Uji Publik Calon Project Officer Prabu 2026 di Bale Santika (Warta Kema/Afifah Pathnar)

Usai melalui rangkaian uji publik dan pemaparan grand design, Nicholas Abner Jonathan, kerap disapa dengan Nicho, resmi terpilih sebagai Project Officer (PO) Penerimaan Raya Mahasiswa Baru (Prabu) Universitas Padjadjaran (Unpad) 2026 melalui akun Instagram @bem.unpad pada Sabtu (02/05). Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Nicho selanjutnya akan memimpin persiapan pelaksanaan Prabu Unpad pada tahun ini.

Hadirnya Nicho sebagai PO Prabu Unpad 2026 menandai berakhirnya rangkaian seleksi kepemimpinan salah satu agenda penting dalam menyambut mahasiswa baru. Pasca melalui seluruh tahapan seleksi, penyelenggaraan Prabu 2026 selanjutnya akan memasuki tahap persiapan dan perancangan program yang ditujukan sebagai ruang pengenalan kampus bagi mahasiswa baru, sesuai dengan visi Unpad yaitu “Unggul, Inklusif, dan Berdampak.”

Perkenalan Kandidat: Pemaparan Grand Design dan Uji Publik

Sebelum adanya penetapan PO, telah dilakukan kegiatan pemaparan grand design dan uji publik yang digelar di Bale Santika pada Kamis (30/04). Forum ini dilakukan sebagai acuan dan tahapan akhir sistem transparansi dalam proses pemilihan tersebut. Nicho, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) 2024, mendapat kesempatan tampil pada urutan kedua saat pemaparan grand design. Selain Nicho, terdapat dua kandidat lain yakni Rizky, mahasiswa Sekolah Vokasi (SV) 2024 dan Dary, mahasiswa Fakultas Teknik Geologi (FTG) 2024. Ketiganya bersaing dalam seleksi calon PO Prabu Unpad 2026. 

Setelah pemaparan grand design, acara berlanjut dalam forum uji publik. Forum tersebut dihadiri oleh tiga panelis selaku penguji para kandidat, yakni Vincent selaku Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (Kema) Unpad 2025, Gema selaku perwakilan Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) Unpad, serta Amanda selaku Ketua Departemen Kaderisasi dan Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (KPSDM) 2024. Selain panelis, Kema Unpad pun turut hadir dalam acara tersebut. 

Pada saat pemaparan grand design, tiga kandidat yakni Dary, Nicho, dan Rizky terlebih dahulu memaparkan gambaran arah kepemimpinan yang akan dibawakan oleh mereka. Ketiganya hadir dengan pendekatan berbeda sesuai latar belakang dan pengalaman organisasi mereka masing-masing. 

Dary menghadirkan grand design bertajuk “Harmoni Asa Padjadjaran” yang menekankan pentingnya harmonisasi berbagai perbedaan dalam pelaksanaan Prabu 2026. Dalam rancangannya, ia menawarkan sejumlah inovasi, seperti subdivisi pendamping kelompok, mobile pada divisi fasilitator, dan program Sora Lingkungan dan Vasundhara Rakshaka. Pendekatan tersebut menunjukkan orientasi pada kolaborasi, kesiapan organisasi, serta pelaksanaan program yang adaptif dan berkelanjutan. 

Nicho menghadirkan grand design bertajuk “Jejak Prakarsa” yang didasari oleh gagasan universitas sebagai ruang awal untuk mengenal, memahami, terhubung, memaknai, dan memulai langkah baru. Dalam pemaparannya, ia menekankan kerangka berpikir yang sistematis, evaluasi penyelenggaraan Prabu sebelumnya, konsep acara, pembangunan tim, dan indikator capaian keberhasilan program. Selain itu, Nicho juga menghadirkan empat outcome utama, yakni aspek kognitif, afektif, identitas, dan sosial. Rancangan tersebut menunjukkan orientasi pada hasil akhir dan keberlanjutan dari dampak program itu sendiri, baik bagi mahasiswa baru maupun pihak kepanitiaan yang terlibat. 

Sementara itu, Rizky menampilkan grand design bertajuk “Senandung Asa” yang menyoroti evaluasi penyelenggaraan dua tahun terakhir serta analisis Strength, Weakness, Opportunity, and Threat (SWOT) kepanitiaan sebagai pijakan awal. Ia memaparkan arah gerak Prabu 2026 melalui kerangka why, how, dan what, disertai fokus pada program 100 hari kerja bagi PO, serta manajemen terhadap risiko acara. Rizky juga membawa sejumlah gagasan dan inovasi untuk rangkaian acara, seperti Nadi Prabu, Padjadjaran Muda (Pramuda) Menjelajah, dan Malam Raga Padjadjaran. Dalam pendekatan ini, Rizky menunjukkan perhatiannya terhadap kebutuhan eksekusi yang cepat, terarah, serta kesiapan teknis acara sejak awal masa kepemimpinannya.

Arah Gerak Prabu:  Mengapa Nicho?

Setelah tahap pemaparan grand design, proses seleksi pun berlanjut ke sesi uji publik. Forum ini menjadi wadah pengujian kesiapan ketiga kandidat tersebut dalam menjawab berbagai tantangan pelaksanaan Prabu tahun ini. 

Panelis pertama, Vincent, menyoroti kesiapan teknis serta arah strategis kegiatan. Salah satu isu yang diangkat ialah dasar penentuan mengenai target partisipasi mahasiswa baru dan bagaimana cara para kandidat memastikan keterlibatan peserta dapat tercapai dengan jumlah mahasiswa baru yang terus bertambah setiap tahun. Nicho menekankan bahwa angka pencapaian harus diambil dari evaluasi tahun-tahun sebelumnya, tren pertumbuhan peserta, serta strategi yang dirancang agar lebih banyak mahasiswa baru tertarik mengikuti rangkaian kegiatan secara menyeluruh. 

“Dengan evaluasi-evaluasi tahun lalu dan perkembangan Prabu di tiap tahunnya, Prabu tahun ini harapannya bisa mengintegrasikan itu semua dan bisa memberikan yang terbaik bagi mahasiswa baru maupun sivitas-sivitas Kema Unpad yang akan terlibat di dalamnya,” tambah Nicho.

Selain itu, Vincent juga menguji kesiapan para kandidat dalam menghadapi risiko teknis seperti cuaca buruk, kemacetan, hingga keterlambatan rangkaian acara.  Menghadapi pertanyaan tersebut, Nicho menyampaikan pentingnya analisis kondisi dan situasi lapangan secara cepat dan menilai bahwa kegiatan berskala besar seperti Prabu harus memiliki rencana cadangan yang dapat dijalankan melalui koordinasi matang antardivisi. Selain itu, ia juga menilai bahwa mahasiswa baru perlu dibekali kemampuan beradaptasi dengan lingkungan sosial di Jatinangor, baik melalui penerapan nilai etika, tata krama, maupun kesadaran hidup berdampingan dengan warga sekitar.

“Ketika rancangan juga strategi yang kita bawakan tidak dilaksanakan dengan baik, hal yang pertama saya lakukan adalah menganalisis situasi di lapangan seperti apa (contohnya) memotong atau mempercepat beberapa mata acara sehingga hal-hal tersebut bisa terantisipasi dengan baik. Baik cuaca maupun bencana perlu mitigasi dari teman-teman divisi terkait,” terang Nicho. 

Panelis kedua, Amanda, lebih menggali mengenai aspek personal leadership, integritas, dan pengambilan keputusan. Ia menanyakan bagaimana sikap para kandidat apabila dalam kepanitiaan Prabu nanti terdapat anggota dengan posisi krusial tetapi memiliki rekam jejak yang buruk, seperti melakukan pelanggaran. Nicho menegaskan bahwa hal tersebut tidak dapat ditoleransi dan perlu ditindak tegas demi menjaga ruang aman bagi panitia maupun mahasiswa baru. 

“Ketika nanti dalam kepanitiaan ada yang melakukan tindakan-tindakan amoral, atau spesifiknya kekerasan seksual, itu menjadi sesuatu yang tidak boleh ditolerir. Saya sebagai PO akan berkomitmen untuk menindak tegas hal tersebut dan juga bekerjasama dengan satgas-satgas di Unpad sehingga nanti kita memberikan ruang aman tidak hanya bagi panitianya tapi juga kepada mahasiswa barunya,” tutur Nicho. 

Amanda turut menyinggung lingkungan suportif yang dapat mengancam integritas seorang PO. Menjawab hal tersebut, Nicho menyebut bahwa hal tersebut dapat dijadikan sebagai acuan keberagaman perspektif yang dapat mendukung keberlangsungan acara.

“Harapannya, dari lingkungan yang supportive tersebut dapat menimbulkan suatu perspektif dan juga pemahaman yang baru terhadap persiapan dan dari plan atau strategi yang kita buat dalam suatu kepanitiaan,” ujar Nicho.

Panelis terakhir, Gema dari Ditmawa Unpad, mengangkat pertanyaan yang lebih reflektif mengenai visi besar Prabu dan dampaknya terhadap mahasiswa baru. Ia berterus terang harus adanya penekanan pada setiap individu agar memiliki potensi yang berbeda-beda dan Prabu harus menjadi ruang awal agar potensi tersebut dapat berkembang secara optimal.  

Gema juga menanyakan apakah cita-cita sebesar itu realistis diwujudkan hanya dalam waktu tiga hari pelaksanaan. Menanggapi hal tersebut, Nicho menyebut bahwa masa waktu tersebut memang singkat, tetapi cukup untuk memberikan pengalaman penyambutan yang berkesinambungan bagi mahasiswa baru.

“Dari banyaknya waktu di satu tahun, tiga hari merupakan waktu yang singkat, tetapi untuk masa pengenalan lingkungan baru bagi mahasiswa Universitas Padjadjaran sangat-sangat cukup. Di mana (hal) itu diimplementasikan dalam alur yang saya buat. Setiap mata acaranya tidak berdiri sendiri, tetapi berkesinambungan sehingga dapat menimbulkan pemahaman yang cukup oke dalam pengenalan lingkungan kampus sehingga mereka dapat berkembang dan beradaptasi pada lingkungan barunya sesuai dengan potensi dan juga minat bakatnya,” tambah Nicho.

Melalui tiga sudut pandang panelis tersebut, uji publik menjadi forum yang menguji para kandidat secara menyeluruh dari segala aspek yang ada dengan cara menekankan orientasi dampak dan adaptasi. Usai tuntasnya seluruh rangkaian acara, Nicho ditetapkan sebagai PO Prabu Unpad 2026.

Tanggapan KPSDM BEM Kema Unpad 2025

Ketua Departemen KPSDM BEM Kema Unpad 2025, Desi, menilai ketiga kandidat memiliki karakter berbeda yang menjadi kekuatan masing-masing. Menurutnya, perbedaan latar belakang justru memperlihatkan variasi sudut pandang dalam melihat kebutuhan Prabu 2026.

“Ketiga calon ini sebenarnya punya warna yang beda-beda. Ada yang analytical sekali karena background-nya juga dari kastrat. Ada yang satu juga anak kaderisasi sekali, jadi kelihatannya memang konseptual sekali ketika merancang grand design tersebut. Dan satunya lagi, karena anak lapangan banget, jadi mungkin secara grand design itu nggak banyak elaborasi, tapi dia tahu teknis pelaksanaan itu sudah kevisualisasi di bayangan dia,” ujar Desi.

Desi menyebut bahwa proses seleksi tahun ini tidak hanya berfokus pada siapa yang memiliki konsep terbaik, tetapi juga yang dinilai mampu menjawab kebutuhan Prabu. Menurutnya, relevansi program terhadap dinamika mahasiswa baru dan kampus menjadi faktor penting dalam menentukan arah kegiatan.

“Kita juga harus melihat relevansi jamannya seperti apa, proses kaderisasinya yang harus mulai dibenahi juga, harus mulai dari mana. Jadi bukan cuma soal siapa yang presentasinya bagus, tapi bagaimana nanti Prabu ini bisa menjawab kebutuhan mahasiswa baru dan kondisi kampus sekarang,” tutur Desi.

“Lembar Baru Untukku, Untukmu”

Dalam wawancara, Nicho mengungkapkan perasaannya usai terpilih sebagai PO Prabu Unpad 2026. Menurutnya, pencapaian tersebut mendatangkan berbagai emosi secara bersamaan. Selain rasa senang dan puas atas proses yang telah dilalui, ada juga rasa kekhawatiran terhadap tanggung jawab besar yang akan diemban. Ia juga menegaskan bahwa penetapan dirinya bukanlah akhir dari proses, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk membawa Prabu 2026 berjalan lebih baik.

“Rasanya campur aduk, sih, sebenarnya. Ada rasa senang, puas, takut juga, ada rasa tanggung jawab besar yang nantinya aku emban ke depannya. Aku mikir bahwasannya itu bukan menjadi suatu hal yang harus menjadi rasa puas buat diri aku, tapi lebih kepada aku tahu ini baru awalan untuk aku bisa memberikan yang terbaik bagi mahasiswa baru dan juga sivitas akademika Kema Unpad melalui Prabu di tahun ini,” ungkap Nicho.

Menurut Nicho, Prabu merupakan wadah pengenalan awal bagi mahasiswa baru terhadap lingkungan kampus. Oleh karena itu, program ini harus mampu membantu mahasiswa baru memahami kehidupan universitas, fakultas, jurusan, hingga ruang berkembang selama masa perkuliahan.

“Kita pengen buat Prabu tahun ini menjadi baik bagi mahasiswa baru maupun bagi panitia yang akan menjalaninya. Jadi, bukan cuma peserta yang merasakan manfaatnya, tapi juga seluruh unsur yang bekerja di dalamnya,” ujar Nicho.

BEM atau Rektorat: Siapa yang Memegang Kendali?

Di sisi lain, isu mengenai posisi Prabu antara BEM Kema Unpad dan pihak rektorat kembali menjadi perhatian. Menanggapi hal tersebut, Nicho memandang bahwa Prabu seharusnya ditempatkan sebagai ruang untuk kerjasama, bukan sekadar perdebatan terkait sisi kewenangan saja.

“Siapapun perannya dan di manapun posisi perannya, rasanya Prabu pasti perlu hadir juga menjadi wadah pengenalan bagi mahasiswa baru, dan wadah pengembangan bagi Kema Unpad itu sendiri,” tambah Nicho.

Menutup wawancara, Nicho menyatakan keterbukaannya untuk berkolaborasi dengan seluruh elemen Kema Unpad, termasuk kandidat lain yang sebelumnya mengikuti seleksi. Ia berharap Prabu 2026 dapat menjadi ruang penyambutan mahasiswa baru yang hangat, bermakna, dan dijalankan secara kolektif.

“Yang penting kita tahu kita punya tujuan yang sama untuk bisa memberikan yang terbaik dan juga membuat wadah terbaik bagi pengenalan mahasiswa baru Unpad,” ujar Nicho.

Dengan berakhirnya proses seleksi, arah baru Prabu Unpad kini mulai terbentuk. Usai terlaksananya keseluruhan rangkaian acara, Prabu 2026 diharapkan dapat hadir sebagai kegiatan pengenalan kampus yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan ruang adaptasi, kolaborasi, dan awal perjalanan yang bermakna bagi mahasiswa baru Unpad.

Penulis: Rifat Kamal Nugraha

Editor: Anindya Ratri Primaningtyas, Rofi Roudhiatin Dwi Andini, Fernaldhy Rossi Armanda

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

news-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

invoice 00001

invoice 00002

invoice 00003

invoice 00004

invoice 00005

invoice 00006

invoice 00007

invoice 00008

invoice 00009

invoice 00010

invoice 00011

invoice 00012

invoice 00013

invoice 00014

invoice 00015

invoice 00016

invoice 00017

invoice 00018

invoice 00019

invoice 00020

invoice 00021

invoice 00022

invoice 00023

invoice 00024

invoice 00025

invoice 00026

invoice 00027

invoice 00028

invoice 00029

invoice 00030

article 2000001

article 2000002

article 2000003

article 2000004

article 2000005

article 2000006

article 2000007

article 2000008

article 2000009

article 2000010

article 2000011

article 2000012

article 2000013

article 2000014

article 2000015

article 2000016

article 2000017

article 2000018

article 2000019

article 2000020

article 2000021

article 2000022

article 2000023

article 2000024

article 2000025

article 2000026

article 2000027

article 2000028

article 2000029

article 2000030

pusdataru 00001

pusdataru 00002

pusdataru 00003

pusdataru 00004

pusdataru 00005

pusdataru 00006

pusdataru 00007

pusdataru 00008

pusdataru 00009

pusdataru 00010

pusdataru 00011

pusdataru 00012

pusdataru 00013

pusdataru 00014

pusdataru 00015

pusdataru 00016

pusdataru 00017

pusdataru 00018

pusdataru 00019

pusdataru 00020

pusdataru 00021

pusdataru 00022

pusdataru 00023

pusdataru 00024

pusdataru 00025

pusdataru 00026

pusdataru 00027

pusdataru 00028

pusdataru 00029

pusdataru 00030

article 00000001

article 00000002

article 00000003

article 00000004

article 00000005

article 00000006

article 00000007

article 00000008

article 00000009

article 00000010

article 00000011

article 00000012

article 00000013

article 00000014

article 00000015

article 00000016

article 00000017

article 00000018

article 00000019

article 00000020

article 00000021

article 00000022

article 00000023

article 00000024

article 00000025

article 00000026

article 00000027

article 00000028

article 00000029

article 00000030

pemohonan 000001

pemohonan 000002

pemohonan 000003

pemohonan 000004

pemohonan 000005

pemohonan 000006

pemohonan 000007

pemohonan 000008

pemohonan 000009

pemohonan 000010

pemohonan 000011

pemohonan 000012

pemohonan 000013

pemohonan 000014

pemohonan 000015

pemohonan 000016

pemohonan 000017

pemohonan 000018

pemohonan 000019

pemohonan 000020

pemohonan 000021

pemohonan 000022

pemohonan 000023

pemohonan 000024

pemohonan 000025

pemohonan 000026

pemohonan 000027

pemohonan 000028

pemohonan 000029

pemohonan 000030

artikel 000000061

artikel 000000062

artikel 000000063

artikel 000000064

artikel 000000065

artikel 000000066

artikel 000000067

artikel 000000068

artikel 000000069

artikel 000000070

artikel 000000071

artikel 000000072

artikel 000000073

artikel 000000074

artikel 000000075

artikel 000000076

artikel 000000077

artikel 000000078

artikel 000000079

artikel 000000080

artikel 000000081

artikel 000000082

artikel 000000083

artikel 000000084

artikel 000000085

artikel 000000086

artikel 000000087

artikel 000000088

artikel 000000089

artikel 000000090

pengadilan 000031

pengadilan 000032

pengadilan 000033

pengadilan 000034

pengadilan 000035

pengadilan 000036

pengadilan 000037

pengadilan 000038

pengadilan 000039

pengadilan 000040

pengadilan 000041

pengadilan 000042

pengadilan 000043

pengadilan 000044

pengadilan 000045

pengadilan 000046

pengadilan 000047

pengadilan 000048

pengadilan 000049

pengadilan 000050

pengadilan 000051

pengadilan 000052

pengadilan 000053

pengadilan 000054

pengadilan 000055

pengadilan 000056

pengadilan 000057

pengadilan 000058

pengadilan 000059

pengadilan 000060

pengadilan 000061

pengadilan 000062

pengadilan 000063

pengadilan 000064

pengadilan 000065

pengadilan 000066

pengadilan 000067

pengadilan 000068

pengadilan 000069

pengadilan 000070

pengadilan 000071

pengadilan 000072

pengadilan 000073

pengadilan 000074

pengadilan 000075

pengadilan 000076

pengadilan 000077

pengadilan 000078

pengadilan 000079

pengadilan 000080

sport 00011

sport 00012

sport 00013

sport 00014

sport 00015

sport 00016

sport 00017

sport 00018

sport 00019

sport 00020

sport 00021

sport 00022

sport 00023

sport 00024

sport 00025

sport 00026

sport 00027

sport 00028

sport 00029

sport 00030

sport 00031

sport 00032

sport 00033

sport 00034

sport 00035

perkara 0000031

perkara 0000032

perkara 0000033

perkara 0000034

perkara 0000035

perkara 0000036

perkara 0000037

perkara 0000038

perkara 0000039

perkara 0000040

perkara 0000041

perkara 0000042

perkara 0000043

perkara 0000044

perkara 0000045

perkara 0000046

perkara 0000047

perkara 0000048

perkara 0000049

perkara 0000050

perkara 0000051

perkara 0000052

perkara 0000053

perkara 0000054

perkara 0000055

perkara 0000056

perkara 0000057

perkara 0000058

perkara 0000059

perkara 0000060

perkara 0000061

perkara 0000062

perkara 0000063

perkara 0000064

perkara 0000065

perkara 0000066

perkara 0000067

perkara 0000068

perkara 0000069

perkara 0000070

perkara 0000071

perkara 0000072

perkara 0000073

perkara 0000074

perkara 0000075

perkara 0000076

perkara 0000077

perkara 0000078

perkara 0000079

perkara 0000080

news-1701
content-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

psda 438000021

psda 438000022

psda 438000023

psda 438000024

psda 438000025

psda 438000026

psda 438000027

psda 438000028

psda 438000029

psda 438000030

psda 438000031

psda 438000032

psda 438000033

psda 438000034

psda 438000035

psda 438000036

psda 438000037

psda 438000038

psda 438000039

psda 438000040

psda 438000041

psda 438000042

psda 438000043

psda 438000044

psda 438000045

psda 438000046

psda 438000047

psda 438000048

psda 438000049

psda 438000050

psda 438000051

psda 438000052

psda 438000053

psda 438000054

psda 438000055

psda 438000056

psda 438000057

psda 438000058

psda 438000059

psda 438000060

psda 438000061

psda 438000062

psda 438000063

psda 438000064

psda 438000065

cuaca 638000086

cuaca 638000087

cuaca 638000088

cuaca 638000089

cuaca 638000090

cuaca 638000091

cuaca 638000092

cuaca 638000093

cuaca 638000094

cuaca 638000095

cuaca 638000096

cuaca 638000097

cuaca 638000098

cuaca 638000099

cuaca 638000100

article 710000101

article 710000102

article 710000103

article 710000104

article 710000105

article 710000106

article 710000107

article 710000108

article 710000109

article 710000110

article 710000111

article 710000112

article 710000113

article 710000114

article 710000115

article 710000116

article 710000117

article 710000118

article 710000119

article 710000120

article 710000121

article 710000122

article 710000123

article 710000124

article 710000125

article 710000126

article 710000127

article 710000128

article 710000129

article 710000130

article 710000131

article 710000132

article 710000133

article 710000134

article 710000135

article 710000136

article 710000137

article 710000138

article 710000139

article 710000140

article 999990036

article 999990037

article 999990038

article 999990039

article 999990040

article 999990041

article 999990042

article 999990043

article 999990044

article 999990045

article 999990046

article 999990047

article 999990048

article 999990049

article 999990050

article 999990051

article 999990052

article 999990053

article 999990054

article 999990055

article 999990056

article 999990057

article 999990058

article 999990059

article 999990060

article 999990061

article 999990062

article 999990063

article 999990064

article 999990065

cuaca 898100116

cuaca 898100117

cuaca 898100118

cuaca 898100119

cuaca 898100120

cuaca 898100121

cuaca 898100122

cuaca 898100123

cuaca 898100124

cuaca 898100125

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

article 868100071

article 868100072

article 868100073

article 868100074

article 868100075

article 868100076

article 868100077

article 868100078

article 868100079

article 868100080

article 868100081

article 868100082

article 868100083

article 868100084

article 868100085

article 868100086

article 868100087

article 868100088

article 868100089

article 868100090

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

article 328000646

article 328000647

article 328000648

article 328000649

article 328000650

article 328000651

article 328000652

article 328000653

article 328000654

article 328000655

article 328000656

article 328000657

article 328000658

article 328000659

article 328000660

content-1701