Pengendara melintas di palang Gerbang D saat pagi hari (Warta Kema/Niky Putri Rahmadhani)

Warta Kema – Sejak awal April 2026, Universitas Padjadjaran (Unpad) mulai menerapkan penyesuaian kebijakan akses keluar-masuk kampus yang turut melibatkan mitra ojek online (ojol) dan taksi online (taksol). Kebijakan ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan pada Selasa (07/04) antara pihak rektorat, Forum Aliansi Ojek Jatinangor, serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (Kema) Unpad.

Dalam kesepakatan tersebut, ojol diizinkan masuk melalui Gerbang D (Tugu Makalangan) dengan dua gerbang khusus yang disediakan. Sementara itu, ojol dan taksol diwajibkan keluar melalui Gerbang C (Bale Wilasa 1) serta menggunakan kartu e-money untuk mengakses gerbang. Kebijakan ini juga menetapkan batas waktu maksimal 15 menit bagi ojol dan taksol di dalam kawasan Unpad. Apabila melebihi batas waktu, akan dikenakan tarif tambahan.

Kepala Pusat Pengembangan Kampus Berkelanjutan serta Keselamatan dan Keamanan Lingkungan (PKBKKL) Unpad, Kusnahadi Susanto, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan hasil kompromi dari berbagai pihak setelah melalui proses diskusi dan uji coba. Ia mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil setelah melihat hasil uji coba di lapangan yang menunjukkan kepadatan tinggi di pagi hari.

“Awalnya teman-teman ojol meminta untuk masuk lewat gerbang bawah (Gerbang D). Kami beri uji coba lima hari untuk keluar-masuk lewat bawah, tapi ternyata di pagi hari sangat crowded. Akhirnya disepakati untuk masuk tetap lewat bawah, tapi keluar diarahkan ke atas (Gerbang C),” ujarnya.

Menurutnya, hal tersebut dilakukan untuk mengurai kepadatan yang kerap terjadi di Gerbang D saat jam sibuk di pagi hari. Hingga saat ini, tingkat kepatuhan terhadap kesepakatan tersebut dinilai cukup baik, meski belum sepenuhnya optimal. Ia juga menyebut bahwa masih ada pengendara yang menyesuaikan dengan kondisi di lapangan selama masa penerapan kebijakan ini.

“Ketika kemacetan di pagi hari, kami berharapnya ojol mau berela hati untuk keluar-masuk lewat Gerbang C supaya mengurangi crowded di jalur bawah. Sampai saat ini setiap hari saya monitor, baik lewat gerbang bawah atau gerbang atas, mungkin sekitar 60-70% diikuti aturannya oleh teman-teman ojol. Sisanya masih keluar lewat Gerbang B (Rumah Sakit Unpad), tapi masih kita maklumi,” lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa kebijakan ini masih berada dalam tahap evaluasi yang akan berlangsung selama tiga bulan sejak kesepakatan diberlakukan. Pihak Unpad akan terus memantau kondisi di lapangan dan berencana melakukan pertemuan lanjutan dengan mitra ojol untuk meninjau efektivitas kebijakan ini.

“Kami diberi waktu untuk mengevaluasi kebijakan ini sampai tiga bulan. Nanti ke depan akan kami bahas lagi bersama teman-teman ojol, melihat kondisi di lapangan dan data yang kami miliki, supaya mereka juga memahami situasinya,” tambahnya.

Akses Dibuka, Pengemudi Ojol Masih Hadapi Tantangan di Lapangan

Ahmad, salah satu pengemudi ojol, mengatakan bahwa sebelumnya ojol tidak diizinkan masuk melalui Gerbang D. Kebijakan baru ini dinilai sebagai langkah yang mulai mengakomodasi kebutuhan mereka meskipun belum sepenuhnya ideal.

“Awalnya gerbang bawah ngga boleh masuk untuk ojol, jadi banyak yang milih lawan arah. Oleh Unpad sempat dibolehkan keluar lewat bawah, tapi kemudian tidak diperbolehkan lagi. Sebenarnya diuntungkan karena bisa masuk lewat bawah, cuma keluarnya jadi agak jauh dan itu tidak sesuai dengan ongkos,” ujarnya.

Meski demikian, Ahmad tetap mengambil pesanan ke area Unpad meski ada konsekuensi tambahan dari kebijakan tersebut. Ia menilai pengaturan jalur keluar lebih jauh berdampak pada konsumsi bahan bakar sehingga turut memengaruhi efisiensi kerja pengemudi ojol.

“Saya tetap ambil orderan ke Unpad. Kalau memang rezekinya ke sana, ya diambil aja. Cuma karena keluarnya harus lewat atas, jadi bensinnya lebih banyak kepakai. Yang awalnya mungkin kurang satu liter, sekarang jadi lebih. Untuk keluar sebaiknya dibebaskan aja, ngga harus lewat atas terus. Lewat bawah ngga usah dipermasalahkan,” tambahnya.

Mahasiswa Soroti Kemacetan dan Kendala Teknis

Di sisi lain, implementasi kebijakan ini juga masih menimbulkan berbagai kendala bagi mahasiswa pengendara motor. Jaju, mahasiswa pengendara motor, mengaku perubahan jalur akses membuat waktu tempuhnya menjadi lebih lama.

“Aku yang awalnya naik motor bisa lewat gerbang bawah dan langsung masuk ke jalur soshum jadi terganggu. Aku jadi harus muter lewat atas dan itu membuat aku lama sampai ke Fikom (Fakultas Ilmu Komunikasi),” ujarnya.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa sistem pemindaian QR Code melalui aplikasi SAUNPAD juga dinilai kurang praktis. Proses pemindaian mengharuskan pengendara berhenti dan mengeluarkan ponsel yang dianggap memakan waktu dan memperpanjang antrean di gerbang. Kondisi ini berdampak pada kepadatan di titik-titik tertentu, seperti di kawasan Masjid Raya Unpad (MRU) yang menjadi pertemuan arus kendaraan dari arah berlawanan.

“Kalau aku lagi sendiri harus buka tas dan ambil HP itu bakal lama. Itu suka bikin macet di depan, padahal gerbangnya cuma ada empat. Kalau kelas pagi antreannya juga bisa mengular sampai ke belakang. Satpamnya, sih, ngebantu kalau ada kendala, tapi sama aja karena yang masuk banyak banget. Apalagi pas belok ke MRU itu banyak juga motor dan mobil dari arah atas, jadi aku takut ketabrak,” tambahnya.

Jaju menilai sistem pemindaian plat nomor kendaraan bisa menjadi solusi yang lebih praktis dan efisien untuk mempercepat akses masuk kampus. Ia berharap pihak Unpad dapat mempertimbangkan kembali penggunaan sistem pemindaian plat nomor kendaraan. Selain itu, ia juga mengusulkan penambahan gerbang di jalur sekitar Klinik Unpad atau Sekolah Vokasi.

“Waktu ada scan plat nomor itu, aku belum sempat coba sistemnya. Tapi kalau plat nya bisa kedetect dan bisa langsung masuk akan mempermudah sih, biar mahasiswa bisa langsung masuk tanpa scan QR. Atau di jalur sebelum vokasi itu bisa ditambah gerbang lagi biar lebih banyak gerbangnya,” tuturnya.

Masih Adanya Evaluasi Sistem dan Pengembangan Infrastruktur

Menanggapi usulan mahasiswa terkait penggunaan sistem pemindaian plat nomor, Kusnahadi menjelaskan bahwa sistem tersebut sempat diterapkan. Namun, meskipun sistem tersebut dinilai efektif untuk mempercepat akses dan pendataan kendaraan, berbagai kendala teknis masih ditemui.

“Kami sebenarnya ingin merancang sistem gerbang yang berbeda dari kampus lain. Awalnya saat demo ojol, ada banyak masukan. Akhirnya dipilih yang lebih mudah dulu, yaitu e-money dan QR Code. Sistem scan plat nomor sebelumnya itu bagus, tapi di lapangan tidak konsisten. Posisi plat motor kadang miring, terlalu atas, bahkan ada yang dicabut, jadi sulit terbaca,” jelasnya.

Selain itu, ia menyoroti kepadatan di kawasan MRU yang berpotensi membahayakan pengguna jalan. Ia menyebut penanganan difokuskan pada upaya untuk meningkatkan kewaspadaan pengendara, seperti pemasangan speed bump dan penambahan zebra cross. Sebagai langkah awal, rambu peringatan juga telah dipasang pada Senin (20/04).

“Khusus untuk pertemuan arus di MRU, kami melihat kendaraan dari bawah dan atas bertemu dengan kecepatan yang cukup tinggi. Jalurnya sempit, tidak memungkinkan dibuat bundaran. Jadi kami rencanakan pemasangan speed bump juga penambahan zebra cross agar pengendara lebih berhati-hati,” tambahnya.

Sebagai langkah tambahan, Unpad menempatkan petugas keamanan pada jam sibuk pagi hari. Namun, Kusnahadi mengakui bahwa upaya ini masih memiliki keterbatasan. Hal ini terjadi karena belum adanya pos penjagaan tetap di lokasi tersebut.

“Di pagi hari kami tempatkan satuan pengamanan dari sekitar jam 7 sampai setengah 9, tapi tidak bisa terus-menerus karena belum ada pos tetap. Ke depannya, kami berencana mengusulkan pembangunan pos satpam di sekitar shelter odong untuk pengaturan lalu lintas,” ujarnya.

Terkait usulan penambahan gerbang di area jalur Sekolah Vokasi, Kusnahadi menyatakan bahwa hal tersebut telah dipertimbangkan. Namun, belum dapat direalisasikan karena adanya keterbatasan fungsi ruang dan pertimbangan keselamatan pengguna di area tersebut.

“Di jalur Sekolah Vokasi itu ada klinik dan jalur pedestrian. Kalau dijadikan akses kendaraan, justru bisa mengganggu pejalan kaki dan pasien. Jalurnya sudah terbentuk seperti sekarang dan tidak worth it untuk membuat jalur baru,” ujarnya.

Sebagai alternatif, pihak Unpad tengah merancang modifikasi pada gerbang yang ada, khususnya di Gerbang B untuk mengurangi kepadatan saat jam sibuk. Namun, pengembangan dilakukan bertahap karena keterbatasan tim dan dikerjakan secara mandiri oleh pihak Unpad.

“Gerbang ini kami kembangkan sendiri, jadi tidak bisa dilakukan secara cepat atau serempak. Di Gerbang B sendiri masih ada kendala, terutama saat peak hours yang menyebabkan kemacetan. Ke depannya desain gerbang akan dimodifikasi agar tidak hanya dua jalur keluar, tapi bisa lebih banyak. Tapi itu masih menunggu kesiapan tim di lapangan,” jelasnya.

Kusnahadi menegaskan komitmennya untuk menghadirkan sistem yang tidak hanya tertib dan aman, tetapi juga inklusif bagi sivitas akademika maupun masyarakat sekitar. Ia menekankan bahwa Unpad harus tetap membuka ruang bagi semua pihak. Namun, keselamatan dan keberlanjutan lingkungan tetap menjadi perhatian utama.

“Unpad diamanahi untuk inklusif, tidak hanya dengan mahasiswa, tetapi juga masyarakat. Kita ingin memberikan ruang luas untuk masyarakat. Lima tahun ke depan akan terus inklusif karena jati diri Padjadjaran juga bina lingkungan,” ujarnya.

Penulis : Hilma Nurul Adzkia

Editor : Fernaldhy Rossi Armanda, Anindya Ratri Primaningtyas, Rofi Roudhiatin Dwi Andini.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

news-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

article 0000301

article 0000302

article 0000303

article 0000304

article 0000305

article 0000306

article 0000307

article 0000308

article 0000309

article 0000310

article 0000311

article 0000312

article 0000313

article 0000314

article 0000315

article 0000316

article 0000317

article 0000318

article 0000319

article 0000320

article 0000321

article 0000322

article 0000323

article 0000324

article 0000325

article 0000326

article 0000327

article 0000328

article 0000329

article 0000330

article 0000331

article 0000332

article 0000333

article 0000334

article 0000335

article 0000336

article 0000337

article 0000338

article 0000339

article 0000340

article 0000341

article 0000342

article 0000343

article 0000344

article 0000345

article 0000346

article 0000347

article 0000348

article 0000349

article 0000350

article 0000351

article 0000352

article 0000353

article 0000354

article 0000355

article 0000356

article 0000357

article 0000358

article 0000359

article 0000360

article 0000361

article 0000362

article 0000363

article 0000364

article 0000365

article 0000366

article 0000367

article 0000368

article 0000369

article 0000370

article 0000371

article 0000372

article 0000373

article 0000374

article 0000375

article 2990296

article 2990297

article 2990298

article 2990299

article 2990300

article 2990301

article 2990302

article 2990303

article 2990304

article 2990305

article 2990306

article 2990307

article 2990308

article 2990309

article 2990310

article 2990311

article 2990312

article 2990313

article 2990314

article 2990315

article 2990316

article 2990317

article 2990318

article 2990319

article 2990320

article 2990321

article 2990322

article 2990323

article 2990324

article 2990325

article 2990326

article 2990327

article 2990328

article 2990329

article 2990330

article 2990331

article 2990332

article 2990333

article 2990334

article 2990335

article 2990336

article 2990337

article 2990338

article 2990339

article 2990340

article 2990341

article 2990342

article 2990343

article 2990344

article 2990345

article 2990346

article 2990347

article 2990348

article 2990349

article 2990350

article 2990351

article 2990352

article 2990353

article 2990354

article 2990355

article 2990356

article 2990357

article 2990358

article 2990359

article 2990360

article 2990361

article 2990362

article 2990363

article 2990364

article 2990365

article 2990366

article 2990367

article 2990368

article 2990369

article 2990370

article 2990371

article 2990372

article 2990373

article 2990374

article 2990375

article 2990376

article 2990377

article 2990378

article 2990379

article 2990380

article 2990381

article 2990382

article 2990383

article 2990384

article 2990385

article 2990386

article 2990387

article 2990388

article 2990389

article 2990390

article 2990391

article 2990392

article 2990393

article 2990394

article 2990395

article 2990396

article 2990397

article 2990398

article 2990399

article 2990400

article 2990401

article 2990402

article 2990403

article 2990404

article 2990405

article 2990406

article 2990407

article 2990408

article 2990409

article 2990410

article 2990411

article 2990412

article 2990413

article 2990414

article 2990415

article 2000246

article 2000247

article 2000248

article 2000249

article 2000250

article 2000251

article 2000252

article 2000253

article 2000254

article 2000255

article 2000256

article 2000257

article 2000258

article 2000259

article 2000260

article 2000261

article 2000262

article 2000263

article 2000264

article 2000265

article 2000266

article 2000267

article 2000268

article 2000269

article 2000270

article 2000271

article 2000272

article 2000273

article 2000274

article 2000275

article 5500181

article 5500182

article 5500183

article 5500184

article 5500185

article 5500186

article 5500187

article 5500188

article 5500189

article 5500190

article 5500191

article 5500192

article 5500193

article 5500194

article 5500195

article 5500196

article 5500197

article 5500198

article 5500199

article 5500200

article 5500201

article 5500202

article 5500203

article 5500204

article 5500205

article 5500206

article 5500207

article 5500208

article 5500209

article 5500210

article 5500211

article 5500212

article 5500213

article 5500214

article 5500215

article 5500216

article 5500217

article 5500218

article 5500219

article 5500220

article 5500221

article 5500222

article 5500223

article 5500224

article 5500225

article 5500226

article 5500227

article 5500228

article 5500229

article 5500230

article 5500231

article 5500232

article 5500233

article 5500234

article 5500235

article 5500236

article 5500237

article 5500238

article 5500239

article 5500240

article 5500241

article 5500242

article 5500243

article 5500244

article 5500245

article 5500246

article 5500247

article 5500248

article 5500249

article 5500250

article 5500251

article 5500252

article 5500253

article 5500254

article 5500255

article 838000468

article 838000469

article 838000470

article 838000471

article 838000472

article 838000473

article 838000474

article 838000475

article 838000476

article 838000477

article 838000478

article 838000479

article 838000480

article 838000481

article 838000482

article 838000483

article 838000484

article 838000485

article 838000486

article 838000487

article 838000488

article 838000489

article 838000490

article 838000491

article 838000492

article 838000493

article 838000494

article 838000495

article 838000496

article 838000497

article 9998000441

article 9998000442

article 9998000443

article 9998000444

article 9998000445

article 9998000446

article 9998000447

article 9998000448

article 9998000449

article 9998000450

article 9998000451

article 9998000452

article 9998000453

article 9998000454

article 9998000455

article 9998000456

article 9998000457

article 9998000458

article 9998000459

article 9998000460

article 9998000461

article 9998000462

article 9998000463

article 9998000464

article 9998000465

article 9998000466

article 9998000467

article 9998000468

article 9998000469

article 9998000470

article 9998000471

article 9998000472

article 9998000473

article 9998000474

article 9998000475

article 9998000476

article 9998000477

article 9998000478

article 9998000479

article 9998000480

article 9998000481

article 9998000482

article 9998000483

article 9998000484

article 9998000485

article 9998000486

article 9998000487

article 9998000488

article 9998000489

article 9998000490

article 9998000491

article 9998000492

article 9998000493

article 9998000494

article 9998000495

article 9998000496

article 9998000497

article 9998000498

article 9998000499

article 9998000500

news-1701
content-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

psda 438000021

psda 438000022

psda 438000023

psda 438000024

psda 438000025

psda 438000026

psda 438000027

psda 438000028

psda 438000029

psda 438000030

psda 438000031

psda 438000032

psda 438000033

psda 438000034

psda 438000035

psda 438000036

psda 438000037

psda 438000038

psda 438000039

psda 438000040

psda 438000041

psda 438000042

psda 438000043

psda 438000044

psda 438000045

psda 438000046

psda 438000047

psda 438000048

psda 438000049

psda 438000050

psda 438000051

psda 438000052

psda 438000053

psda 438000054

psda 438000055

psda 438000056

psda 438000057

psda 438000058

psda 438000059

psda 438000060

psda 438000061

psda 438000062

psda 438000063

psda 438000064

psda 438000065

cuaca 638000086

cuaca 638000087

cuaca 638000088

cuaca 638000089

cuaca 638000090

cuaca 638000091

cuaca 638000092

cuaca 638000093

cuaca 638000094

cuaca 638000095

cuaca 638000096

cuaca 638000097

cuaca 638000098

cuaca 638000099

cuaca 638000100

article 710000101

article 710000102

article 710000103

article 710000104

article 710000105

article 710000106

article 710000107

article 710000108

article 710000109

article 710000110

article 710000111

article 710000112

article 710000113

article 710000114

article 710000115

article 710000116

article 710000117

article 710000118

article 710000119

article 710000120

article 710000121

article 710000122

article 710000123

article 710000124

article 710000125

article 710000126

article 710000127

article 710000128

article 710000129

article 710000130

article 710000131

article 710000132

article 710000133

article 710000134

article 710000135

article 710000136

article 710000137

article 710000138

article 710000139

article 710000140

article 999990036

article 999990037

article 999990038

article 999990039

article 999990040

article 999990041

article 999990042

article 999990043

article 999990044

article 999990045

article 999990046

article 999990047

article 999990048

article 999990049

article 999990050

article 999990051

article 999990052

article 999990053

article 999990054

article 999990055

article 999990056

article 999990057

article 999990058

article 999990059

article 999990060

article 999990061

article 999990062

article 999990063

article 999990064

article 999990065

cuaca 898100116

cuaca 898100117

cuaca 898100118

cuaca 898100119

cuaca 898100120

cuaca 898100121

cuaca 898100122

cuaca 898100123

cuaca 898100124

cuaca 898100125

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

article 868100071

article 868100072

article 868100073

article 868100074

article 868100075

article 868100076

article 868100077

article 868100078

article 868100079

article 868100080

article 868100081

article 868100082

article 868100083

article 868100084

article 868100085

article 868100086

article 868100087

article 868100088

article 868100089

article 868100090

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

article 328000646

article 328000647

article 328000648

article 328000649

article 328000650

article 328000651

article 328000652

article 328000653

article 328000654

article 328000655

article 328000656

article 328000657

article 328000658

article 328000659

article 328000660

content-1701