(sumber foto: Dok. Pribadi)

Saat artikel ini dibuat pun, PPKM bagaikan tak ada habisnya, terus berlanjut dan terus diperpanjang. Apa boleh buat, angka penderita virus Covid-19 semakin bertambah tiap harinya. Kondisi ini kembali memaksa kita untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Bagi beberapa orang, rumah mungkin adalah tempat terbaik. Namun bagi beberapa orang lainnya, berlama-lama di rumah bisa saja membuat stress. Untuk itu, tidaklah salah jika kita mulai mencari hiburan yang bisa dinikmati di rumah.

Menonton anime━sebutan lain dari animasi produksi Jepang━bisa menjadi salah satu alternatif yang pas. Anime memiliki berbagai macam judul dengan genre bervariasi yang dapat Sobat Warta pilih. Akan tetapi, pada artikel ini, Warta Kema menyediakan 5 pilihan anime yang memiliki cerita ringan, tanpa konflik yang terlalu berat. Cocok untuk kalian yang sering merasa penat dengan kegiatan online!

  1. School Babysitters / Gakuen Babysitters
(sumber: im4j1ner.com)

Anime yang dirilis pada saat musim dingin 2018 ini terbilang sangat populer. Tak heran, kemunculan Ryuuichi, sang pemeran utama, beserta anak-anak balita di bawah penjagaannya ini dapat membuat siapa saja yang menonton merasa gemas. Anime ini cukup singkat, hanya terdiri atas 12 episode dengan durasi kurang dari 30 menit per episode. 

Setiap episode pun memiliki plot yang berbeda-beda dengan pembawaan yang ringan. Meski begitu, bukan berarti tak ada konflik yang ditunjukan dalam anime ini. Konflik yang dihadirkan dikemas dalam humor dan keluguan anak-anak yang dititipkan di klub penitipan anak milik Akademi Morinomiya. Persoalan yang diangkat juga sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga penonton bisa dengan mudah menikmatinya.

  1. Monthly Girls’ Nozaki-kun / Gekkan Shoujo Nozaki-kun
(sumber: netflix.com)

Memiliki genre RomCom (romance-comedy), Monthly Girls’ Nozaki-kun mengisahkan seorang siswi SMA  bernama Sakura Chiyo yang menyukai Umetarou Nozaki. Humor dalam anime ini lebih terasa dibanding sisi romantisnya. Bagaimana tidak, Nozaki adalah seorang laki-laki SMA yang sangat tidak peka dengan perasaan Chiyo, dan ironisnya, ia sendiri merupakan seorang komikus dari serial cantik super populer akan plotnya yang mendebarkan. Karena alasan itulah, penonton seringkali dibuat geregetan dengan sikap Nozaki yang tak sesuai dengan profesinya. 

Meski begitu, terkadang ada juga tingkah romantis Nozaki kepada Chiyo yang tidak terduga, bahkan dirinya sendiri tidak menyadarinya. Anime ini diramaikan pula dengan kisah teman-teman sekolah mereka, yang kerap dijadikan inspirasi oleh Nozaki untuk komik buatannya.

  1. My Love Story!! / Ore Monogatari!!
(sumber: amazon.com)

Sesuai judulnya, anime ini bergenre romantis. Akan tetapi, berbeda dengan anime romantis lainnya di mana pemeran utama lelaki umumnya seseorang yang tampan dan kurus, male lead dalam anime ini berperawakan besar, bernama Takeo Gouda. Saking besarnya, ia sering digambarkan sebagai raksasa atau gorilla karena tubuh dewasa miliknya  tidak sebanding dengan usianya yang baru masuk kelas 1 SMA. Meski begitu, Takeo memiliki pesona yang lain, yaitu sifatnya yang baik dan selalu membantu orang-orang di sekitarnya.

Lucunya, female lead yang menjadi pasangan Takeo merupakan gadis pemalu dan mungil, jauh berbeda dengan dirinya. Dua orang berbeda yang dipersatukan ini pun cukup lugu dalam hal cinta, memberi kesan cinta pertama yang polos.  Ini membuat kisah cinta dalam anime ini menjadi cukup unik, berbeda dengan seri-seri lain.

  1. Wotakoi: Love Is Hard for Otaku / Wotaku ni Koi wa Muzukashii
(sumber: monstersandcritics.com)

Serial ini cukup populer dikarenakan ceritanya yang relateable dengan para fans anime atau hal-hal yang berbau Jejepangan, biasa disebut otaku. Seringkali, para otaku merasa harus menyembunyikan jati diri mereka sendiri agar bisa disukai banyak orang dan tidak dianggap sebagai maniak. Akan tetapi, bagaimana jika jatuh cinta dengan sesama otaku? Mungkin banyak yang menganggap hal tersebut adalah kisah cinta yang diidam-idamkan karena lebih mudah untuk menerima satu sama lain dengan hobi yang sama.

Pada kenyataannya, cinta tetaplah sulit untuk otaku. Misalnya, harus membagi waktu kencan dengan kegiatan fangirling/fanboying, atau menghadapi kenyataan bahwa kisah cinta di kehidupan nyata tidak akan seindah dalam komik, dan lain sebagainya. Ceritanya yang dreamy tapi tetap realistis inilah yang menjadi daya tarik anime ini. Selain itu, banyak yang mulai melirik anime ini karena salah satu original soundtrack-nya populer dipakai pada aplikasi TikTok, berjudul Fiction (dinyanyikan oleh Sumika). Apa Sobat Warta sudah mencoba trend tariannya di TikTok?

  1. Himouto! Umaru-chan
(sumber: gematsu.com)

“Himouto” pada judul berasal dari gabungan kata Hikikomori; menarik diri atau mengurung diri, dan Imouto; adik perempuan, sedangkan Umaru-chan adalah nama sang tokoh utama. Disebut Himouto, karena Umaru-chan adalah adik perempuan yang suka mengurung diri di dalam rumah dan bermalas-malasan. Ia hanya tinggal bersama kakak laki-lakinya, membuat dirinya menjadi adik yang sangat manja dan kekanakan. Meskipun beberapa kali mencoba terlihat galak, Taihei, sang kakak, selalu menuruti permintaan Umaru-chan pada akhirnya. 

Uniknya, Umaru-chan sendiri mengakui bahwa ia bermuka dua atau lebih. Di depan kakaknya, ia menjadi adik kecil yang hanya bisa bermalas-malasan, bermain game, dan berfoya-foya. Namun di sekolah, wujudnya itu menghilang entah ke mana! Ia dikenal sebagai siswi yang cantik, anggun, baik, dan nyaris sempurna. Berbeda lagi ketika menjadi gamers yang terpaksa harus keluar rumah demi sebuah mengikuti turnamen game, ia memakai topeng wajah (yang sebenarnya hanya menutupi bagian sekitar matanya) dan menyanggul rambutnya supaya identitas aslinya tidak terbongkar. 

Nah, bagaimana, Sobat Warta? Apakah ada anime yang menarik minat atau justru sudah pernah kamu tonton? Kelima anime ini sendiri bukan anime yang baru dirilis, bahkan semuanya sudah tamat. Akan tetapi, masih banyak penggemar anime yang sering menonton kembali (re-watch) karena ceritanya yang santai dan tidak membuat kita berpikir keras untuk memahami. Sebisa mungkin, tontonlah di situs yang legal, ya!

Penulis: Widitya Tasya Saskia Aulia

Editor: Malika Ade Arintya dan Alya Fathinah

Leave a Reply

Your email address will not be published.