Jatinangor, 23 Mei 2026 – AIESEC in Universitas Padjadjaran menghadirkan Impact Circle 9.0, sebuah program pengembangan pemuda yang mengangkat tema “Step and Thrive: From Student to Founder”. Diselenggarakan secara offline di Aminda District Cafe, Jatinangor, acara ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memahami dunia kewirausahaan melalui sesi pembelajaran, diskusi, studi kasus, dan networking bersama para pelaku bisnis muda.
Sebagai bagian dari komitmen AIESEC dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), Impact Circle 9.0 berfokus pada SDG 8: Decent Work and Economic Growth. Melalui tema yang diusung, acara ini mendorong mahasiswa untuk mulai membangun pola pikir kewirausahaan sejak dini, mengembangkan keterampilan yang relevan dengan dunia kerja, serta memperoleh wawasan nyata mengenai perjalanan membangun bisnis dari para founder muda.
Impact Circle merupakan program satu hari yang dirancang untuk memberdayakan generasi muda melalui diskusi dan pembelajaran terhadap isu-isu sosial yang relevan. Tahun ini, acara berfokus pada bagaimana mahasiswa dapat mengambil langkah awal untuk mewujudkan ide menjadi sesuatu yang nyata melalui pengalaman dalam dunia kewirausahaan.
Acara dihadiri oleh sekitar 40 peserta yang berasal dari lima universitas berbeda, dengan mayoritas peserta berasal dari Universitas Padjadjaran. Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang menunjukkan tingginya minat generasi muda terhadap dunia bisnis dan pengembangan diri.
Sesi pertama dibawakan oleh Vito, Founder dan CEO PT Raps Maju Bersama, sebuah bisnis penjualan gaming items yang telah menjangkau lebih dari 182 ribu pengikut di media sosial. Dalam sesinya, Vito membagikan perspektif mengenai pentingnya membangun mentalitas seorang founder dan keberanian untuk mengambil langkah pertama.
Ia menekankan bahwa membangun bisnis juga adalah tentang kemampuan membangun relasi dan terus belajar.
“Dalam membangun bisnis, terdapat tiga fondasi utama: money, network, dan knowledge. Setidaknya, milikilah dua dari tiga hal tersebut untuk mulai melangkah,” ungkap Vito dalam sesi sharing.

Sesi berikutnya menghadirkan Rafly Satria dan Tarliya, Founder serta COO Taminum, sebuah brand minuman susu pasteurisasi asal Jatinangor yang didirikan oleh mahasiswa Universitas Padjadjaran. Berbeda dengan sesi sebelumnya yang berfokus pada pola pikir, sesi ini membahas berbagai aspek praktis dalam menjalankan bisnis, mulai dari memahami pasar dan mengembangkan operasional usaha secara berkelanjutan.
Selain seminar dan sesi tanya jawab, peserta juga mengikuti Focus Group Discussion (FGD) berbasis studi kasus bisnis yang dirancang untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan problem solving. Menariknya, sesi FGD didampingi oleh delapan founder muda dari berbagai sektor usaha, mulai dari food and beverage, jasa, creative business, serta gift and bouquet business. Kehadiran para founder sebagai fasilitator memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperoleh masukan langsung dari pelaku industri yang telah memiliki pengalaman membangun bisnis mereka sendiri.
Melalui pendekatan yang interaktif dan aplikatif, peserta tidak hanya memperoleh wawasan teoritis, tetapi juga kesempatan untuk menguji ide, berdiskusi, dan berkolaborasi dalam menyelesaikan tantangan bisnis yang diberikan selama kegiatan berlangsung.
Organizing Committee President Impact Circle 9.0, Fiana, menyampaikan bahwa salah satu hal yang paling berkesan dari acara ini adalah antusiasme peserta dalam mengeksplorasi dunia kewirausahaan dan terbukanya wawasan baru mengenai peluang yang dapat mereka ciptakan sejak masih menjadi mahasiswa.
“Melihat peserta semakin terbuka terhadap kemungkinan membangun bisnis sejak dini menjadi hal yang sangat berharga. Kami juga merasakan bagaimana para speaker dan fasilitator berhasil menciptakan lingkungan yang suportif dan mendorong peserta untuk berani mengambil langkah pertama mereka,” ujar Fiana.

Sebagai program tahunan AIESEC, Impact Circle terus menghadirkan ruang diskusi bagi generasi muda untuk memahami berbagai isu yang selaras dengan Sustainable Development Goals melalui tema yang berbeda setiap tahunnya. Melalui Impact Circle 9.0, AIESEC in Universitas Padjadjaran berharap semakin banyak mahasiswa yang terdorong untuk mengembangkan entrepreneurial mindset, serta menciptakan dampak positif melalui inovasi dan kewirausahaan.

Bagi mahasiswa dan generasi muda yang tertarik untuk terus mengembangkan potensi diri melalui pengalaman kepemimpinan, kewirausahaan, maupun kesempatan internasional, AIESEC in Universitas Padjadjaran mengajak untuk mengikuti berbagai program pengembangan diri yang akan datang. Informasi mengenai kegiatan, peluang pengembangan diri, serta program Global Volunteer dapat diakses melalui Instagram AIESEC in Unpad dan akun komunitas pemuda Jatinangor, @leadin.jatinangor. Karena langkah besar tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar, tetapi dari keberanian untuk mengambil kesempatan pertama dan terus bertumbuh bersama lingkungan yang tepat.
Tentang Kami
AIESEC adalah organisasi kepemudaan internasional yang bersifat independen, non-politik, dan non-profit, yang dikelola sepenuhnya oleh anak muda. Didirikan pada tahun 1948, AIESEC kini hadir di lebih dari 100 negara dan wilayah, dengan fokus utama pada pengembangan kepemimpinan pemuda melalui pengalaman lintas budaya, proyek sosial, dan program pengembangan diri. AIESEC berlandaskan pada nilai-nilai kepemimpinan, keberagaman, integritas, dan keberlanjutan, serta berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Informasi Kontak
Untuk informasi maupun kerjasama lebih lanjut mengenai AIESEC in Universitas Padjadjaran silahkan hubungi bagian External Relations AIESEC in Universitas Padjadjaran, melalui kontak berikut ini:
Peace Kenisha Shaia
Staff of Outreach
Telepon : +62 878-7476-0016
Email : hi.peacekenisha@gmail.com
SEO Keywords
- Impact Circle 9.0
- AIESEC in Universitas Padjadjaran
- AIESEC Unpad
- Seminar bisnis mahasiswa
- From Student to Founder
- Entrepreneurial mindset
- Kewirausahaan mahasiswa
- Founder muda Indonesia
- SDG 8 Decent Work and Economic Growth
- Business seminar Jatinangor
- Event mahasiswa Unpad
- Networking mahasiswa
- Youth empowerment
- Startup mahasiswa
- Pengembangan pemuda
Hashtags
#ImpactCircle9
#StepAndThrive
#FromStudentToFounder
#AIESECInUnpad
#AIESECIndonesia
#YouthLeadership
#Entrepreneurship
#StudentFounder
#SDG8
#DecentWorkAndEconomicGrowth
#YouthEmpowerment
#BusinessSeminar
#Jatinangor
#UniversitasPadjadjaran
#FutureFounders
