Panitia Prabu 2023 saat parade (Warta Kema/Kharina Putri Rosdiana)

Jatinangor, Warta Kema Penerimaan Raya Mahasiswa Baru Universitas Padjadjaran (Prabu Unpad) selesai diselenggarakan. Kemeriahan dan kesenangan mahasiswa baru begitu ramai pada laman media sosial. Namun, kemeriahan dari acara Prabu 2023 tak luput dari kesalahan dan kelalaian yang dilakukan panitia penyelenggara, sehingga merugikan beberapa pihak.

Sebelumnya sempat ramai beberapa cuitan anonim pada Menfess mahasiswa Unpad mengenai permasalahan yang terjadi saat pelaksanaan Prabu Unpad 2023. Berbagai cuitan tersebut berisikan mengenai kritik dan masalah, mulai dari informasi mendadak hingga alur komunikasi yang tidak jelas.

Tim dari Warta Kema mencoba untuk mendalami sekaligus mengkonfirmasi berbagai permasalahan seputar Prabu 2023 yang dialami oleh organisasi mahasiswa. Permasalahan yang kami susun didasarkan pada temuan kami tidak menangkap seluruh permasalahan, tetapi bukan berarti temuan ini ada untuk diabaikan saja. Berikut ini merupakan permasalahan Prabu 2023 yang berhasil kami rangkum.

 

  • Nota Kesepakatan yang Tidak Beres

Saat Forum Komunikasi pada Kamis (3/8) dan technical meeting Prabu Unpad pada Senin (14/8) yang dihadiri oleh panitia, BEM, UKM, dan BSO, banyak kritik terkait nota kesepakatan yang dinilai tidak seimbang. Sebagai tanggapan, panitia Prabu ingin membuka forum lanjutan terkait nota kesepakatan. Namun, menurut keterangan Ketua BEM Fakultas Hukum, Muhammad Kunto Tri Wibowo nota kesepakatan yang diberikan nyatanya masih banyak yang tidak seimbang. Kunto menambahkan bahwa hak dan tanggung jawab dari panitia Prabu kepada BEM Fakultas terkesan timpang.

“Jadi pertama, terkait dengan nota kesepakatan segala macamnya, itu nggak clear-lah gitu dan ada poin-poin yang terdapat dalam nota kesepakatan. Selain itu banyak hal-hal yang rasanya teman teman fakultas lain rasakan itu nggak seimbang. Hak dan tanggung jawab dari panitia Prabu dan teman teman fakultas itu timpang,” ujar Kunto saat diwawancarai Warta Kema.

 

  • Alur Koordinasi Tidak Jelas

Alur koordinasi  antara panitia Prabu dan BEM juga menjadi masalah sorotan. Pasalnya BEM merasa perannya di Prabu Unpad 2023 kurang jelas. Ketua BEM Fisip, Aditya Firmansyah mengatakan koordinasi antar dekanat dan BEM serta dekanat dan panitia Prabu dinilai kurang jelas, sehingga terjadi beberapa kesalahpahaman. 

“Oke yang pertama ya, alur koordinasi yang paling utama sih. Sebenarnya dari kita sendiri peran kita ini kurang jelas ya. Kayak semisal harus ada koordinasi antara dekanat dengan pihak BEM-nya. Entah dekanat dengan pihak rektorat maupun dengan panitia Prabu itu sendiri. Namun dari hal tersebut memang kami sendiri kalau dari BEM Fisip menganggap itu sebuah dinamika,” kata Aditya saat diwawancarai tim Warta Kema.

 

  • Komunikasi Tidak Sesuai

Kegagalan komunikasi dialami oleh BEM Fakultas Kedokteran dengan panitia Prabu Unpad 2023. Farhan Maulana, Ketua BEM Fakultas Kedokteran menjelaskan masalah komunikasi yang terjadi dengan panitia Prabu 2023 karena tidak memberikan informasi secara jelas kepada BEM serta manajer akademik, sehingga menimbulkan banyak kebingungan. 

“Ya kalau dilihat dari beberapa hari ke belakang, masalahnya cenderung ke miskom ya kurang lebih. Contohnya kayak peminjaman ruangan di FK khususnya buat prabu yang sekarang terlaksana. Kalau teman teman lihat waktu pemaparan technical meeting yang pertama kali, itu kan parkir mobilnya bakalan pakai di FK tuh di  C6. Tapi pada saat itu belum ada koordinasi sama sekali dari pihak Prabu nya. Apakah mereka mau pinjam di hari ini, jam ini, dan seterusnya gitu. Kita pun enggak dapat info sama sekali dari manajer akademik dan kemahasiswaan (madam). Sedangkan ketika kita tanya ke teman-teman Prabu-nya, tanya ke teman-teman humasnya, mereka bilangnya sudah diinstruksikan kepada madam. Nah dari situ kita tanya dong ke madam kita, dan ternyata madam kita pun enggak tahu enggak ada informasi gitu. Jadi memang ada miskom di situ,” jelas Farhan.

Dari pernyataan yang disampaikan oleh Farhan tersebut, bisa diartikan bahwa panitia Prabu tidak memberikan informasi yang benar, bahkan terkesan berbohong saat mengatakan sudah diberikan instruksi oleh manajer akademik.

 

  • Informasi Panitia yang ‘Kocar Kacir’

Selain mempermasalahkan nota kesepakatan yang tidak selesai, Kunto Tribowo mempermasalahkan informasi yang diberikan oleh panitia kepada pihaknya dirasa kurang jelas. Informasi mengenai penggunaan lahan fakultas untuk kegiatan Prabu 2023 tidak tersalur dengan baik. Bahkan Kunto mengatakan informasi yang diberikan oleh panitia Prabu 2023 sangat ‘kocar kacir’.

“Terus kalau ngomongin teman-teman PMB Fakultas, kami ada permasalahan itu terkait bagaimana informasi yang ada dari tingkat universitas masuk ke fakultas gitu. kayak penggunaan lahan fakultas segala macam, terus alokasi teman teman PMBF yang digunakan untuk PKKMB kemarin Itu ya kami katakan sangat kocar-kacirlah gitu buat saya, enggak tersalur dengan baik  dan teman teman PMB fakultas merasa dadakan juga gitu,” ungkap Kunto.

 

  • Kurangnya Arahan dari Panitia 

Selanjutnya permasalahan yang terjadi adalah arahan yang kurang jelas dari panitia kepada organisasi mahasiswa. Akmalulhuda Fauzan, selaku Koordinator daerah PSDKU Pangandaran, menceritakan permasalahan yang dialaminya mengenai arahan dari panitia untuk membimbing mahasiswa PSDKU saat acara Prabu.

“Kita cuma dikasih istilahnya bahan doang gitu, tapi cara mengolahnya itu kita enggak tahu gimana gitu kan, takutnya tuh salah ngolah gitu kan. Kata panitia Prabu nya a, kita malah b gitu kan. Contohnya tuh, misalkan ketika pengarahan maba yah dari asrama PUPR PSDKU ke lapangan. Itu kan kita juga perlu pengarahan juga, takutnya kalau kita sendiri yang arahkan, ntar kan malah bentrokan atau bahkan malah telat ataupun kecepetan gitu kan,” terang Akmal.

Akmal juga menambahkan terkait permasalahan mengenai detail informasi yang diberikan oleh panitia Prabu 2023 menjadi kendala. Bahkan menurutnya saat forum komunikasi bersama panitia masih ada pembahasan masalah yang belum selesai.

“Kalau permasalahan informasi mah selalu ada, cuma istilahnya tuh kedetailan informasinya begitu. Entah itu di dalam lapangan, teknisnya itu emang orangnya di situ gitu ‘kan. Makanya beberapa beberapa kali forum komunikasi tuh ya masih ada beberapa bahasan yang masih belum selesailah gitu, bahkan sampai sekarang pun ya kita harus selalu follow up gitu ke LO tersendiri,” tambahnya.

Masalah-masalah tersebut tentunya menjadi perhatian banyak pihak dan perlu penjelasan dari Panitia Prabu Unpad 2023.Oleh karena itu, sebelum menerbitkan artikel ini, Warta Kema dalam upaya konfirmasi informasi sempat menghubungi Dzulfiqar Bagja selaku Project Officer Prabu Unpad 2023. Namun, hingga saat ini Dzulfiqar belum memberikan keterangan dan tidak menjawab panggilan dari tim Warta Kema. 

 

Reporter: Jeania Ananda Malik, Fahmy Fauzy Muhammad

Penulis: Fahmy Fauzy Muhammad

Editor: M. Roby Septiyan

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

news-1212

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

ayowin

mahjong ways

judi bola online

mahjong ways 2

JUDI BOLA ONLINE

11001

11002

11003

11004

11005

11006

11007

11008

12001

12002

12003

12004

12005

12006

12007

12008

12009

12010

20001

20002

20003

20004

20005

20006

20007

20008

20009

20010

30001

30002

30003

30004

30005

30006

30007

30008

30009

30010

10236

10237

10238

10239

10240

11010

11011

11012

11013

11014

11015

11017

11018

11019

12011

12012

12013

12014

12015

12016

12017

12018

12019

12020

20011

20012

20013

20014

20015

20016

20017

20018

20019

20020

30011

30012

30013

30014

30015

30016

30017

30018

30019

30020

11020

11021

11022

11023

11024

11025

11026

11027

11028

11029

11030

11031

11032

11033

11034

12021

12022

12023

12024

12025

12026

12027

12028

12029

12030

12031

12032

12033

12034

12035

20021

20022

20023

20024

20025

20026

20027

20028

20029

20030

20031

20032

20033

20034

20035

30021

30022

30023

30024

30025

30026

30027

30028

30029

30030

30031

30032

30033

30034

30035

9041

9042

9043

9044

9045

10196

10197

10198

10200

10201

10202

10203

10204

10205

11035

11036

11037

11038

11039

11040

11041

11042

11043

11044

30036

30037

30038

30039

30040

30041

30042

30043

30044

30045

10191

10192

10193

10194

10195

11045

11046

11047

11048

11049

11050

11051

11052

11053

11054

11055

11056

11057

11058

11059

12036

12037

12038

12039

12040

12041

12042

12043

12044

12045

12046

12047

12048

12049

12050

20036

20037

20038

20039

20040

20041

20042

20043

20044

20045

20046

20047

20048

20049

20050

30046

30047

30048

30049

30050

30051

30052

30053

30054

30055

30056

30057

30058

30059

30060

10176

10177

10178

10179

10180

11060

11061

11062

11063

11064

11065

11066

11067

11068

11069

11070

11071

11072

11073

11074

12051

12052

12053

12054

12055

12056

12057

12058

12059

12060

20051

20052

20053

20054

20055

30061

30062

30063

30064

30065

30066

30067

30068

30069

30070

10086

10087

10088

10089

10090

10091

10092

10093

10094

10095

10096

10097

10098

10099

10100

11000

11001

11002

11003

11004

11005

11006

11007

11008

11009

20056

20057

20058

20059

20060

20061

20062

20063

20064

20065

30071

30072

30073

30074

30075

30076

30077

30078

30079

30080

30081

30082

30083

30084

30085

30086

30087

30088

30089

30090

news-1212