Sejumlah Orang Melaksanakan Salat di Masjid Raya Unpad (Warta Kema/Haiqa Delonix Farid)

Warta Kema – Terjadinya pencurian barang-barang di Masjid Raya Unpad (MRU) yang merupakan tempat ibadah di institusi pendidikan meresahkan banyak pihak. Barang yang hilang pun beragam, mulai dari sepatu, sandal, dompet, tablet, handphone, hingga laptop. Kasus pencurian ini tidak hanya terjadi sekali, melainkan berkepanjangan.

Bagaimana Kejadian Ini Terjadi?

MLZ, mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB), kehilangan dompet yang berisi uang dan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM). NS, rekannya yang juga berasal dari FIB, kehilangan handphone, tablet, dan laptop. MLZ dan NS kehilangan barang pada 02/10/2024 di lantai dua MRU ketika suasana cukup ramai. Usai menunaikan salat asar (sekitar pukul tiga sore), barang berharga yang mereka letakkan di dalam tas mendadak hilang. Kecurigaan bermula saat NS merasa beban tasnya meringan, lalu menyarankan MLZ untuk melakukan pengecekan serupa. Setelah diperiksa, mereka mendapati barang-barang penunjang pendidikan mereka telah dicuri.

“Jadi, aku habis sholat, sih. Nah, aku naruh tas aku sama temen aku di belakang. Jadi, habis sholat itu kita ngobrol bentar. Pas ngeliat ke belakang, tas kita masih di sana. Cuman pas temen aku ngangkat tasnya, tiba-tiba tasnya, tuh, udah ringan. Karena sebenarnya, ya, yang lebih banyak kehilangan, tuh, temen aku. Karena temen aku itu kehilangan laptop, HP, sama tablet,” ujar MLZ.

Keduanya kemudian meminta Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) MRU memeriksa CCTV. Sayangnya, perangkat yang bisa menjadi petunjuk tersebut tidak berfungsi. Penanganan kasus MLZ dan NS mengalami kendala karena ketidakjelasan koordinasi antara DKM dan satuan pengaman (satpam). Akibatnya, kedua korban sempat kebingungan mencari bantuan. Hingga kini, barang-barang mereka masih belum ditemukan.

“Habis kehilangan itu, pastinya kita langsung nanya CCTV, ya. Katanya ada CCTV di MRU itu. Terus pas kita nanya ke DKM MRU-nya, katanya, tuh, CCTV-nya udah lama mati. Nah, kenapa, ya, padahal ini lingkungan kampus, masa CCTV mati, sih. Akhirnya kita nanya satpam juga. Satpamnya juga bilang, tanya DKM. Pokoknya kayak dibalik-balikin gitu, loh. Tanya DKM, tanya satpam. Tanya DKM, tanya satpam,” ungkap MLZ.

Pernyataan yang Kontradiktif dengan Realita 

F, staf DKM MRU, berkata bahwa mereka sudah mengadakan CCTV selama 2—3 bulan. Pernyataan ini kontradiktif dengan kesaksian MLZ dan NS yang kehilangan barang pada 2024.

“Dan upayanya sendiri dari DKM kemarin baru banget, sebelum bulan Ramadan itu ada pemasangan CCTV yang tersebar di berbagai penjuru masjid,” ucap F.

Usai diklarifikasi terkait dengan ketidaksesuaian kasus yang berlangsung pada 2024, F mengoreksi ucapannya bahwa CCTV di MRU tidak berfungsi dengan semestinya. Meski demikian, ia mengeklaim pihak DKM tetap berupaya melakukan pemantauan di area MRU.

“Tetapi, perlu diketahui juga bahwasannya dari pihak kami waktu dulu, meskipun ada CCTV, itu sebetulnya nggak jalan. Belum diperbaiki, lah, intinya. Terus begitu ada kejadian tersebut, sebetulnya dari kami juga selalu memantau,” jelas F.

F juga membenarkan masalah ketidakjelasan koordinasi antara DKM dan satpam terkait dengan mahasiswa yang membutuhkan bantuan. Namun, ia mengeklaim penanganan kali ini berbeda dari sebelumnya. Ruangan DKM dan monitor CCTV terletak di lantai dasar MRU. F menyatakan akan segera menindaklanjuti setiap permohonan pengecekan CCTV dari mahasiswa yang mengalami kehilangan barang.

“Perihal lemparan itu sebetulnya kalau dulu, sih, bisa dikatakan iya. Tapi, kalau sekarang begitu ada laporan ke kami, pengen cek CCTV, langsung kami ke sana untuk cek. Udah gitu aja sekarang karena sudah ada CCTV-nya,” kata F.

B, staf DKM MRU yang lain, memberikan pesan kepada mahasiswa yang berkunjung ke MRU. B mengimbau para mahasiswa untuk lebih waspada dan tidak lalai dalam menjaga barang bawaan. Menurutnya, mayoritas kasus kehilangan barang terjadi akibat keteledoran pemiliknya sendiri.

“Dijaga barang-barangnya, jangan sampai ceroboh dengan barang-barang bawaannya. Karena sebetulnya banyak yang kehilangan itu karena ceroboh, sih. Karena ceroboh, nggak bisa nyimpen dengan baik. Jadi, kalau misalkan bawa barang-barang berharga, disimpannya di tempat yang aman, dibawa terus, dipegang terus,” ujar B.

Pernyataan Resmi dan Rencana Baru PKBKKL 

Kusna, ketua Pusat Pengembangan Kampus Berkelanjutan serta Keselamatan dan Keamanan Lingkungan (PKBKKL), mengatakan bahwa laporan kehilangan barang secara umum telah masuk ke database mereka. Namun, kasus kehilangan barang di MRU baru didengarnya akhir-akhir ini. Ia mengaku tidak dapat memastikan apakah laporan pencurian tersebut memang tidak pernah ada atau sekadar tidak sampai ke telinganya.

“Jadi, satpam ada di bawah kami, di kantor kami. Nah, tapi yang di report (lapor) oleh kawan-kawan itu lebih banyak bukan di MRU. Tapi, di tempat parkir, tugas di jalan, terus kami menemukan dompet, itu diamankan. Selalu ada report. Tapi, kalau di MRU, perasaannya baru-baru ini, ya, saya mendengar. Nah, entah apakah itu memang informasinya tidak disampaikan ke satuan pengamanan kami, hanya di sekitar MRU saja, pengurus MRU saja, atau memang tidak terjadi, saya juga enggak tahu,” ujarnya.

Setelah dijabarkan kasus MLZ dan NS, Kusna menyatakan akan memperbarui Standard Operating Procedure (SOP) komunikasi dan membenahi sistem pelaporan agar tidak ada celah yang terputus. Seandainya terjadi hal serupa, mahasiswa dapat menghubungi PKBKKL melalui akun Instagram (@pk3l.unpad) atau langsung datang ke ruang PKBKKL di Gedung Rektorat lantai satu (sebelumnya dikenal sebagai Pusat Keselamatan, Keamanan, dan Ketertiban Lingkungan atau PK3L).

“Dari komunikasi, oke. Nanti saya coba cek lagi, ya. Mungkin saya juga harus memperbarui SOP komunikasi kami, ya,” ucap Kusna.

PKBKKL berencana membuat fitur panic button yang berfungsi untuk menyampaikan informasi secara langsung ke sistem mereka sehingga laporan dapat dicek secara berkala. Panic button mampu digunakan jika membutuhkan tindakan cepat. Misalnya, terjadi tindak kejahatan di lokasi X pada sore hari, maka panic button dapat ditekan. Indikator yang muncul berwarna merah, artinya PKBKKL harus bertindak sigap. Sistem ini akan ditanamkan di SAUNPAD sehingga siapa pun yang terhubung dengan Unpad access dan memerlukan bantuan bisa ditindaklanjuti oleh PKBKKL. Namun, ini rencana yang belum direalisasikan karena perlu menimbang pelbagai hal.

“Nah, sistem itu sedang kita coba gagas, tapi tentu tidak bisa langsung sehari jadi. Mereka harus ada komunikasi dengan pihak IT (information technology). Harus dibuat programnya, harus diterangkan dalam aplikasi. Saya harus membuat sistemnya, tidak hanya software maupun hardware, serta SDM-nya (sumber daya manusia). Di kami-nya harus siap juga dengan sistem seperti itu. Harapannya dengan sistem yang ajeg bisa membantu,” ungkap Kusna.

Tanggapan Mahasiswa Terkait dengan Pencurian di MRU

SNA, mahasiswa FIB, menyatakan keprihatinannya terhadap insiden pencurian yang terjadi di tempat ibadah dalam kawasan pendidikan. Berdasarkan unggahan yang beredar di media sosial, terdapat dugaan keterlibatan pihak eksternal dalam insiden ini. Unggahan tersebut memperkirakan bahwa pelaku adalah oknum yang kerap terlihat beraktivitas di sekitar lokasi kejadian.

“Menurut saya, ini (kasus pencurian) kurang baik, terutama (kejadian) itu (terjadi) di tempat ibadah di lingkungan terpelajar. Tapi, lingkungan MRU yang bisa dibilang terbuka bagi khalayak umum, memungkinkan orang-orang di luar Unpad menjadi pelaku. Karena sebelumnya saya pernah membaca di menfess atau di grup umum, ada yang pernah melihat kehilangan sepatu itu pelakunya anak-anak kecil yang suka ada di MRU. Tapi, enggak tahu benar atau enggak,” kata SNA.

Kemudian R, mahasiswa Fakultas Pertanian, berpikir bahwa barang pribadi adalah tanggung jawab masing-masing di mana pun mereka berada. Ia menekankan bahwa barang pribadi harus disimpan di tempat yang terjangkau oleh mata sebagai langkah preventif terhadap hal-hal yang tidak diinginkan.

“Walaupun emang ada satpam dan lain sebagainya, kan, tetap kayak kesadaran diri pribadi. Karena mereka nggak tahu juga itu barang siapa dan lain sebagainya. Kita yang harus lebih aware sebagai kita pemiliknya,” pesan R.

Penulis: Nabilah Dwi Anindya

Editor: Anindya Ratri Primaningtyas, Rofi Roudhiatin Dwi Andini, Fernaldhy Rossi Armanda

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

news-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

article 238000411

article 238000412

article 238000413

article 238000414

article 238000415

article 238000416

article 238000417

article 238000418

article 238000419

article 238000420

article 238000421

article 238000422

article 238000423

article 238000424

article 238000425

article 238000426

article 238000427

article 238000428

article 238000429

article 238000430

article 238000431

article 238000432

article 238000433

article 238000434

article 238000435

article 238000436

article 238000437

article 238000438

article 238000439

article 238000440

article 238000441

article 238000442

article 238000443

article 238000444

article 238000445

article 238000446

article 238000447

article 238000448

article 238000449

article 238000450

article 238000451

article 238000452

article 238000453

article 238000454

article 238000455

article 238000456

article 238000457

article 238000458

article 238000459

article 238000460

artikel 338000031

artikel 338000032

artikel 338000033

artikel 338000034

artikel 338000035

artikel 338000036

artikel 338000037

artikel 338000038

artikel 338000039

artikel 338000040

artikel 338000041

artikel 338000042

artikel 338000043

artikel 338000044

artikel 338000045

artikel 338000046

artikel 338000047

artikel 338000048

artikel 338000049

artikel 338000050

artikel 338000051

artikel 338000052

artikel 338000053

artikel 338000054

artikel 338000055

artikel 338000056

artikel 338000057

artikel 338000058

artikel 338000059

artikel 338000060

artikel 338000061

artikel 338000062

artikel 338000063

artikel 338000064

artikel 338000065

artikel 338000066

artikel 338000067

artikel 338000068

artikel 338000069

artikel 338000070

artikel 338000071

artikel 338000072

artikel 338000073

artikel 338000074

artikel 338000075

artikel 338000076

artikel 338000077

artikel 338000078

artikel 338000079

artikel 338000080

artikel 338000081

artikel 338000082

artikel 338000083

artikel 338000084

artikel 338000085

artikel 338000086

artikel 338000087

artikel 338000088

artikel 338000089

artikel 338000090

artikel 338000091

artikel 338000092

artikel 338000093

artikel 338000094

artikel 338000095

artikel 338000096

artikel 338000097

artikel 338000098

artikel 338000099

artikel 338000100

artikel 338000101

artikel 338000102

artikel 338000103

artikel 338000104

artikel 338000105

artikel 338000106

artikel 338000107

artikel 338000108

artikel 338000109

artikel 338000110

artikel 338000111

artikel 338000112

artikel 338000113

artikel 338000114

artikel 338000115

artikel 338000116

artikel 338000117

artikel 338000118

artikel 338000119

artikel 338000120

artikel 338000121

artikel 338000122

artikel 338000123

artikel 338000124

artikel 338000125

artikel 338000126

artikel 338000127

artikel 338000128

artikel 338000129

artikel 338000130

artikel 338000131

artikel 338000132

artikel 338000133

artikel 338000134

artikel 338000135

article 710000211

article 710000212

article 710000213

article 710000214

article 710000215

article 710000216

article 710000217

article 710000218

article 710000219

article 710000220

article 710000221

article 710000222

article 710000223

article 710000224

article 710000225

article 710000226

article 710000227

article 710000228

article 710000229

article 710000230

article 710000231

article 710000232

article 710000233

article 710000234

article 710000235

article 710000236

article 710000237

article 710000238

article 710000239

article 710000240

article 710000241

article 710000242

article 710000243

article 710000244

article 710000245

article 710000246

article 710000247

article 710000248

article 710000249

article 710000250

article 710000251

article 710000252

article 710000253

article 710000254

article 710000255

article 710000256

article 710000257

article 710000258

article 710000259

article 710000260

article 710000261

article 710000262

article 710000263

article 710000264

article 710000265

article 710000266

article 710000267

article 710000268

article 710000269

article 710000270

article 710000271

article 710000272

article 710000273

article 710000274

article 710000275

article 710000276

article 710000277

article 710000278

article 710000279

article 710000280

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

cuaca 898100176

cuaca 898100177

cuaca 898100178

cuaca 898100179

cuaca 898100180

cuaca 898100181

cuaca 898100182

cuaca 898100183

cuaca 898100184

cuaca 898100185

cuaca 898100186

cuaca 898100187

cuaca 898100188

cuaca 898100189

cuaca 898100190

cuaca 898100191

cuaca 898100192

cuaca 898100193

cuaca 898100194

cuaca 898100195

news-1701
content-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

psda 438000021

psda 438000022

psda 438000023

psda 438000024

psda 438000025

psda 438000026

psda 438000027

psda 438000028

psda 438000029

psda 438000030

psda 438000031

psda 438000032

psda 438000033

psda 438000034

psda 438000035

psda 438000036

psda 438000037

psda 438000038

psda 438000039

psda 438000040

psda 438000041

psda 438000042

psda 438000043

psda 438000044

psda 438000045

psda 438000046

psda 438000047

psda 438000048

psda 438000049

psda 438000050

psda 438000051

psda 438000052

psda 438000053

psda 438000054

psda 438000055

psda 438000056

psda 438000057

psda 438000058

psda 438000059

psda 438000060

psda 438000061

psda 438000062

psda 438000063

psda 438000064

psda 438000065

cuaca 638000086

cuaca 638000087

cuaca 638000088

cuaca 638000089

cuaca 638000090

cuaca 638000091

cuaca 638000092

cuaca 638000093

cuaca 638000094

cuaca 638000095

cuaca 638000096

cuaca 638000097

cuaca 638000098

cuaca 638000099

cuaca 638000100

article 710000101

article 710000102

article 710000103

article 710000104

article 710000105

article 710000106

article 710000107

article 710000108

article 710000109

article 710000110

article 710000111

article 710000112

article 710000113

article 710000114

article 710000115

article 710000116

article 710000117

article 710000118

article 710000119

article 710000120

article 710000121

article 710000122

article 710000123

article 710000124

article 710000125

article 710000126

article 710000127

article 710000128

article 710000129

article 710000130

article 710000131

article 710000132

article 710000133

article 710000134

article 710000135

article 710000136

article 710000137

article 710000138

article 710000139

article 710000140

article 999990036

article 999990037

article 999990038

article 999990039

article 999990040

article 999990041

article 999990042

article 999990043

article 999990044

article 999990045

article 999990046

article 999990047

article 999990048

article 999990049

article 999990050

article 999990051

article 999990052

article 999990053

article 999990054

article 999990055

article 999990056

article 999990057

article 999990058

article 999990059

article 999990060

article 999990061

article 999990062

article 999990063

article 999990064

article 999990065

cuaca 898100116

cuaca 898100117

cuaca 898100118

cuaca 898100119

cuaca 898100120

cuaca 898100121

cuaca 898100122

cuaca 898100123

cuaca 898100124

cuaca 898100125

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

article 868100071

article 868100072

article 868100073

article 868100074

article 868100075

article 868100076

article 868100077

article 868100078

article 868100079

article 868100080

article 868100081

article 868100082

article 868100083

article 868100084

article 868100085

article 868100086

article 868100087

article 868100088

article 868100089

article 868100090

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

article 328000646

article 328000647

article 328000648

article 328000649

article 328000650

article 328000651

article 328000652

article 328000653

article 328000654

article 328000655

article 328000656

article 328000657

article 328000658

article 328000659

article 328000660

content-1701