Berkiprah di Kancah Internasional, Cara Muhammad Fauzan Nabil Unjuk Gigi

Loading

Potret Muhammad Fauzan Nabil saat sedang menjadi delegasi resmi Indonesia di PBB Kenya (Foto: Dokumen Pribadi Muhammad Fauzan Nabil)

Jatinangor, Warta Kema Berkiprah di kancah internasional merupakan impian bagi semua orang, termasuk bagi seorang mahasiswa. Sebab, tak semua mahasiswa bisa memperoleh kesempatan tersebut, baik untuk melakukan studi, magang, pertukaran pelajar, atau sekadar mengikuti perlombaan.

Meski begitu, di Universitas Padjadjaran (Unpad), ada banyak mahasiswa yang punya kesempatan berkiprah di kancah internasional. Salah satunya adalah mahasiswa Program Studi Di Luar Kampus Utama (PSDKU) Unpad, tepatnya Program Studi Ilmu Komunikasi Kampus Pangandaran angkatan 2020, Muhammad Fauzan Nabil.

Saat ini, mahasiswa yang akrab disapa Ojan itu tengah menjadi delegasi resmi Indonesia di kantor cabang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Nairobi, Kenya. Ia akan menjadi delegasi resmi Indonesia hingga November 2023 mendatang.

Sebelum menjadi delegasi resmi Indonesia di PBB Kenya, Ojan juga pernah menjadi delegasi resmi Indonesia di ajang konferensi iklim, African Climate Summit (ACS) yang dihelat di Kenya pada 4 hingga 6 September 2023 lalu.

Sebagai delegasi Indonesia di ACS, Ojan bersama delegasi lainnya bertugas untuk membahas permasalahan iklim dan mencari solusinya. Oleh karena itu, dikatakan Ojan, ACS menjadi momen baik untuk memperlihatkan bahwa Indonesia peduli akan isu iklim yang ada di seluruh dunia, termasuk di Afrika.

“Ajang itu menjadi tempat di mana kita menunjukkan bahwa Indonesia, walaupun bukan bagian dari negara Afrika, (turut peduli) terhadap bagaimana perubahan iklim di seluruh dunia. Itu main idea-nya,” ungkap Ojan kepada Warta Kema pada Minggu (22/10).

Sudah aktif sejak maba

Potret Muhammad Fauzan Nabil saat sedang menjadi delegasi resmi Indonesia di ajang African Climate Summit (ACS) pada September lalu (Foto: Dokumen Pribadi Muhammad Fauzan Nabil)

Perjalanan Ojan untuk memperoleh kesempatan berkiprah di kancah internasional tentu bukan perkara mudah. Banyak proses yang harus dilewati sebelum dirinya memperoleh kesempatan yang bernilai tersebut.

Sejatinya, perjalanan Ojan untuk memperoleh kesempatan berkiprah di kancah internasional bermula sejak dirinya berstatus sebagai mahasiswa baru (maba). Sejak maba, Ojan mengaku telah mengikuti banyak kegiatan dan organisasi. 

“Hal-hal yang sudah saya kumpulkan sejak maba, itu menjadi CV dan portofolio bagi saya. Berbagai pengalaman yang saya lakukan, di mana saya aktif selama kuliah, itu juga menjadi bekal tersendiri bagi saya,” jelas Ojan.

Hingga akhirnya, Ojan memperoleh kesempatan untuk menjadi Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Koordinasi Daerah (Koorda) PSDKU Unpad Pangandaran pada 2022. Di organisasi tersebut, ia mengaku memperoleh banyak relasi lantaran bisa bergaul dan bertemu dengan orang-orang dari berbagai latar belakang.

Hal itulah yang kemudian memicu ambisi Ojan untuk memperluas pergaulan. Ia tak hanya ingin bergaul dengan orang-orang yang berasal dari satu organisasi, satu daerah, atau satu negara saja, tetapi juga berasal dari luar negeri.

Magang di KBRI Kenya

Ambisi Ojan itu pun terwujud pada Juli 2023 lalu. Saat itu, usai melalui proses seleksi yang ketat, ia memperoleh kesempatan untuk melakukan program magang di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Nairobi, Kenya.

Saat itu, ia  mendapat posisi sebagai salah satu staf di fungsi protokoler. Di posisi tersebut, ia bertugas mengawal kedatangan Presiden Indonesia Joko Widodo, beserta delegasinya saat mereka datang ke Kenya.

Namun, selain bertugas mengawal sang Presiden, di fungsi protokoler, Ojan juga pernah bertugas untuk mendokumentasikan kegiatan-kegiatan Presiden beserta delegasinya saat mereka datang ke Kenya. 

“Saya jadi fotografer official lah ya, untuk Presiden,” pungkasnya.

Pengalaman menjadi salah satu staf magang di KBRI Kenya akhirnya mengantarkan Ojan untuk memperoleh kesempatan yang lebih besar. Berkat pengalaman tersebut, Ojan dilirik pemerintah Indonesia untuk menjadi delegasi resmi di kantor PBB di Kenya, seperti yang tengah ia dilakukan saat ini.

Perjalanan Ojan untuk memperoleh kesempatan berkiprah di kancah internasional mungkin terlihat mengalir tanpa ada hambatan. Namun, sejatinya, ada banyak hambatan dan tantangan yang Ojan hadapi sebelum dirinya berada di posisi saat ini.

Sebelum memperoleh kesempatan magang di KBRI Kenya, Ojan mengaku telah lebih dulu mengirim lamaran magang ke 20 instansi dan perusahan yang ada di Indonesia.

Namun, apa boleh dikata. Lamaran Ojan ditolak mentah-mentah oleh semua perusahaan dan instansi tersebut. Hal itu terjadi lantaran IPK Ojan tidak memenuhi kualifikasi. Sebab, Ojan mengatakan bahwa IPK-nya hanya 2,80.

“Ditambah saya juga dari kampus PSDKU yang mungkin namanya pun belum terdengar di Unpad. Apalagi, di luar. Kampus Unpad PSDKU itu baru berdiri tahun 2016. Jadi, tidak ada yang mau menerima saya dari 20 lamaran saya,” jelas Ojan.

Meski begitu, Ojan tak lantas putus asa. Ia percaya bahwa Tuhan akan memberinya kesempatan yang lebih baik. Hal itu pun terwujud  saat Ojan memperoleh kesempatan untuk menjadi delegasi resmi Indonesia di berbagai ajang internasional.

Hingga  saat ini, sudah lebih dari lima kali Ojan berkesempatan untuk menjadi delegasi resmi Indonesia di ajang internasional, termasuk saat dirinya menjadi delegasi di PBB dan di ACS. 

“Sampai dengan hari ini, saya sudah menjadi delegasi Indonesia lebih dari lima kali,” ujarnya.

Oleh karena itu, Ojan berpesan kepada seluruh mahasiswa Unpad agar selalu memanfaatkan kesempatan yang ada. Berani mencoba dan jangan takut gagal, menjadi pesan utama Ojan kepada mahasiswa Unpad yang ingin berkiprah di kancah internasional seperti dirinya.

“Orang-orang itu kadang takut untuk mencoba. Kalau kalian enggak pernah nyoba, kalian enggak pernah tahu. Kalau kalian nyoba, ada kemungkinan kalian gagal. Tapi, kalau kalian enggak pernah mencoba sama sekali, kalian sudah pasti gagal,” pesan Ojan sebagai penutup.

 

Reporter: Ahmad D.R.P. Bagaskara

Editor: Khansa Nisrina Pangastuti

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *