi,” tegasnya. 

Iqlima turut menyebutkan bahwa sesi asesmen memuat laporan objektif dari prodi maupun senior, mulai dari tata krama, kepatuhan aturan, hingga interaksi maba dengan lingkungan.

“Misalnya ada yang enggak sopan sama (kakak tingkat) katingnya… itu pasti akan kita evaluasi,” sebutnya. 

FK Unpad mengklaim bahwa identitas mereka tercermin kuat dalam sistem evaluasi dan penyesuaian kegiatan setiap tahun. Iqlima juga menekankan bahwa Mabim selalu berevolusi mengikuti dinamika angkatan. Selain itu, Project of Action dijadikan medium utama untuk menunjukkan wajah FK Unpad.

“Setiap tahun itu ‘kan pasti ada evaluasi… kita nyesuaiin banget sama tahun ini. Project of Action… bener-bener untuk memperkenalkan FK Unpad itu kayak gimana,” tekannya. 

Menurut Iqlima, mahasiswa baru FK tahun ini menunjukkan antusiasme yang jauh lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini terlihat dari tingkat kehadiran, jumlah remedial yang menurun, serta cepatnya durasi forum dalam memilih ketua angkatan.

“(Aku) bisa ngomong jujur lebih antusias dibandingkan tahun lalu,” jelasnya. 

Ia menambahkan bahwa perilaku maba juga menunjukkan peningkatan signifikan, baik selama rangkaian kegiatan maupun setelahnya.

“Aku belakangan ini sih enggak terlalu mendengar kalau (peserta) Mabim 25 berulah lagi. Belum mendapatkan kabar yang nyelam banget, enggak ada sih sejauh ini,” tambahnya. 

Keragaman budaya dalam ospek jurusan yang ada di Unpad bukan elemen dekoratif, melainkan upaya untuk memperlihatkan cara berpikir, cara bersuara, dan cara berkarya dari setiap disiplin ilmu. Orientasi ini menjadi tahap pengenalan awal agar mahasiswa baru memahami bahwa mereka tidak hanya masuk ke kampus besar, tetapi juga ke rumah budaya keilmuan yang lebih kecil, yaitu rumah yang punya dialek, pendekatan, dan tradisi berpikir yang berbeda-beda, namun pada akhirnya tetap saling menghormati.

Penulis  : Rifat Kamal Nugraha

Editor  : Fernaldhy Rossi Armanda, Alifia Pilar Alya Hasani

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

news-1701

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

ayowin

yakinjp id

mahjong ways

judi bola online

mahjong ways 2

JUDI BOLA ONLINE

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

mahjong ways slot

sbobet88

live casino online

sv388

taruhan bola online

maujp

maujp

maujp

maujp

ALEXASLOT138

sabung ayam online

118000366

118000367

118000369

118000370

118000371

118000372

118000373

118000374

118000375

118000376

118000378

118000379

118000380

118000381

118000382

118000383

118000384

118000385

118000386

118000387

118000388

118000389

118000390

118000391

118000392

118000393

118000394

118000395

118000396

118000397

118000398

118000399

118000400

118000401

118000402

118000403

118000404

118000405

118000406

118000407

118000408

118000409

118000410

128000482

128000483

128000484

128000485

128000486

128000487

128000488

128000489

128000490

128000491

128000492

128000494

128000497

128000500

128000501

128000502

128000503

128000504

128000505

128000506

128000507

128000508

128000509

128000510

158000276

158000277

158000278

158000279

158000280

158000281

158000282

158000283

158000284

158000285

168000476

168000477

168000478

168000479

168000480

168000481

168000482

168000483

168000484

168000485

168000486

168000487

168000488

168000489

168000490

168000491

168000492

168000493

168000494

168000495

168000496

168000497

168000498

168000499

168000500

168000501

168000502

168000503

168000504

168000505

178000636

178000637

178000638

178000639

178000640

178000641

178000642

178000643

178000645

178000646

178000647

178000648

178000649

178000650

178000651

178000654

178000656

178000657

178000659

178000660

178000661

178000662

178000663

178000664

178000665

178000666

178000667

178000668

178000669

178000670

178000671

178000672

178000673

178000674

178000675

178000676

178000677

178000678

178000679

178000680

208000146

208000147

208000148

208000149

208000150

208000151

208000152

208000153

208000154

208000155

228000321

228000322

228000323

228000324

228000325

228000326

228000327

228000328

228000329

228000330

228000331

228000332

228000333

228000334

228000335

228000337

228000339

228000340

228000341

228000342

228000344

228000346

228000347

228000348

228000349

228000350

228000351

228000352

228000353

228000354

228000355

238000446

238000447

238000448

238000449

238000450

238000451

238000452

238000453

238000454

238000455

238000456

238000457

238000458

238000459

238000460

238000461

238000462

238000463

238000464

238000465

238000466

238000467

238000468

238000469

238000470

238000471

238000472

238000473

238000474

238000475

238000476

238000477

238000478

238000479

238000480

238000481

238000482

238000483

238000484

238000485

238000486

238000487

238000488

238000489

238000490

238000491

238000492

238000493

238000494

238000495

238000496

238000497

238000498

238000499

238000500

238000501

238000502

238000503

238000504

238000505

news-1701