To All the People-Pleaser I Know: Let’s Try to Say No!
People-pleaser identik dengan orang yang “nggak enakan”.
(Sumber Foto: The Minds Journal)

Kita hidup di lingkungan yang mengajarkan perilaku baik dalam menjalin hubungan dengan orang lain. Kita juga hidup dalam pandangan bahwa berperilaku baik dan dapat menyenangkan orang lain merupakan sesuatu yang terpuji. Akan tetapi, terkadang kita terlarut dalam upaya menjadi sosok yang ideal di mata orang lain, tanpa memikirkan apakah kita senang dengan bersikap seperti itu. Jika hal tersebut terjadi pada diri Sobat Warta, bisa saja kalian merupakan seorang People-pleaser.

Apa itu People-pleaser?

People-pleaser identik dengan orang yang “nggak enakan”. Mereka dikenal sebagai seseorang yang akan melakukan apapun demi membuat orang lain bahagia, meskipun berarti menomorduakan kebahagiaannya sendiri. Bagi para people-pleaser, hal tersebut merupakan kebiasaan yang candu, karena dengan begitu mereka bisa mendapatkan validasi yang membuatnya merasa berguna dan juga dibutuhkan. Padahal, jika terus menerus seperti itu, akan berdampak pada kelelahan secara emosional, stress, bahkan mengalami kecemasan.

Being Nice is Different from Being People-pleaser.

Berperilaku baik dan dapat membantu orang lain memang suatu hal yang positif. Akan tetapi, terdapat perbedaan antara ‘melakukan sesuatu untuk menjadi orang yang baik’ dan ‘melakukan sesuatu hanya untuk menyenangkan orang lain’. Jika pada umumnya orang-orang melakukan sesuatu dengan tujuan untuk membantu atau semata-mata ingin merasa dirinya baik, people-pleaser akan melakukan sesuatu karena mereka takut akan penolakan dari lingkungan sekitarnya.

Ciri Bahwa Kamu Seorang People-pleaser

Seorang people-pleaser terkadang tidak sadar bahwa mereka adalah salah satu di antaranya. Untuk itu, Warta Kema sudah merangkum beberapa tanda yang dapat menunjukkan bahwa kamu seorang people-pleaser menurut Science of People:

  1. Mengatakan ‘Ya” pada ajakan yang sebenarnya tidak ingin kamu ikuti
  2. Merasa bersalah dan terlalu sering meminta maaf pada hal kecil yang bahkan bukan salahmu
  3. Merasa cemas dan takut ketika ada orang yang marah kepadamu
  4. Berperilaku seperti orang-orang di sekitarmu untuk mendapat validasi
  5. Menawarkan bantuan walaupun sebenarnya kamu sedang sibuk
  6. Berpura-pura tertarik pada suatu pembicaraan walaupun sebenarnya kamu merasa bosan
  7. Melakukan hal demi orang lain dan merasa menyesal setelahnya
  8. Merasa memiliki tanggungjawab atas perasaan orang lain
  9. Tidak memiliki pendirian dan cenderung mengikuti pendapat orang lain
  10. Sulit untuk menolak dan mengatakan ‘Tidak!’

Cara untuk Berhenti Menjadi People-pleaser

Menjadi people-pleaser merupakan tindakan yang dapat mempengaruhi kesehatan mental kita. Jika Sobat Warta merasa relate dengan ciri-ciri seorang people-pleaser di atas, tidak ada kata terlambat untuk berhenti. Kalian bisa mencoba beberapa tips ini agar sedikit demi sedikit mengurangi kebiasaan pleasing people:

  • Memberi Batasan

Suatu hal yang berlebihan tidaklah baik, sehingga penting bagi kita mengetahui dan memberi batasan untuk diri kita sendiri. Jadilah pribadi yang tegas agar dapat menentukan apa yang harus dilakukan dan tidak harus dilakukan.

Contoh kecil yang bisa Sobat Warta terapkan adalah memberi batasan waktu kapan kalian available dalam membalas chat. Misalnya kalian hanya aktif setiap weekdays dari jam 09.00–21.00, selebihnya merupakan waktu untuk beristirahat. Ini dapat membantu Sobat Warta untuk dapat mengontrol apa yang ingin kalian lakukan dan kapan harus melakukannya.

  • Menetapkan Prioritas

Coba untuk menentukan sesuatu yang menjadi prioritas Sobat Warta. Hal tersebut bisa dimulai dari menentukan kegiatan apa yang harus dan ingin kalian lakukan. Jika terdapat sesuatu di luar prioritas terjadi, semisalnya ada ajakan secara tiba-tiba untuk pergi menonton dengan teman, Sobat Warta sangat boleh untuk menolaknya, dan jangan merasa bersalah karena itu memang tidak ada dalam prioritas kalian saat ini.

  • Take Your Time

Segala keputusan tidak harus ditetapkan pada saat itu juga. Hal ini pun berlaku ketika ada seseorang yang meminta bantuan atau mengajak Sobat Warta melakukan sesuatu. Mengatakan ‘Ya’ secara langsung tak jarang berujung pada keputusan yang salah dan pada akhirnya membuat kalian menyesal.

Luangkan waktu sejenak untuk mempertimbangkan berbagai pertanyaan, seperti ‘berapa lama waktu yang akan dihabiskan?’, ‘apakah ini merupakan hal yang penting?’, ‘apakah aku punya waktu untuk melakukannya?’, atau bahkan ‘seberapa besar kemungkinan aku merasa stress jika mengiyakan hal tersebut?’. Hal-hal tersebut dapat menjadi pertimbangan Sobat Warta untuk membuat keputusan yang lebih baik.

  • Coba untuk Berkata ‘Tidak’

Hal penting yang sulit dilakukan, namun memiliki impact yang besar jika diterapkan. Sobat Warta dapat memulai untuk berkata tidak jika ketiga cara sebelumnya sudah kalian lakukan. Mengapa demikian? Karena untuk sebagian orang, kata ‘tidak’ memiliki implikasi negatif dan tidak semua orang dapat menerimanya dengan baik. Untuk itu, agar kesan yang diterima orang lain dari penolakan kita itu baik, perlu adanya alasan rasional dari hal tersebut, dan Sobat Warta bisa mendapatkannya ketika sudah menentukan prioritas, batasan, serta mempertimbangkan baik buruknya suatu keputusan.

Jangan ragu untuk mengatakan tidak jika hal yang dihadapi memang tidak sesuai dengan apa yang kalian mau. Kita tidak bisa menyenangkan semua orang, sehingga penting untuk menyenangkan diri sendiri terlebih dahulu. Tidak perlu terburu-buru, cukup mulai dari hal yang kecil. Because every small step matters!

Penulis: Nanda Eka Fitriani

Editor: Malika Ade Arintya

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 999990036

article 999990037

article 999990038

article 999990039

article 999990040

article 999990041

article 999990042

article 999990043

article 999990044

article 999990045

article 999990046

article 999990047

article 999990048

article 999990049

article 999990050

article 710000081

article 710000082

article 710000083

article 710000084

article 710000085

article 710000086

article 710000087

article 710000088

article 710000089

article 710000090

article 710000091

article 710000092

article 710000093

article 710000094

article 710000095

article 710000096

article 710000097

article 710000098

article 710000099

article 710000100

article 710000101

article 710000102

article 710000103

article 710000104

article 710000105

article 710000106

article 710000107

article 710000108

article 710000109

article 710000110

article 710000111

article 710000112

article 710000113

article 710000114

article 710000115

article 710000116

article 710000117

article 710000118

article 710000119

article 710000120

cuaca 638000021

cuaca 638000022

cuaca 638000023

cuaca 638000024

cuaca 638000025

cuaca 638000026

cuaca 638000027

cuaca 638000028

cuaca 638000029

cuaca 638000030

cuaca 638000031

cuaca 638000032

cuaca 638000033

cuaca 638000034

cuaca 638000035

cuaca 638000036

cuaca 638000037

cuaca 638000038

cuaca 638000039

cuaca 638000040

cuaca 638000041

cuaca 638000042

cuaca 638000043

cuaca 638000044

cuaca 638000045

cuaca 638000046

cuaca 638000047

cuaca 638000048

cuaca 638000049

cuaca 638000050

cuaca 638000051

cuaca 638000052

cuaca 638000053

cuaca 638000054

cuaca 638000055

cuaca 638000056

cuaca 638000057

cuaca 638000058

cuaca 638000059

cuaca 638000060

cuaca 638000061

cuaca 638000062

cuaca 638000063

cuaca 638000064

cuaca 638000065

cuaca 638000066

cuaca 638000067

cuaca 638000068

cuaca 638000069

cuaca 638000070

cuaca 638000071

cuaca 638000072

cuaca 638000073

cuaca 638000074

cuaca 638000075

cuaca 638000076

cuaca 638000077

cuaca 638000078

cuaca 638000079

cuaca 638000080

cuaca 638000081

cuaca 638000082

cuaca 638000083

cuaca 638000084

cuaca 638000085

cuaca 638000086

cuaca 638000087

cuaca 638000088

cuaca 638000089

cuaca 638000090

cuaca 638000091

cuaca 638000092

cuaca 638000093

cuaca 638000094

cuaca 638000095

cuaca 638000096

cuaca 638000097

cuaca 638000098

cuaca 638000099

cuaca 638000100

cuaca 898100101

cuaca 898100102

cuaca 898100103

cuaca 898100104

cuaca 898100105

cuaca 898100106

cuaca 898100107

cuaca 898100108

cuaca 898100109

cuaca 898100110

cuaca 898100111

cuaca 898100112

cuaca 898100113

cuaca 898100114

cuaca 898100115

cuaca 898100116

cuaca 898100117

cuaca 898100118

cuaca 898100119

cuaca 898100120

cuaca 898100121

cuaca 898100122

cuaca 898100123

cuaca 898100124

cuaca 898100125

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

article 868100071

article 868100072

article 868100073

article 868100074

article 868100075

article 868100076

article 868100077

article 868100078

article 868100079

article 868100080

article 868100081

article 868100082

article 868100083

article 868100084

article 868100085

article 868100086

article 868100087

article 868100088

article 868100089

article 868100090

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

article 328000646

article 328000647

article 328000648

article 328000649

article 328000650

article 328000651

article 328000652

article 328000653

article 328000654

article 328000655

article 328000656

article 328000657

article 328000658

article 328000659

article 328000660

news-1701