Konsolidasi Terbuka BEM Kema Unpad Menuju Munas BEM SI ke-XVI 2023 yang dipimpin oleh Ketua BEM Kema Unpad M. Haikal Febriansyah, pada (24/5). Foto: Warta Kema/Hanif Musyaffa

Jatinangor, WARTA KEMA– BEM Kema Unpad kembali menggelar konsolidasi terbuka di Brooklyn Barat Unpad, Jatinangor pada (24/05) dengan agenda pembahasan Sikap BEM Kema Unpad Menghadapi Musyawarah Nasional (Munas) ke-XVI BEM SI Kerakyatan yang akan dilaksanakan pada tanggal 28 Mei – 4 Juni 2023 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Tidak dapat dipungkiri, BEM Kema Unpad memiliki rekam jejak yang tidak dapat dilupakan terkait dengan Munas BEM SI selama dua tahun silam. Pada tahun 2021, BEM Kema Unpad dianggap sebagai “Pengkhianat Jabar” akibat kurangnya koordinasi dengan internal Unpad dan BEM SI wilayah Jawa Barat terkait sikap ketua BEM Kema Unpad yang tetap tinggal saat BEM SI wilayah Jawa Barat memilih meninggalkan Munas.

Pada tahun berikutnya, BEM Kema Unpad kembali menuai kritik, pertanyaan, serta kekecewaan akibat telah mengambil keputusan menjadi Koordinator Isu (Korsu) yang tidak sesuai dengan hasil Musyawarah Mahasiswa (Musyma). Sehubungan dengan itu, diadakanlah Forum Pertanggungjawaban BEM Kema Unpad dalam Musyawarah Nasional ke-XV pada (24/5) yang menghasilkan mundurnya BEM Kema Unpad sebagai Koordinator Isu (Korsu).

Terkait dengan sikap untuk Munas BEM SI 2023, Ketua BEM Kema Unpad M. Haikal Febriansyah, menyatakan bahwa BEM Kema Unpad berencana untuk mengambil peran sebagai Koordinator Isu Hukum dan HAM atau Politik Demokrasi atau Korupsi dalam Pengurus Inti BEM SI. 

Namun, jika dalam pelaksanaan Munas BEM SI terdapat dinamika yang menghalangi BEM Kema Unpad untuk mengambil peran tersebut, maka akan dialihkan ke opsi berikutnya, yaitu menjadi anggota biasa namun tetap terlibat aktif di wilayah Jawa Barat. 

Perdebatan kemudian datang dari Wakil Ketua BEM Kema FEB Unpad Fauzy Aushaf, yang menyatakan bahwa dengan mengawal isu Hukum dan HAM, seluruh BEM Fakultas di lingkungan Unpad dapat lebih berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan isu tersebut, dibandingkan jika BEM Kema Unpad menjadi Koordinator Politik Demokrasi atau Korupsi. Hal ini dilakukan agar tidak membatasi peran dari fakultas rumpun saintek.

Opini berbeda datang dari Wakil Ketua BEM Kema FTIP Unpad Bagoes Muhammad. Menurut Bagoes, isu-isu yang dicanangkan adalah isu-isu umum terlepas dari rumpun ilmu mana pun yang ada di Unpad.

“Dari FTIP sendiri, kita cenderung memilih Hukum dan HAM atau Politik-Demokrasi. Kalo tidak ada kaitannya langsung dengan fakultas tertentu, mungkin kayak aku gitu di FTIP ya secara langsung mungkin gak ada. Tapi banyak hal-hal yang bersinggungan. Secara penerapan, menurutku gak ada barrier gitu, antara bidang keilmuan sama topik ini,” ungkap Bagoes kepada Warta Kema (24/05).

Selain itu, Bagoes juga menyampaikan bahwa dilaksanakannya konsolidasi tersebut merupakan hasil dari Forum Ketua Lembaga (FKL) yang telah diadakan pada Senin, 22 Mei 2023 lalu. 

Hasil dari forum tersebut lebih menekankan pada BEM Kema Unpad yang ingin mengambil inisiatif sebagai rekonsiliator. Namun, langkah tersebut itu dianggap masih terlalu general.

“Perbedaannya, kemarin (saat FKL) itu soal rekonsiliator terlalu general dan sempat dipertanyakan, kenapa kalo ingin jadi solidarity maker atau rekonsiliator, ini jadi Korsu. Menjadi rekonsiliator kan banyak hal yang bisa dilakukan, dan mungkin lebih spesifik dalam hal pengawalan isu, jadi Korsu tadi dengan mendorong terbentuknya inklusivitas pengawalan isu,” terang Bagoes. 

Jika napak tilas kepada hasil Musyma dalam menghadapi agenda Munas 2022, terdapat adanya perbedaan visi pada internal Unpad yang dulu sepakat hanya menjadi anggota, kini perwakilan fakultas sepakat jika BEM Kema Unpad menjadi Koordinator Isu. Berkaitan dengan hal tersebut, Bagoes menjelaskan bahwa ada hal yang wajar dan tidak diwajarkan.

“Yang diwajarkannya mungkin tadi juga ada di pakta integritas yang disepakati bahwa apabila ada kejadian-kejadian akan diinformasikan melalui ketua lembaga secara direct. Cuma mungkin yang disayangkan, dan gak diwajarkan pula, tentang komunikasi yang kurang sehingga keputusan yang terjadi secara dadakan ya, tementemen yang lain gak tau,” jelas Bagoes.

“Tapi memang menyadari bahwa kondisi di Munas itu banyak kejadian yang berlalu sangat cepat dan butuh keputusan yang cepat sampai mungkin gak memungkinkan untuk laporanlah ke tementemen itu. Cuma kayaknya probabilitas untuk terjadi kemungkinan itu minim banget gitu,” lanjut Bagoes lagi.

Sehubungan dengan rencana tersebut, BEM Kema Unpad juga menyatakan komitmennya melalui Pakta Integritas BEM Kema Unpad Selama Penyelenggaraan Musyawarah Nasional BEM SI 2023 yang berisi janji BEM Kema Unpad untuk tidak akan terlibat dalam money politic terkait isu titipan dan pembungkaman dalam menyikapi isu, menjamin adanya independensi, transparansi, dan partisipasi terhadap Kema Unpad, serta diterapkannya politik luar negeri yang bebas aktif.

Konsolidasi terbuka ditutup dengan kesepakatan bersama oleh hadirin forum diskusi. Dengan adanya konsolidasi ini, maka para Ketua Lembaga yang mewakili suara Kema Unpad siap untuk mengawal wacana serta berbagai dinamika yang mungkin akan terjadi pada Munas nanti.

 

Reporter: Andi Tiara, Hanif Musyaffa

Editor: Jeania Ananda Malik

Foto: Hanif Musyaffa

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

118000661

118000662

118000663

118000664

118000665

118000666

118000667

118000668

118000669

118000670

118000671

118000672

118000673

118000674

118000675

118000676

118000677

118000678

118000679

118000680

118000681

118000682

118000683

118000684

118000685

118000686

118000687

118000688

118000689

118000690

118000691

118000692

118000693

118000694

118000695

118000696

118000697

118000698

118000699

118000700

118000701

118000702

118000703

118000704

118000705

118000706

118000707

118000708

118000709

118000710

118000711

118000712

118000713

118000714

118000715

118000716

118000717

118000718

118000719

118000720

128000681

128000682

128000683

128000684

128000685

128000686

128000687

128000688

128000689

128000690

128000691

128000692

128000693

128000694

128000695

128000721

128000722

128000723

128000724

128000725

128000726

128000727

128000728

128000729

128000730

128000731

128000732

128000733

128000734

128000735

128000736

128000737

128000738

128000739

128000740

128000741

128000742

128000743

128000744

128000745

138000441

138000442

138000443

138000444

138000445

138000446

138000447

138000448

138000449

138000450

138000431

138000432

138000433

138000434

138000435

138000436

138000437

138000438

138000439

138000440

138000441

138000442

138000443

138000444

138000445

138000446

138000447

138000448

138000449

138000450

138000451

138000452

138000453

138000454

138000455

138000456

138000457

138000458

138000459

138000460

208000361

208000362

208000363

208000364

208000365

208000366

208000367

208000368

208000369

208000370

208000401

208000402

208000403

208000404

208000405

208000408

208000409

208000410

208000411

208000412

208000413

208000414

208000415

208000416

208000417

208000418

208000419

208000420

208000421

208000422

208000423

208000424

208000425

208000426

208000427

208000428

208000429

208000430

228000051

228000052

228000053

228000054

228000055

228000056

228000057

228000058

228000059

228000060

228000061

228000062

228000063

228000064

228000065

228000066

228000067

228000068

228000069

228000070

228000071

228000072

228000073

228000074

228000075

228000076

228000077

228000078

228000079

228000080

228000081

228000082

228000083

228000084

228000085

228000086

228000087

228000088

228000089

228000090

228000091

228000092

228000093

228000094

228000095

228000096

228000097

228000098

228000099

228000100

238000216

238000217

238000218

238000219

238000220

238000221

238000222

238000223

238000224

238000225

238000226

238000227

238000228

238000229

238000230

news-1701