kkn unpad
Mahasiswa KKN bersama peserta penyuluhan kompos dan kesehatan lingkungan pada Rabu (20/7). Foto: instagram.com/sapiperahnagreg

Jatinangor, WARTA KEMA – Saat ini, masa pengabdian Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Padjadjaran semester genap tahun akademik 2021/2022 periode Juli-Agustus 2022 sedang berlangsung. KKN dilaksanakan mulai Senin (04/07) hingga Kamis (04/08) mendatang. 

Dilansir dari unpad.ac.id, sebanyak 2.951 peserta KKN dan 200 dosen pendamping lapangan (DPL) terdaftar, mengikuti KKN dalam tiga skema berbeda, yakni KKN Integratif Hibah Riset Unpad, KKN PPM Integratif dengan Literasi Digital, dan KKN Bulan Imunisasi Anak Nasional Integratif (BIAN) dengan Literasi Digital. Pemilihan skema ini dipilih atas kesepakatan kerjasama Universitas Padjadjaran dengan beberapa pihak seperti Kementerian Informasi dan Komunikasi RI (Kominfo RI) serta UNICEF (United Nations Children’s Fund). 

Sebelum mengikuti KKN, para mahasiswa terlebih dahulu mendaftarkan diri dan memilih tema penelitian serta metode KKN yang diinginkan yakni daring (online), luring (offline) atau  hybrid. Setelah mendapat persetujuan dari DPL, barulah masing-masing mahasiswa resmi menjadi peserta KKN periode Juli-Agustus. 

Salah satu peserta KKN daring, Fareez Eldacca mengatakan kepada Warta Kema bahwa tidak ada perbedaan administrasi antara KKN daring dengan KKN luring. 

“Sama kok (administrasinya). Kita (peserta KKN) memilih tema penelitian di satu laman, SIAT Unpad, baik daring maupun luring di situ. Bedanya, ada tulisan antara daring ataupun luring.  Jadi, kita harus teliti waktu mau pilih tema (KKN),” tutur Fareez pada Kamis (21/07).

Fareez juga mengungkapkan bahwa terdapat beberapa tema penelitian yang diangkat pada KKN daring kali ini. Salah satunya, tema kelompoknya yang berjudul “Pelatihan Tenaga Medis Puskesmas dalam Deteksi dan Tata Laksana Struma Tiroid.” Dibantu oleh DPL, kelompok Fareez bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Bandung untuk mengadakan sosialisasi kepada tenaga medis dan beberapa puskesmas mengenai penyakit gondokan melalui webinar yang dilaksanakan Jumat (29/07). 

Zoom meeting kelompok Fareez selama KKN online. Foto: Fareez Eldacca

“Di sini program kita adalah membuat suatu bentuk sosialisasi atau pengajaran mengenai gangguan tiroid dengan sasarannya adalah tenaga medis puskesmas melalui kegiatan webinar. Di sini dosen berperan mengarahkan lingkup dan perencanaan. Dosen (Pendamping Lapangan) aku berperan menjadi jembatan antara mahasiswa dengan target webinar kita (tenaga kesehatan),” ujar Fareez. 

Penyuluhan “Struma Tiroid” oleh salah satu kelompok KKN online pada Jumat (29/07). Foto: Fareez Eldacca

Serupa dengan penuturan Fareez, salah satu peserta KKN Luring, Alya Fathinah juga mengungkapkan peran penting DPL sebagai jembatan peserta KKN dengan pihak eksternal. Pada kelompok Alya, DPL membantu mereka dalam menghubungi kepala desa sebelum penyuluhan dilakukan. 

“Dosen pendamping lapangan tugasnya membimbing kita di tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kebetulan dosen (pendamping lapangan) aku punya kenalan petani di Desa Nagreg Kendan (lokasi KKN). Terus, kita waktu survei ke petani dan kantor desa bareng dosennya juga untuk perizinan dan lain sebagainya,” ungkap Alya pada Kamis (21/07).

Berbeda dengan Fareez, Alya melaksanakan KKN secara luring. Alya mengaku bahwa penerapan protokol kesehatan di lapangan kurang optimal meskipun di awal KKN luring, pihak kampus telah mengimbau para peserta KKN dan DPL untuk tetap menjaga penerapan protokol kesehatan.

“Untuk prokes (protokol kesehatan) ya tergantung pada lokasinya. Di desa kurang (optimal) sih’ untuk penerapannya.  Hanya saja di awal sudah diwanti-wanti untuk menjaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan. Pelaksanaannya, kembali pada individu masing-masing,” ungkap Alya

Pada KKN kali ini, Alya dan kelompoknya melakukan penelitian mengenai “Pengolahan Sampah Rumah Tangga dan Limbah Pertanian sebagai Pupuk Organik di Desa Nagreg Kendan. Sebelum menjalankan program KKN, mereka terlebih dahulu melakukan penyuluhan pada masyarakat, bersama dengan kepala desa. 

“Tema (kelompok KKN) aku tentang pengolahan sampah rumah tangga dan limbah pertanian sebagai pupuk organik. Kemarin kita sudah melakukan penyuluhan ke para petani di sini. Penyuluhannya buka hanya berupa materi, tetapi juga berupa produk komposnya langsung. Nah makanya, kita tunggu dulu seminggu untuk lihat kira-kira berhasil atau engga si komposnya,” ujar Alya.

Selain melakukan penelitian dan penyuluhan, Alya mengaku bahwa KKN Luring juga membuat ia dan kelompoknya turut berpartisipasi secara langsung dengan kegiatan masyarakat desa.

“Kalau luring lebih banyak terjun ke masyarakat. Bukan hanya mengurusi KKN tema kelompok kita, tapi juga diminta bantuan sama kepala desa. Kita sering ke desa buat bantu-bantu seperti kalau ada lomba, senam, atau hanya menonton pertandingan sepakbola.”

Reporter: Khansa Nisrina Pangastuti, Lolita Asti Setyaningtyas

Penulis: Khansa Nisrina Pangastuti, Lolita Asti Setyaningtyas

Editor: Disma Alfinisa

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

118000661

118000662

118000663

118000664

118000665

118000666

118000667

118000668

118000669

118000670

118000671

118000672

118000673

118000674

118000675

118000676

118000677

118000678

118000679

118000680

118000681

118000682

118000683

118000684

118000685

118000686

118000687

118000688

118000689

118000690

118000691

118000692

118000693

118000694

118000695

118000696

118000697

118000698

118000699

118000700

118000701

118000702

118000703

118000704

118000705

118000706

118000707

118000708

118000709

118000710

118000711

118000712

118000713

118000714

118000715

118000716

118000717

118000718

118000719

118000720

128000681

128000682

128000683

128000684

128000685

128000686

128000687

128000688

128000689

128000690

128000691

128000692

128000693

128000694

128000695

128000721

128000722

128000723

128000724

128000725

128000726

128000727

128000728

128000729

128000730

128000731

128000732

128000733

128000734

128000735

128000736

128000737

128000738

128000739

128000740

128000741

128000742

128000743

128000744

128000745

138000441

138000442

138000443

138000444

138000445

138000446

138000447

138000448

138000449

138000450

138000431

138000432

138000433

138000434

138000435

138000436

138000437

138000438

138000439

138000440

138000441

138000442

138000443

138000444

138000445

138000446

138000447

138000448

138000449

138000450

138000451

138000452

138000453

138000454

138000455

138000456

138000457

138000458

138000459

138000460

208000361

208000362

208000363

208000364

208000365

208000366

208000367

208000368

208000369

208000370

208000401

208000402

208000403

208000404

208000405

208000408

208000409

208000410

208000411

208000412

208000413

208000414

208000415

208000416

208000417

208000418

208000419

208000420

208000421

208000422

208000423

208000424

208000425

208000426

208000427

208000428

208000429

208000430

228000051

228000052

228000053

228000054

228000055

228000056

228000057

228000058

228000059

228000060

228000061

228000062

228000063

228000064

228000065

228000066

228000067

228000068

228000069

228000070

228000071

228000072

228000073

228000074

228000075

228000076

228000077

228000078

228000079

228000080

228000081

228000082

228000083

228000084

228000085

228000086

228000087

228000088

228000089

228000090

228000091

228000092

228000093

228000094

228000095

228000096

228000097

228000098

228000099

228000100

238000216

238000217

238000218

238000219

238000220

238000221

238000222

238000223

238000224

238000225

238000226

238000227

238000228

238000229

238000230

news-1701