Aneka jenis gorengan

Aneka jenis gorengan

Ilustrasi (sumber: Freepik)

 

Jatinangor, Warta Kema Menilik media sosial, Sobat Warta pasti kerap menjumpai iklan-iklan yang memasarkan makanan, baik makanan berat, camilan, maupun makanan beku dengan segala inovasi yang berhasil meraih atensi pembeli. Tak jarang, berbagai makanan itu merupakan buah dari kreativitas mahasiswa yang jeli melihat pasar dan mengambil peluang usaha. Bisnis makanan lantas menjadi pilihan menggiurkan, terlebih untuk membantu memenuhi kebutuhan sebagai mahasiswa.

Pada realitanya, mendirikan suatu usaha tak semudah membalikkan telapak tangan. Terdapat serangkaian perkara yang perlu dipikirkan dan diperhatikan sebelum terjun dalam dunia bisnis. Terlebih lagi, ketika dijalankan sebagai seorang mahasiswa dengan segudang tanggung jawab. Namun, hal ini tak berarti mustahil bagi mahasiswa untuk mewujudkannya. 

“Buat mahasiswa yang mau mulai bisnis, yang pasti harus bisa cari peluang. Bagi aku, bisnis makanan itu peluangnya besar asal kita bisa kreatif.” Demikian penuturan Amalia Nursyifa Kusnaedi, mahasiswa FIB Unpad yang telah menggeluti usaha di bidang food and beverages selama sekitar enam tahun. 

Berawal dari danusan OSIS SMK, mahasiswa yang kerap disapa Amal ini mengembangkan kecintaannya dalam membuat kue dan roti dengan merintis usaha miliknya sendiri. Ia juga diketahui pernah berjualan di acara Car Free Day bersama teman-temannya semasa berada di sekolah menengah. Meski sempat tertahan pandemi lalu, Amal kembali mencoba peruntungan ketika menapak di bangku perkuliahan, dengan berbagai resep baru yang mengikuti tren makanan yang menjamur.

“Sekarang best seller-nya fudgy brownies sama churros.

 

Fudgy brownies churos

Fudgy Brownie, best seller bisnis Amal (sumber: dokumen pribadi)

 

Terkait seberapa menjanjikan bisnisnya sebagai usaha sampingan mahasiswa, Amal mengaku masih fifty-fifty, lantaran persaingan yang cukup ketat dan masih perlunya untuk mengembangkan bisnis. 

“Karena pesaingnya banyak pastinya, jadi memang butuh dikembangkan lagi, sejauh ini aku kepikiran buat ngembanginnya di bidang market (exposure) atau di bidang produknya itu sendiri.”

Sebagai seorang mahasiswa, kini manajemen waktu menjadi perkara yang tak dapat diabaikan ketika memutuskan untuk memiliki kesibukan di samping perkuliahan. Amal juga punya cerita ketika pesanannya membludak berkat promosi dari rekan lain fakultas. Beruntungnya, semua pesanan dapat diselesaikannya dengan baik.

“Pernah sekali open PO sampai 25 box donat, 10 box moza stick, sama 10 pack bola susu,  dan donat itu 1 boxnya isi 6 pcs. Untung waktu itu aku kelasnya diundur, jadi nggak telat kelas juga. Itu karena dipromosiin sama teman beda fakultas. Dari sana sadar kalau relasi itu penting, apalagi buat yang lagi usaha.”

Berbicara soal regulasi waktu, sistem pre-order nampaknya masih menjadi solusi yang paling efisien untuk menjalankan bisnis di tengah kesibukan mahasiswa. Penjual akan membuka pemesanan dengan tenggat tertentu baik berdasarkan waktu maupun jumlah pesanan, kemudian memproduksi sesuai jumlah pesanan yang ada. Biasanya, para mahasiswa yang menjalankan bisnis dengan sistem ini menggunakan akhir pekan dan hari lain ketika jadwal kosong untuk mengerjakan pesanan.

“Kalau buat manage waktu, karena sistemnya PO, jadi aman buat produksi. Tujuan utama aku kuliah, jadi aku produksinya di hari yang nggak ada matkul dan ready-nya di hari yang  setelahnya. Biasanya seminggu dua kali open PO,” ungkap Amal.

Hal ini sejalan dengan keterangan Vivian Kho Shindhunata, mahasiswa Fakultas Psikologi, yang kini rutin membuka pesanan pre-order cookies jualannya setiap pekan. Dengan latar belakang keluarga yang memang memiliki usaha bakery, Vivi memproduksi pesanan para pelanggan setiap minggu dengan bantuan sang ibu. Sejauh ini, hambatan dalam menjalankan bisnis sebagai mahasiswa yang dirasakannya adalah penyesuaian waktu dengan jadwal perkuliahan.

 

cookies

Pesanan mingguan cookies Vivi (sumber: dokumen pribadi)

 

“Hambatannya paling nyesuain waktu. Kalau semester 1 kan kita hari Selasa nggak ada kelas, jadi kalau weekend nggak bisa balik buat baking bisa Selasa. Nah, kalau sekarang mau gak mau harus balik weekend karena ada kelas tiap hari.”

Terlepas dari itu, bisnis makanan yang dijalani Vivi cukup mampu membantu dalam pemenuhan kebutuhan sebagai seorang mahasiswa. Mulai dari makanan hingga kebutuhan sehari-hari, bahkan hingga cukup untuk ditabung. Ia juga mengaku berkat usahanya ini, ia sedikit banyak membantu orangtuanya dengan tidak perlu meminta uang jajan tambahan. 

“Udah nggak harus ngerepotin ortu buat minta uang jajan lebih, karena sekarang uang jajannya dalam bentuk modal buat aku jualan,” ujarnya.

Pada akhirnya, keberhasilan dari setiap peluang usaha bergantung pada subjek yang memilih untuk mengambil maupun melewatkannya. Sama halnya dengan usaha di bisnis makanan yang memang selalu marak, tetapi tak pernah menutup kesempatan untuk berkreasi dan berinovasi. Sebagai mahasiswa, tentunya usaha ini menjadi tawaran menarik, asalkan tidak mengganggu dan tak lantas membuat pelakunya mengesampingkan kewajiban utamanya. Jadi, apa Sobat Warta tertarik?

 

 

Reporter : Intan Firdauza

Editor : M. Roby Setiyan

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

news-1001

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

ayowin

mahjong ways

judi bola online

mahjong ways 2

JUDI BOLA ONLINE

maujp

maujp

sabung ayam online

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

mahjong ways slot

sbobet88

live casino online

Situs Agen Togel

MAUJP

sv388

118000041

118000042

118000043

118000044

118000045

118000046

118000047

118000048

118000049

118000050

118000051

118000052

118000053

118000054

118000055

118000056

118000057

118000058

118000059

118000060

118000061

118000062

118000063

118000064

118000065

118000066

118000067

118000068

118000069

118000070

128000041

128000042

128000043

128000044

128000045

128000046

128000047

128000048

128000049

128000050

128000051

128000052

128000053

128000054

128000055

128000056

128000057

128000058

128000059

128000060

128000061

128000062

128000063

128000064

128000065

128000066

128000067

128000068

128000069

128000070

128000071

128000072

128000073

128000074

128000075

138000041

138000042

138000043

138000044

138000045

138000046

138000047

138000048

138000049

138000050

138000051

138000052

138000053

138000054

138000055

138000056

138000057

138000058

138000059

138000060

138000061

138000062

138000063

138000064

138000065

138000066

138000067

138000068

138000069

138000070

148000071

148000072

148000073

148000074

148000075

148000076

148000077

148000078

148000079

148000080

148000081

148000082

148000083

148000084

148000085

148000086

148000087

148000088

148000089

148000090

148000091

148000092

148000093

148000094

148000095

148000096

148000097

148000098

148000099

148000100

158000081

158000082

158000083

158000084

158000085

158000086

158000087

158000088

158000089

158000090

158000091

158000092

158000093

158000094

158000095

168000030

168000031

168000032

168000033

168000034

168000035

168000036

168000037

168000038

168000039

168000040

168000041

168000042

168000043

168000044

168000045

168000046

168000047

168000048

168000049

168000050

168000051

168000052

168000053

168000054

168000055

168000056

168000057

168000058

168000059

168000060

168000061

168000062

168000063

168000064

168000065

178000066

178000067

178000068

178000069

178000070

178000071

178000072

178000073

178000074

178000075

178000076

178000077

178000078

178000079

178000080

178000081

178000082

178000083

178000084

178000085

188000161

188000162

188000163

188000164

188000165

188000166

188000167

188000168

188000169

188000170

188000171

188000172

188000173

188000174

188000175

188000176

188000177

188000178

188000179

188000180

198000051

198000052

198000053

198000054

198000055

198000056

198000057

198000058

198000059

198000060

198000061

198000062

198000063

198000064

198000065

198000066

198000067

198000068

198000069

198000070

218000041

218000042

218000043

218000044

218000045

218000046

218000047

218000048

218000049

218000050

218000051

218000052

218000053

218000054

218000055

218000056

218000057

218000058

218000059

218000060

218000061

218000062

218000063

218000064

218000065

238000031

238000032

238000033

238000034

238000035

238000036

238000037

238000038

238000039

238000040

238000041

238000042

238000043

238000044

238000045

news-1001