Bus Medium Metro Jabar Trans Koridor 5 pada Masa Transisi. (Foto: Razan Jayaputra Partadinata)
Bus Medium Metro Jabar Trans Koridor 5 pada Masa Transisi. (Foto: Razan Jayaputra Partadinata)
Bus Medium Metro Jabar Trans Koridor 5 pada Masa Transisi. (Foto: Razan Jayaputra Partadinata)

 

Metro Jabar Trans (MJT) tengah menjalani masa transisi penting dalam layanan transportasi publik, khususnya di Koridor 5 rute Dipatiukur–Jatinangor. Sejak beberapa waktu terakhir, masyarakat pengguna rute ini dikejutkan dengan penggantian bus besar ke bus medium.

Transisi ini merupakan tahap awal menuju penggunaan bus besar listrik. Hal ini menuai beragam tanggapan, terutama dari para pengguna harian seperti mahasiswa dan pekerja. Menurut pihak MJT, keputusan tersebut didasarkan pada sejumlah pertimbangan teknis dan operasional.

Yogi, perwakilan dari tim Badan Pengelola Bus Rapid Transit (BP BRT) Metro Jabar Trans, menjelaskan bahwa penggantian bus besar ke bus medium dilakukan karena masa penggunaan unit bus besar sebelumnya telah habis.

“Bus besar masa unitnya sudah habis, dan kebetulan untuk jalur dalam kota sebenarnya kurang efektif, jadi diganti dengan bus medium yang lebih efisien di jalanan padat,” ujarnya.

Sedangkan menurut Gina, mahasiswi Universitas Padjadjaran, pengguna tetap Koridor 5, merasa pergantian ini mengejutkan dan tidak sepenuhnya memadai.

“Bus medium terlalu sempit, rawan saat penuh. Tapi kebersihannya meningkat dan sekarang tiap kursi punya sabuk pengaman,” ungkapnya.

Meski rencananya akan diganti dengan bus besar listrik, hingga kini belum ada jadwal resmi terkait peluncuran armada baru tersebut. Yogi menyebutkan bahwa infrastruktur kota seperti sistem pengecasan belum sepenuhnya siap mendukung operasional bus listrik.

“Bus listrik belum pasti, karena sarana dan prasarana terutama pengecasan belum memadai, kalau macet, takutnya habis baterai dan layanan terganggu,” jelasnya.

Selain itu, banyaknya keluhan dari penumpang, seperti ukuran bus medium yang dianggap sempit dan unit yang terbatas menyebabkan pihak MJT memutuskan untuk mengoperasikan kembali sebagian armada bus besar lama sebagai cadangan.

“Harusnya penumpang bisa menyesuaikan dulu dengan bus medium. Tapi karena pro-kontra, kami keluarkan lagi bus besar yang lama,” ucapnya.

MJT juga melakukan penyesuaian jadwal layanan menjadi 5 menit pada jam sibuk, lebih cepat dari jadwal sebelumnya yang 7-10 menit. Yogi menegaskan saat ini, total armada yang melayani Koridor 5 terdiri dari 21 unit bus medium dan 4 unit bus besar. Kedepannya, kemungkinan akan ada penambahan hingga 10 unit bus lagi jika diperlukan.

“Evaluasi saat ini kami coba percepat jadwal layanan menjadi lima menit di jam sibuk, seperti berangkat kuliah dan sore hari saat pulang kuliah dan kerja. Sementara saat waktu lenggang akan sedikit diperlama,” ujarnya

Selain itu, Yogi menjelaskan bahwa masing-masing jenis armada memiliki kelebihan dan kekurangan. Bus besar unggul dari segi kapasitas, tetapi kurang efisien untuk rute dalam kota yang padat. Sementara itu, bus medium lebih efisien di jalanan, tetapi tidak bisa menampung banyak penumpang. Untuk bus listrik, tantangan terletak pada daya tahan baterai dan infrastruktur pendukung, meski dari sisi lingkungan tentu lebih ramah lingkungan.

“Bus besar kapasitasnya lebih banyak, tapi kurang efisien di jalur kota yang padat. Bus medium lebih efisien di jalanan, tetapi daya tampung terbatas. Sedangkan bus listrik lebih ramah lingkungan, meski daya baterai dan pengecasannya perlu dipastikan layak dulu,” jelasnya.

Terkait evaluasi, MJT mengakui bahwa saat ini hanya berfokus pada percepatan frekuensi layanan. Sementara itu, Gina berharap agar kedepannya MJT tidak hanya fokus pada inovasi teknologi, tetapi juga mempertimbangkan kuantitas armada dan kenyamanan pengguna.

“Saya harap kapasitas dan jumlah bus ditingkatkan, karena Koridor 5 ini rute vital bagi banyak orang, terutama mahasiswa,” ujarnya.

Hingga kini, jumlah dan jadwal peluncuran bus besar listrik belum dapat dipastikan. Masa transisi sendiri disebut sudah berjalan selama sepuluh hari, dan pihak MJT masih mencari skema pelayanan terbaik.

Meski sementara, transisi ini menjadi tanda awal perubahan arah transportasi publik di Bandung menuju sistem yang lebih ramah lingkungan. Namun, kesiapan infrastruktur dan adaptasi penumpang tetap menjadi tantangan utama yang harus terjawab dalam waktu dekat.

 

Penulis : Salwa Nabila Ayu
Editor : Alifia Pilar Alya Hasani, Fernaldhy Rossi Armanda

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

news-1701

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

ayowin

yakinjp id

maujp

maujp

sabung ayam online

sv388

taruhan bola online

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

118000526

118000527

118000528

118000529

118000530

118000531

118000532

118000533

118000534

118000535

118000536

118000537

118000538

118000539

118000540

118000541

118000542

118000543

118000544

118000545

118000546

118000547

118000548

118000549

118000550

118000551

118000552

118000553

118000554

118000555

118000556

118000557

118000558

118000559

118000560

118000561

118000562

118000563

118000564

118000565

118000566

118000567

118000568

118000569

118000570

118000571

118000572

118000573

118000574

118000575

118000576

118000577

118000578

118000579

118000580

118000581

118000582

118000583

118000584

118000585

118000586

118000587

118000588

118000589

118000590

118000591

118000592

118000593

118000594

118000595

118000596

118000597

118000598

118000599

118000600

128000591

128000592

128000593

128000594

128000595

128000596

128000597

128000598

128000599

128000600

128000601

128000602

128000603

128000604

128000605

128000606

128000607

128000608

128000609

128000610

128000611

128000612

128000613

128000614

128000615

128000616

128000617

128000618

128000619

128000620

128000621

128000622

128000623

128000624

128000625

128000626

128000627

128000628

128000629

128000630

128000631

128000632

128000633

128000634

128000635

128000636

128000637

128000638

128000639

128000640

128000641

128000642

128000643

128000644

128000645

128000646

128000647

128000648

128000649

128000650

128000651

128000652

128000653

128000654

128000655

128000656

128000657

128000658

128000659

128000660

128000661

128000662

128000663

128000664

128000665

138000421

138000422

138000423

138000424

138000425

208000266

208000267

208000268

208000269

208000270

208000271

208000272

208000273

208000274

208000275

208000276

208000277

208000278

208000279

208000280

208000281

208000282

208000283

208000284

208000285

208000286

208000287

208000288

208000289

208000290

208000291

208000292

208000293

208000294

208000295

208000296

208000297

208000298

208000299

208000300

208000301

208000302

208000303

208000304

208000305

208000306

208000307

208000308

208000309

208000310

208000311

208000312

208000313

208000314

208000315

208000316

208000317

208000318

208000319

208000320

208000321

208000322

208000323

208000324

208000325

208000326

208000327

208000328

208000329

208000330

208000331

208000332

208000333

208000334

208000335

208000336

208000337

208000338

208000339

208000340

news-1701