Pemaparan grand design #DekatDenganKita di Auditorium Moestopo (Warta Kema/Niky Putri Rahmadhani)

Warta Kema – Pemilihan Raya Mahasiswa (Prama) Universitas Padjadjaran (Unpad) 2026 telah memasuki tahap uji publik terbuka. Uji publik terbuka pasangan Calon Ketua dan Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (Kema) Unpad 2026 dilaksanakan di Auditorium Moestopo, Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad pada Senin (12/05).

Harits Raihan Rafi Nugraha selaku Calon Ketua BEM Kema Unpad 2026 berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis angkatan 2022. Kemudian Bhiva Diaz Birawan sebagai Calon Wakil Ketua BEM Kema Unpad 2026 berasal dari Fakultas Peternakan angkatan 2022. Pada uji publik terbuka, pasangan calon (paslon) “Harits-Bhiva” memaparkan grand design #DekatDenganKita yang memuat alur gerak kepemimpinan mereka.

Visi dan Misi Harits-Bhiva

Mereka mengusung visi sebagai teman yang mengakselerasi cita Padjadjaran. Berikut ini penjelasan singkat visi mereka:

1. Teman

Komitmen relasional yang menempatkan BEM Kema Unpad untuk hadir berdampingan sebagai sosok yang mendengar sebelum berbicara dan memahami sebelum bertindak.

2. Akselerasi

Daya kebersamaan untuk memastikan setiap gagasan, keresahan, dan potensi mahasiswa menemukan ruang untuk tumbuh dan berdaya.

3. Cita Padjadjaran

Harapan kolektif untuk menghadirkan Kema Unpad sebagai insan berwawasan luas yang menebar kebermanfaatan melalui gagasan, perjuangan, dan karya.

Adapun misi Harits-Bhiva sebagai berikut:

1. Teman gagas

BEM Kema Unpad 2026 menjadi lembaga yang mendukung pertukaran gagasan yang kritis, peka terhadap kebutuhan, dan berpihak pada pertumbuhan mahasiswa di lingkungan kampus.

2. Teman juang

BEM Kema Unpad 2026 menjadi rekan progresif dalam memperjuangkan keresahan dan membawa keberdampakan.

3. Teman karya

BEM Kema Unpad 2026 menjadi inisiator dan kolaborator aktualisasi Kema Unpad untuk mengaktualisasikan diri dalam lingkup seni, budaya, entrepreneur, dan ruang bentuk regenerasi yang berkelanjutan.

Program Kerja Unggulan Grand Design #DekatDenganKita

1. Satu Hari Bersama Bapak

Forum dialektika terbuka antara mahasiswa dan pimpinan rektorat sebagai mitra sejajar untuk menguji kebijakan institusi.

2. Nongkrong Gagas

Program pertukaran pikiran, penyampaian keresahan, dan pembicaraan berbagai isu di lingkungan fakultas masing-masing.

3. Sekolah Advokasi Padjadjaran

Program untuk Kema Unpad yang ingin belajar cara memperjuangkan hak, kebutuhan, dan kesejahteraan mahasiswa secara mandiri maupun kolektif berupa workshop advokasi dan safari.

4. BIG FORCE! Festival

Program hiburan tahunan, sekaligus simpul interaksi yang menjaring berbagai potensi Kema Unpad.

5. Putra Putri Padjadjaran

Program pemilihan duta kampus yang dirancang untuk mencari dan merekognisi mahasiswa terbaik di Unpad.

6. Market Town

Program yang memfasilitasi semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa.

Regenerasi dan Kaderisasi Dipertanyakan

Mohamad Haikal Febrian Syah, Ketua BEM Kema Unpad 2023 sebagai panelis 1, menyorot ketiadaan tema regenerasi dan kaderisasi dalam grand design Harits-Bhiva. Ia mempertanyakan daya tarik paslon itu. Menanggapi hal tersebut, Harits berencana mengadakan program workshop bersertifikasi untuk Kema.

“Pada hari ini, kami memberikan penawaran atau daya tarik workshop bersertifikasi untuk dapat menunjang temen-temen nantinya melanjutkan untuk dua tahun ke depannya,” kata Harits.

Haikal mengatakan bahwa Ketua dan Wakil Ketua BEM Kema Unpad sebelumnya pun telah berkomitmen akan demisioner pada bulan Desember atau regenerasi kepemimpinan. Namun, komitmen itu tidak terealisasikan. Haikal memberikan kesempatan pada paslon untuk menjabarkan cara mereka demisioner tepat waktu dengan semua program kerja yang terlaksana. Harits menyatakan fokus mereka ada pada rancangan besar dan penuntasan tugas.

“Fokus rancangan besar kami adalah menuntaskan tugas yang ada. Yang harus dijaga adalah penggabungan komunikasi atau maksud saya adalah BEM Fakultas agar punya fokus yang sama untuk mengenai Desember demis ini agar harapan kami, bulan Desember itu bukan selesai, tapi tuntas dengan segala kewajibannya, dengan proses regenerasinya,” ucap Harits.

Haikal kembali memberikan kesempatan pada paslon untuk menjelaskan isu terkait dengan kaderisasi. Kemudian paslon itu menyatakan hendak mengembalikan semangat lama kaderisasi Penerimaan Raya Mahasiswa Baru (Prabu) Unpad yang sempat hilang. Mereka bermaksud membuat jadwal dan kegiatan yang bisa menjadi wadah mahasiswa baru lebih berani berekspresi. Harits-Bhiva akan memikirkan cara agar keunikan tiap fakultas dapat terlihat.

“Kita fokuskan pada tahun ini untuk bisa kembali ke iklim yang sudah lama berbeda. Ngomongin soal timeline, bagaimana ruang-ruang tersebut bisa mengoptimalkan ruang aktualisasi, keberanian dari teman-teman. Yang paling bermasalah soal kaderisasi tahun ini adalah gerbangnya. Gerbang tersebut adalah gerbang imaji utama mahasiswa baru melihat seluruh Unpad dan isinya. Kami akan coba menjelaskan hal tersebut agar yang dibangun oleh teman-teman dapat menunjukkan elemen dan karakteristik tiap fakultasnya,” jelas Harits.

Apatis dan Individualis? Haikal: Kema Harusnya Marah

Harits menyebut nilai-nilai yang beredar di Kema memudar oleh individualisme dan apatisme ketika memaparkan salindia grand design #DekatDenganKita. Oleh sebab itu, mereka mendesak Kema untuk kembali ke cita Padjadjaran, yaitu kebersamaan.

“Di tengah memudarnya semangat kebersamaan yang dahulu menjadi denyut utama Padjadjaran, muncul kebutuhan mendesak untuk kembali merawat nilai-nilai yang menyatukan kita sebagai komunitas, yaitu cita Padjadjaran. Adapun beberapa poin yang kami highlight dari kondisi ideal yang ada, pertama, nilai kebersamaan kian memudar, tergeser oleh individualisme dan apatisme,” ucap Bhiva.

Haikal mempersoalkan pernyataan tersebut. Ia mengaku terkejut dan meminta pertanggungjawaban atas tuturan Bhiva.

“Saya rasa Kema Unpad hari ini harus marah sama paslon ini. Secara jelas mereka menyebutkan Kema individualisme dan apatis. Bagaimana cara teman-teman mempertanggungjawabkan skenario tersebut?” tanya Haikal.

Menurut Bhiva, pernyataannya bukan bermaksud menyalahkan Kema, melainkan upaya meningkatkan kesadaran bersama. Ia juga menilai bahwa setiap Kema memiliki kewenangan untuk tidak bersikap individualis dan apatis.

“Sebenarnya rasa individualis dan apatis itu tidak salah karena itu merupakan output dan kami berbicara di sini bukan berarti menyalahkan Kema, tapi kami ingin raising awareness. Teman-teman Kema bisa lebih berkompromis kembali, lebih bersedia bersama-sama, mengaktualisasi dirinya. Setiap Kema itu memiliki hak, gagasan untuk tidak menjadi individualis dan apatis,” ungkap Bhiva.

Framework BEM Kema Unpad Versi Harits-Bhiva

Salah satu Kema Unpad menanyakan perihal framework atau kerangka kerja kepengurusan BEM Kema Unpad 2026 agar tata kelola dan akuntabilitas organisasi dapat dipertanggungjawabkan oleh seluruh anggota.

Menurut Harits, implementasi framework lebih penting daripada sistem itu sendiri. Ia menilai penerapannya harus terintegrasi dengan baik, mulai dari alur kerja, evaluasi kinerja, hingga profesionalisme anggota.

“Yang lebih penting dalam framework itu adalah pelaksanaannya. Bagaimana framework diadopsi dalam industri dapat juga diintegrasi dalam bentuk organisasi. SPI (Surat Penjamin Internal) pada tahun ini harus lebih optimal, lebih targeted, nggak harus ngomongin soal ABCDE, tapi harus ngomongin soal tata kelola, etik yang harus dijaga. Penyederhanaan itu perlu agar terimplementasi,” jelas Harits.

Program Gagasan Dinilai Belum Menawarkan Pembaruan

Rhido Anwari Aripin, panelis 2, menyoroti program unggulan paslon berupa ruang gagasan yang diartikan sebagai ruang publik. Menurut Rhido, ruang publik pada dasarnya memang dibuka seluas-luasnya bagi mahasiswa tanpa batasan. Ia mempertanyakan letak kebaruan yang ditawarkan Harits-Bhiva melalui program tersebut, mengingat ruang publik dinilai serupa dengan periode sebelumnya.

“Terkait nongkrong gagasan, kalau tidak salah ingat, dari tahun Vincent (2025/2026), tahun saya (2024/2025), dan tahun Haikal (2023) juga, ruang partisipasi itu juga dibuka seluas-luasnya. Tidak ada yang dibatasi untuk Kema Unpad. Nah, lantas apa yang membedakan?” tanya Rhido.

Menanggapi hal tersebut, Harits menjelaskan bahwa program ruang gagasan lebih baik dirancang dengan pendekatan yang lebih inklusif dan ringan. Menurutnya, hal ini bertujuan agar diskusi dapat dijangkau oleh mahasiswa yang memiliki beban pikiran berbeda-beda.

“Yang kami tawarkan tahun ini, (program ruang gagasan) jauh lebih fun. Agar bisa menjangkau berbagai orang yang mungkin punya beban pikiran atau akademik yang berbeda,” ujar Harits.

Harits menambahkan bahwa pendekatan kolaboratif diperlukan untuk memahami kondisi serta keresahan masing-masing fakultas. Ia menilai keterlibatan aktif BEM setiap fakultas dapat membantu proses eskalasi isu ke stakeholder yang lebih luas.

“Tujuannya agar kita bisa tahu kondisi BEM Kema dan Fakultas. Apa yang menjadi keresahan dan kita bisa eskalasi lebih lanjut. Ngomongin soal eskalasi apa pun, itu akan sangat berat kalau adanya kesadaran kolektif yang fakultasnya itu juga tidak terbangun,” tambah Harits.

Perbedaan Ideologi dan Ruang Aman Mahasiswa

Fallujah Putria Faisal, panelis 3, menyoroti gagasan safe space atau ruang aman yang diusung oleh Harits-Bhiva. Ia mempertanyakan cara paslon akan mengelola keberagaman pandangan ideologis di lingkungan Unpad, mengingat perbedaan perspektif antarorganisasi maupun kelompok mahasiswa merupakan hal yang tidak terhindarkan.

“Bagaimana kalau ada diskusi menyangkut suatu isu yang sensitif dan lain sebagainya? Bagaimana suatu saat bisa terjadi perbedaan pandangan, bagaimana kemudian teman-teman mengkombinasikan perbedaan ideologi tersebut, sampai pada akhirnya gagasan demokrasi deliberatif itu tercipta dan menjadi ruang aman bagi siapa pun yang membicarakan ideologinya di ruang publik tersebut,” ucap Fallujah.

Menanggapi hal tersebut, Harits menilai perbedaan pandangan tidak perlu dipaksakan untuk disatukan. Menurutnya, hal yang lebih penting adalah memastikan setiap gagasan tetap memiliki ruang untuk disampaikan tanpa tekanan sosial maupun intimidasi.

“Kalo ngomongin soal menyatukan, harusnya itu tak perlu disatukan. Itu harus tetap dikeluarkan agar bisa ada perbedaan jelas di antara semua, apa yang jadi keragaman masing-masing. Karena bagi kami, mungkin teman-teman mulai gagap menghadapi perbedaan, karena setiap ada yang berbeda itu langsung punya tekanan tersendiri,” ujar Harits.

Kemudian, Fallujah mengarahkan diskusi pada isu kelompok marginal dan keberagaman gender di lingkungan kampus. Ia menilai ruang aman perlu memastikan seluruh mahasiswa dapat mengekspresikan dirinya secara nyaman dalam diskursus publik.

“Bagaimana kang Harits dan kang Bhiva memandang kehadiran perbedaan gender dan juga kelompok marginal yang ada di Unpad itu sendiri agar mereka bisa punya ruang aman untuk mengekspresikan dirinya,” tanya Fallujah.

Menanggapi hal tersebut, Harits menegaskan bahwa diskriminasi dalam bentuk apa pun tidak dapat dibenarkan. Ia juga menilai organisasi mahasiswa perlu menghadirkan ruang aman bagi seluruh mahasiswa.

“Apa pun alasannya, diskriminasi itu hal yang gak bisa dibenarkan. Oleh karenanya, yang harus dipastikan adalah bisa memberikan ruang ruang aman tersebut,” tegas Harits.

Representasi Gender dan Budaya Organisasi Inklusif

Selanjutnya, Fallujah juga menyoroti isu representasi perempuan dalam kepemimpinan organisasi mahasiswa. Ia mempertanyakan komitmen paslon terhadap pembahasan gender dan ketimpangan yang dinilai belum terlihat jelas dalam grand design mereka.

“Kalau memang teman-teman mau menjadi inklusif, tentu harus membicarakan adanya ketimpangan gender di dalam masyarakat. Tapi, enggak ada satu kata mengenai perempuan dan gender pun hanya dijelaskan dalam perbedaan latar belakang sosial aja (di grand design),” tegas Fallujah.

Merespon pernyataan tersebut, Bhiva menjelaskan bahwa dirinya dan Harits tidak menentukan pasangan maupun tim berdasarkan gender. Menurutnya, pertimbangan utama yang digunakan adalah kapasitas individu dan kemampuan yang dimiliki.

“Kita memetakan bahwasanya siapa saja sosok-sosok penting yang bisa membawa kemampuan lebih baik tanpa membedakan mana laki-laki dan mana perempuan,” ujar Bhiva.

Fallujah turut menyoroti budaya organisasi yang masih berpotensi melanggengkan candaan seksis dan stereotipe gender. Ia menilai organisasi perlu lebih peka dalam menciptakan lingkungan yang nyaman bagi seluruh anggota.

“Banyak sekali perempuan yang merasa ketika mereka berada dalam suatu diskusi tertentu, ada bercandaan bercandaan seksis yang mungkin terlontar tanpa sengaja,” ucap Fallujah.

Merespons hal tersebut, Harits menekankan pentingnya kode etik untuk mencegah perilaku diskriminatif. Ia menegaskan bahwa organisasi tidak seharusnya memberi ruang bagi tindakan maupun ucapan yang tidak pantas.

“Karena tidak pantas hal itu dilakukan, bahkan di luar organisasi pun tidak akan sebenarnya. Kalau seandainya terlontar, maka ada konsekuensi yang menanti,” tegas Harits.

Keyakinan Harits-Bhiva untuk Maju di Tengah Krisis Kepercayaan

Sebagai penutup pembahasan, Rhido mempertanyakan keyakinan Harits-Bhiva untuk maju sebagai paslon Ketua dan Wakil Ketua BEM Kema Unpad. Pertanyaan tersebut muncul setelah diskusi mengenai program kerja dan berbagai tantangan organisasi mahasiswa.

“Kenapa Kang Harits dan juga Kang Bhiva itu sangat yakin untuk naik menjadi kabem (Ketua BEM) dan wakabem (Wakil Ketua BEM) Kema Unpad?” tanya Rhido.

Menanggapi hal tersebut, Harits mengakui adanya krisis kepercayaan di lingkungan organisasi mahasiswa yang dinilai menghambat keberanian untuk mengambil peran. Meski dihadapkan dengan berbagai keterbatasan, ia menegaskan tetap maju dengan keyakinan bahwa masih ada hal yang dapat diusahakan bersama.

“Pertama, melihat kondisi kita pada hari ini yang krisis kepercayaan antara satu sama lain, tentu kami hadir di sini dengan segala keterbatasannya. Namun, kami selalu yakin masih selalu ada hal yang bisa diusahakan, masih ada mimpi yang harus diciptakan. Makanya, kami hadir pada hari ini dengan penuh keyakinan,” tegas Harits.

Bhiva menambahkan bahwa dirinya dan Harits bukanlah sosok ideal, melainkan masih memiliki kekurangan. Ia juga memahami besarnya tanggung jawab sebagai pemimpin BEM Kema Unpad. Namun, ia menegaskan keputusan mereka maju didasari keyakinan bahwa harapan mahasiswa masih ada dan BEM Kema Unpad membutuhkan pemimpin yang empati.

“Sebenarnya tidak ada sesuatu yang ideal itu. Kami juga meyakini adanya kekurangan dari kami. Kami juga paham BEM Kema Unpad tanggung jawabnya besar. Tapi kami tahu, harapan Kema Unpad itu masih ada. Kami sangat yakin bahwasanya BEM Kema Unpad itu memang harus dipimpin oleh pemimpin yang memiliki empati,” tambah Bhiva.

Penulis: Nabilah Dwi Anindya, Ariesta Maulidyah Mutiara Tsani

Editor: Anindya Ratri Primaningtyas, Rofi Roudhiatin Dwi Andini, Fernaldhy Rossi Armanda

Authors

Leave a Reply

news-1701

yakinjp

yakinjp

maujp

TOTOMACAU

sabung ayam online

sabung ayam online

sabung ayam online

sabung ayam online

article 48666670061

article 48666670062

article 48666670063

article 48666670064

article 48666670065

article 48666670066

article 48666670067

article 48666670068

article 48666670069

article 48666670070

article 48666670071

article 48666670072

article 48666670073

article 48666670074

article 48666670075

article 48666670076

article 48666670077

article 48666670078

article 48666670079

article 48666670080

article 48666670081

article 48666670082

article 48666670083

article 48666670084

article 48666670085

article 48666670086

article 48666670087

article 48666670088

article 48666670089

article 48666670090

article 48666670091

article 48666670092

article 48666670093

article 48666670094

article 48666670095

article 48666670096

article 48666670097

article 48666670098

article 48666670099

article 48666670100

article 98666670021

article 98666670022

article 98666670023

article 98666670024

article 98666670025

article 98666670026

article 98666670027

article 98666670028

article 98666670029

article 98666670030

article 98666670031

article 98666670032

article 98666670033

article 98666670034

article 98666670035

article 98666670036

article 98666670037

article 98666670038

article 98666670039

article 98666670040

article 98666670041

article 98666670042

article 98666670043

article 98666670044

article 98666670045

article 98666670046

article 98666670047

article 98666670048

article 98666670049

article 98666670050

article 98666670051

article 98666670052

article 98666670053

article 98666670054

article 98666670055

article 98666670056

article 98666670057

article 98666670058

article 98666670059

article 98666670060

article 68666669981

article 68666669982

article 68666669983

article 68666669984

article 68666669985

article 68666669986

article 68666669987

article 68666669988

article 68666669989

article 68666669990

article 68666669991

article 68666669992

article 68666669993

article 68666669994

article 68666669995

article 68666669996

article 68666669997

article 68666669998

article 68666669999

article 68666670000

article 68666670001

article 68666670002

article 68666670003

article 68666670004

article 68666670005

article 68666670006

article 68666670007

article 68666670008

article 68666670009

article 68666670010

article 68666670011

article 68666670012

article 68666670013

article 68666670014

article 68666670015

article 68666670016

article 68666670017

article 68666670018

article 68666670019

article 68666670020

article 68666669961

article 68666669962

article 68666669963

article 68666669964

article 68666669965

article 68666669966

article 68666669967

article 68666669968

article 68666669969

article 68666669970

article 68666669971

article 68666669972

article 68666669973

article 68666669974

article 68666669975

article 68666669976

article 68666669977

article 68666669978

article 68666669979

article 68666669980

article 68666669981

article 68666669982

article 68666669983

article 68666669984

article 68666669985

article 68666669986

article 68666669987

article 68666669988

article 68666669989

article 68666669990

article 68666669991

article 68666669992

article 68666669993

article 68666669994

article 68666669995

article 68666669996

article 68666669997

article 68666669998

article 68666669999

article 68666670000

article 68666670001

article 68666670002

article 68666670003

article 68666670004

article 68666670005

article 68666670006

article 68666670007

article 68666670008

article 68666670009

article 68666670010

article 68666670011

article 68666670012

article 68666670013

article 68666670014

article 68666670015

article 68666670016

article 68666670017

article 68666670018

article 68666670019

article 68666670020

article 68666670021

article 68666670022

article 68666670023

article 68666670024

article 68666670025

article 66666669901

article 66666669941

article 66666669942

article 66666669943

article 66666669944

article 66666669945

article 66666669946

article 66666669947

article 66666669948

article 66666669949

article 66666669950

article 66666669951

article 66666669952

article 66666669953

article 66666669954

article 66666669955

article 66666669956

article 66666669957

article 66666669958

article 66666669959

article 66666669960

article 66666669961

article 66666669962

article 66666669963

article 66666669964

article 66666669965

article 66666669966

article 66666669967

article 66666669968

article 66666669969

article 66666669970

article 66666669971

article 66666669972

article 66666669973

article 66666669974

article 66666669975

article 66666669976

article 66666669977

article 66666669978

article 66666669979

article 66666669980

article 66666669981

article 66666669982

article 66666669983

article 66666669984

article 66666669985

article 66666669986

article 66666669987

article 66666669988

article 66666669989

article 66666669990

article 66666669991

article 66666669992

article 66666669993

article 66666669994

article 66666669995

article 66666669996

article 66666669997

article 66666669998

article 66666669999

article 66666670000

article 66666670001

article 66666670002

article 66666670003

article 66666670004

article 66666670005

article 66666670006

article 66666670007

article 66666670008

article 66666670009

article 66666670010

article 66666670011

article 66666670012

article 66666670013

article 66666670014

article 66666670015

article 66666670016

article 66666670017

article 66666670018

article 66666670019

article 66666670020

article 66666670021

article 66666670022

article 66666670023

article 66666670024

article 66666670025

article 88888970

article 88888971

article 88888972

article 88888973

article 88888974

article 88888975

article 88888976

article 88888977

article 88888978

article 88888979

article 88888980

article 88888981

article 88888982

article 88888983

article 88888984

article 88888985

article 88888986

article 88888987

article 88888988

article 88888989

article 88888990

article 88888991

article 88888992

article 88888993

article 88888994

article 88888995

article 88888996

article 88888997

article 88888998

article 88888999

article 88889000

article 88889001

article 88889002

article 88889003

article 88889004

article 88889005

article 88889006

article 88889007

article 88889008

article 88889009

article 88889010

article 88889011

article 88889012

article 88889013

article 88889014

article 10000606

article 10000607

article 10000608

article 10000609

article 10000610

article 10000611

article 10000612

article 10000613

article 10000614

article 10000615

article 10000616

article 10000617

article 10000618

article 10000619

article 10000620

article 10000621

article 10000622

article 10000623

article 10000624

article 10000625

article 10000626

article 10000627

article 10000628

article 10000629

article 10000630

article 10000631

article 10000632

article 10000633

article 10000634

article 10000635

article 10000636

article 10000637

article 10000638

article 10000639

article 10000640

article 10000641

article 10000642

article 10000643

article 10000644

article 10000645

article 10000646

article 10000647

article 10000648

article 10000649

article 10000650

article 10000651

article 10000652

article 10000653

article 10000654

article 10000655

article 10000656

article 10000657

article 10000658

article 10000659

article 10000660

article 10000661

article 10000662

article 10000663

article 10000664

article 10000665

article 10000666

article 10000667

article 10000668

article 10000669

article 10000670

article 10000671

article 10000672

article 10000673

article 10000674

article 10000675

article 5500446

article 5500447

article 5500448

article 5500449

article 5500450

article 5500451

article 5500452

article 5500453

article 5500454

article 5500455

article 5500456

article 5500457

article 5500458

article 5500459

article 5500460

article 5500461

article 5500462

article 5500463

article 5500464

article 5500465

article 5500466

article 5500467

article 5500468

article 5500469

article 5500470

article 5500471

article 5500472

article 5500473

article 5500474

article 5500475

article 5500476

article 5500477

article 5500478

article 5500479

article 5500480

article 5500481

article 5500482

article 5500483

article 5500484

article 5500485

article 5500486

article 5500487

article 5500488

article 5500489

article 5500490

article 5500491

article 5500492

article 5500493

article 5500494

article 5500495

article 5500496

article 5500497

article 5500498

article 5500499

article 5500500

article 5500501

article 5500502

article 5500503

article 5500504

article 5500505

article 5500506

article 5500507

article 5500508

article 5500509

article 5500510

article 5500511

article 5500512

article 5500513

article 5500514

article 5500515

article 838000893

article 838000894

article 838000895

article 838000896

article 838000897

article 838000898

article 838000899

article 838000900

article 838000901

article 838000902

article 838000903

article 838000904

article 838000905

article 838000906

article 838000907

article 838000908

article 838000909

article 838000910

article 838000911

article 838000912

article 838000913

article 838000914

article 838000915

article 838000916

article 838000917

article 838000918

article 838000919

article 838000920

article 838000921

article 838000922

article 838000923

article 838000924

article 838000925

article 838000926

article 838000927

article 838000928

article 838000929

article 838000930

article 838000931

article 838000932

news-1701
content-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

psda 438000021

psda 438000022

psda 438000023

psda 438000024

psda 438000025

psda 438000026

psda 438000027

psda 438000028

psda 438000029

psda 438000030

psda 438000031

psda 438000032

psda 438000033

psda 438000034

psda 438000035

psda 438000036

psda 438000037

psda 438000038

psda 438000039

psda 438000040

psda 438000041

psda 438000042

psda 438000043

psda 438000044

psda 438000045

psda 438000046

psda 438000047

psda 438000048

psda 438000049

psda 438000050

psda 438000051

psda 438000052

psda 438000053

psda 438000054

psda 438000055

psda 438000056

psda 438000057

psda 438000058

psda 438000059

psda 438000060

psda 438000061

psda 438000062

psda 438000063

psda 438000064

psda 438000065

cuaca 638000086

cuaca 638000087

cuaca 638000088

cuaca 638000089

cuaca 638000090

cuaca 638000091

cuaca 638000092

cuaca 638000093

cuaca 638000094

cuaca 638000095

cuaca 638000096

cuaca 638000097

cuaca 638000098

cuaca 638000099

cuaca 638000100

article 710000101

article 710000102

article 710000103

article 710000104

article 710000105

article 710000106

article 710000107

article 710000108

article 710000109

article 710000110

article 710000111

article 710000112

article 710000113

article 710000114

article 710000115

article 710000116

article 710000117

article 710000118

article 710000119

article 710000120

article 710000121

article 710000122

article 710000123

article 710000124

article 710000125

article 710000126

article 710000127

article 710000128

article 710000129

article 710000130

article 710000131

article 710000132

article 710000133

article 710000134

article 710000135

article 710000136

article 710000137

article 710000138

article 710000139

article 710000140

article 999990036

article 999990037

article 999990038

article 999990039

article 999990040

article 999990041

article 999990042

article 999990043

article 999990044

article 999990045

article 999990046

article 999990047

article 999990048

article 999990049

article 999990050

article 999990051

article 999990052

article 999990053

article 999990054

article 999990055

article 999990056

article 999990057

article 999990058

article 999990059

article 999990060

article 999990061

article 999990062

article 999990063

article 999990064

article 999990065

cuaca 898100116

cuaca 898100117

cuaca 898100118

cuaca 898100119

cuaca 898100120

cuaca 898100121

cuaca 898100122

cuaca 898100123

cuaca 898100124

cuaca 898100125

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

article 868100071

article 868100072

article 868100073

article 868100074

article 868100075

article 868100076

article 868100077

article 868100078

article 868100079

article 868100080

article 868100081

article 868100082

article 868100083

article 868100084

article 868100085

article 868100086

article 868100087

article 868100088

article 868100089

article 868100090

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

article 328000646

article 328000647

article 328000648

article 328000649

article 328000650

article 328000651

article 328000652

article 328000653

article 328000654

article 328000655

article 328000656

article 328000657

article 328000658

article 328000659

article 328000660

content-1701