Dosen Fakultas Pertanian, Yayat Sukayat mempersiapkan kelas hybrid pada (30/5). Foto: Warta Kema/Disma Alfinisa

Jatinangor, WARTA KEMA– Saat ini, Indonesia telah memasuki masa transisi dari pandemi menjadi endemi. Melalui konferensi pers yang disampaikan oleh Presiden Ir. Joko Widodo (17/05), pemerintah telah melonggarkan kebijakan penggunaan masker untuk aktivitas di luar ruangan atau area terbuka yang tidak padat orang. Berkaitan dengan hal tersebut, beberapa perguruan tinggi telah melaksanakan pembelajaran hybrid. Universitas Padjadjaran (Unpad) merupakan salah satu kampus yang sudah melaksanakan kegiatan praktikum sejak Oktober 2021 dan terus berlangsung hingga kini. Dilansir dari unpad.ac.id, Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Rina Indiastuti menargetkan akan membuka semua perkuliahan secara hybrid pada tahun akademik 2022/2023. Lantas, bagaimana pelaksanaan pembelajaran hybrid yang telah berjalan di Unpad saat ini? Apakah membantu mahasiswa dan dosen atau justru malah menyulitkan?

Kuliah Hybrid di Mata Dosen

Dosen Fakultas Pertanian Yayat Sukayat., Ir., M.S. berbicara mengenai pendapat beliau mengenai pelaksanaan kuliah hybrid di Unpad. 

“Sebetulnya, kuliah hybrid merupakan sebuah langkah yang bagus ya. Pada dasarnya, dengan kuliah ini kita sendiri bisa mengekspresikan apa sebetulnya yang ada di dalam konten (materi), itu bisa digambarkan dengan santai, tetapi mahasiswa bisa memahami poin-poinnya dengan tatap muka,” ungkap Yayat pada Warta Kema hari Jumat lalu (27/05).

Selain itu, Yayat juga menambahkan, “Ide-ide ini (kuliah hybrid) relatif bisa membantu mengomunikasikan pesan-pesan yang kita miliki kepada mahasiswa, baik dalam lisan ataupun gestur sehingga orang bisa mengerti apa yang kita lakukan. Beda halnya dengan daring, kita hanya ngomong aja dengan tangan, tapi susah untuk menjelaskan hal yang sifatnya teknis.”

Namun, menurut pengakuan Yayat, masih ditemui beberapa kendala saat pembelajaran hybrid

“Terus terang saja, ini ‘kan bagi saya adalah hal yang baru karena hybrid sendiri kan mengombinasikan kuliah tatap muka dengan kuliah jarak jauh. Jadi, artinya ada dua konsentrasi yang harus terlayani. Konsentrasi yang satu itu adalah yang luring dan yang kedua, daring. Itu tentu saja sangat memerlukan kepiawaian, artinya mungkin kalau dosen-dosen yang masih muda tidak gaptek (gagal teknologi) kayak saya ya, mungkin sangat mudah beradaptasi dengan ini,” terang Yayat.

Kendala lain yang dirasakan oleh Yayat adalah sulitnya membagi konsentrasi kepada mahasiswa yang luring dan daring. 

“Kendalanya, sulit beradaptasi menghadapi dua konsentrasi tadi, satu sisi seringkali saya lebih banyak konsentrasi yang ada di depan mata, yang tatap muka, jadi akhirnya yang daring kurang terlayani.” 

Lebih lanjut, Yayat juga membagikan pengalaman mengajar kuliah hybrid-nya yang terkendala pada terbatasnya teknisi.

“Waktu saya coba, kamera itu, awalnya sebelum perkuliahan, ya jalan dengan bagus. Tapi, ketika perkuliahan kameranya tidak jalan. Ya kita susah karena di situ juga dihadapkan kepada teknisinya yang terbatas,” jelas Yayat.

Selain itu, Pak Yayat juga mengaku Unpad telah memberikan para dosen pelatihan-pelatihan untuk mempersiapkan kuliah hybrid. Namun, dirinya masih merasa kesulitan untuk beradaptasi.

“Ada itu pelatihan-pelatihan. Tapi terus terang saja, bagi seumuran saya, agak sulit. Untuk beradaptasi dengan hal itu ternyata tidak semudah ketika kita melihat contoh,” ungkap Yayat lagi.

Yayat juga menegaskan bahwa sebaiknya dosen hanya berfokus pada penggarapan materi kuliah dan mengajar.

“Dosen itu tidak harus ikut berpikir konten dan juga teknologinya, jadi langsung saja bermain di kelas. ‘Kan repot kalau misalnya dosen harus menyiapkan materi, menyiapkan teknologinya juga,” terang Yayat.

Sebagai penutup wawancara Yayat kepada Warta Kema, beliau menyampaikan pesannya terkait kuliah hybrid kepada Unpad.

“Saya selalu ingat suatu kelompok yang ingin mencapai tujuan, antara individu-individu anggota kelompok dengan fasilitas itu harus matching. Oleh karena itu, agar tujuannya tercapai, seyogianya ketersediaan fasilitas dengan supporting process (teknisi) itu harus lengkap. Jadi, jangan sampai misalnya dosen mengotakatik fasilitas itu, padahal dosen sendiri juga tidak paham,” tambah Yayat.

Komentar dari Mahasiswa

Selain Pak Yayat, Warta Kema juga melakukan sesi wawancara kepada dua mahasiswi Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) dan Fakultas Farmasi (FF) Universitas Padjadjaran. 

Yasmine Khairunisa, mahasiswi Fikom Unpad angkatan 2020, mengatakan bahwa dirinya merasa lebih mengerti materi yang disampaikan saat hybrid ketimbang saat daring. Namun, Yasmine mengaku ia mengalami beberapa kendala, yaitu ketidaksiapan untuk hybrid karena rasa takut dan bingung yang dirasakannya.

“Kalau dari segi pembelajaran enggak ada kendala sama sekali yah, bahkan lebih masuk secara hybrid. Mungkin kendalanya adalah agak shock aja, benerbener definisi bingung harus ngapain, mau berangkat kita bingung, bawa apa ya? Takut kalo ditanya dosen juga. Kendalanya banyak takutnya. Sempet juga mikir, apa nggak usah hybrid aja ya?” terang Yasmine pada Kamis (26/05) lalu.

“Soalnya angkatan 2020, masa-masa kepo mabanyatuh udah lewat yah, banyak takutnya, jadi banyak yang, ah males lah udah keburu nyaman sama online,” tambah Yasmine.

Menurut hasil bincang-bincang Yasmine bersama dosen Unpad, khususnya Fikom, saat ini Fikom sendiri menargetkan mahasiswa angkatan 2021 yang terlebih dahulu melaksanakan kuliah hybrid.

“Yang aku lihat sekarang Unpad (Fikom), masih masa percobaan karena pengen liat antusiasme mahasiswanya. kira-kira mereka tertarik nggak ya offline karena dosennya sendiri ‘tuh mereka punya target ke angkatan 2021 dulu karena masih excited dan niat-niat,” sambung Yasmine.

Renata Bella Aprilana Soewahju atau lebih akrab disapa Bella, mahasiswi Fakultas Farmasi angkatan 2021 juga merasakan hal yang kurang lebih serupa dengan Yasmine.

“Otak aku daya serapnya lebih baik waktu offline untuk menangkap materi. Walaupun ngantuk, waktu offline, pernah lagi belajar teori, lebih ada niatan nyatet, harus keliatan lebih siap. Sedangkan kalau di Zoom, kita lebih malesmalesan, nggak nyatet. Apalagi kalau kelasnya nggak wajib oncamera. Kalau offline ngerasa lebih efektif dan efisien aja, tapi minus-nya persiapan kita lebih besar, belajar materinya dulu dan harus siap mental juga,” ungkap Bella pada Minggu (29/05) lalu.

Bella juga mengatakan bahwa perbedaan signifikan sangat terasa dari semester 1 yang full online dengan semester 2 yang sudah hybrid. Banyaknya praktikum membuat dirinya merasa kaget pada awal masa offline karena belum sepenuhnya beradaptasi.

“Jadi, ada rasa kaget di awal offline karena belum bisa adaptasi karena dari SMA kelas 12 akhir sudah online juga ‘kan, jadi kita sudah kebiasa online, terus tiba-tiba disuruh praktikum. Praktikumnya fulloffline, full dari pagi sampe sore bahkan maghrib. Capek sih, seru, asik, bisa ketemu temen-temen. Tapi secapekcapeknya, kita bisa komunikasi sama temen-temen,” ujar Bella.
Reporter: Andi Tiara
Penulis: Andi Tiara
Editor: Disma Alfinisa

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

news-1701

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

ayowin

yakinjp id

mahjong ways

judi bola online

mahjong ways 2

JUDI BOLA ONLINE

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

mahjong ways slot

sbobet88

live casino online

sv388

taruhan bola online

maujp

maujp

maujp

maujp

ALEXASLOT138

sabung ayam online

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

118000351

118000352

118000353

118000354

118000355

118000356

118000357

118000358

118000359

118000360

118000361

118000362

118000363

118000364

118000365

118000366

118000367

118000368

118000369

118000370

118000371

118000372

118000373

118000374

118000375

118000376

118000377

118000378

118000379

118000380

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

128000466

128000467

128000468

128000469

128000470

128000471

128000472

128000473

128000474

128000475

128000476

128000477

128000478

128000479

128000480

128000481

128000482

128000483

128000484

128000485

128000486

128000487

128000488

128000489

128000490

mahjong

mahjong

mahjong

mahjong

mahjong

mahjong

mahjong

mahjong

mahjong

mahjong

mahjong

mahjong

mahjong

mahjong

mahjong

mahjong

mahjong

mahjong

mahjong

mahjong

138000311

138000312

138000313

138000314

138000315

138000316

138000317

138000318

138000319

138000320

138000321

138000322

138000323

138000324

138000325

138000326

138000327

138000328

138000329

138000330

138000331

138000332

138000333

138000334

138000335

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

148000466

148000467

148000468

148000469

148000470

148000471

148000472

148000473

148000474

148000475

158000276

158000277

158000278

158000279

158000280

158000281

158000282

158000283

158000284

158000285

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

168000466

168000467

168000468

168000469

168000470

168000471

168000472

168000473

168000474

168000475

168000476

168000477

168000478

168000479

168000480

168000481

168000482

168000483

168000484

168000485

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

178000621

178000622

178000623

178000624

178000625

178000626

178000627

178000628

178000629

178000630

178000631

178000632

178000633

178000634

178000635

178000636

178000637

178000638

178000639

178000640

178000641

178000642

178000643

178000644

178000645

178000646

178000647

178000648

178000649

178000650

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

228000311

228000312

228000313

228000314

228000315

228000316

228000317

228000318

228000319

228000320

228000321

228000322

228000323

228000324

228000325

228000326

228000327

228000328

228000329

228000330

228000331

228000332

228000333

228000334

228000335

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

238000436

238000437

238000438

238000439

238000440

238000441

238000442

238000443

238000444

238000445

238000446

238000447

238000448

238000449

238000450

238000451

238000452

238000453

238000454

238000455

238000456

238000457

238000458

238000459

238000460

238000461

238000462

238000463

238000464

238000465

news-1701